Jumat, 05 Jun 2026 07:49 WIB

Tren Pengungkapan Kasus Narkoba Jatim Naik 6,49 Persen Tahun 2025

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menyampaikan tren pengungkapan kasus narkoba di Jawa Timur selama tahun 2025 meningkat 6,49 persen dibanding tahun sebelumnya.

 

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Pol Robert Da Costa mengungkapkan, selama Januari-Desember 2025, Polda Jatim berhasil mengungkap 5.924 kasus dengan 7.617 tersangka. 

 

"Jumlah tersangka juga naik 9,14 persen, dari data tahun 2024," terang Kombes Pol Da Costa, Kamis (18/12/2025)

 

Barang bukti yang diamankan meliputi 292,488 gram sabu, 103,782 gram ganja ditambah 960 batang tanamannya, 60.989 butir ekstasi, 4,70 gram kokain, dan 8,6 juta butir obat keras.

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

 

Pada kesempatan yang sama, Kamis (18/12/2025) jelang Nataru, Polda Jatim kembali memusnahan barang bukti dari 24 kasus dengan 40 tersangka, termasuk 9,3 kg sabu. Robert juga menyebutkan, upaya ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 4,8 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. 

 

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

"Selama periode Januari hingga Desember 2025, Polda Jatim berhasil mengungkap sebanyak 5.924 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 7.617 orang," tukas Kombes Pol Robert.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.