Selasa, 20 Okt 2026 21:08 WIB

Tebarkan Bau Menyengat, Peleburan Emas di Kandangan Surabaya Diprotes Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Apr 2025 19:06 WIB
Warga Benowo demo pabrik emas
Warga Benowo demo pabrik emas

selalu.id – Bau menyengat yang tak kunjung hilang memicu kemarahan warga Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya. Mereka menuntut penutupan pabrik peleburan emas yang berdiri di tengah permukiman padat penduduk.

Puluhan warga RT 04 RW 06 turun ke jalan dan menggelar aksi protes pada Jumat (25/4/2024), menolak keberadaan pabrik peleburan emas milik PT Suka Jadi Logam. Warga mengaku telah bertahun-tahun terpapar polusi udara dari aktivitas peleburan logam mulia tersebut.

Baca Juga: Top 5 Berita: Pengurus Pondok Cabul hingga Demo Depan Polda Jatim

Bau tajam yang muncul terutama pada malam hari disebut menyebabkan gangguan kesehatan, seperti batuk yang tak kunjung sembuh.

Salah satu tokoh masyarakat, Sugiyono, menyebut aktivitas peleburan dilakukan diam-diam dan tidak sesuai izin awal.

“Awalnya bangunan itu izinnya untuk sarang burung walet. Tapi belakangan, bau aneh muncul terus. Setelah kami telusuri, ternyata ada aktivitas peleburan emas. Kami protes, tapi tak pernah ditanggapi,” ujar Sugiyono kepada selalu.id.

Ia menambahkan, warga pernah mendatangi lokasi dan mendapati pengelola berkelit dengan alasan yang tidak konsisten.

“Pernah ada yang ngaku habis ‘bakar-bakar’. Tapi waktu ketemu direkturnya, katanya cuma bakar sampah. Ini manipulatif,” ujarnya.

Warga menyatakan tidak lagi bersedia bernegosiasi dan menuntut penutupan penuh pabrik tersebut.

Baca Juga: Hindari Jalan A Yani Surabaya, Ada Demo Depan Polda Jatim Bikin Macet

“Sudah cukup. Warga jenuh. Tidak mau negosiasi lagi. Kalau mau produksi perhiasan, silakan, tapi jangan lebur emas di sini,” tegas Sugiyono.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, turut hadir di lokasi aksi dan menyebut izin bangunan tersebut tidak mencakup aktivitas peleburan logam mulia.

“Izin bangunan itu hanya untuk workshop dan pengolahan sarang burung walet. Tidak ada izin untuk aktivitas peleburan emas atau kegiatan yang menggunakan bahan kimia,” ujar Armuji.

Ia menegaskan bahwa industri yang menimbulkan bau menyengat tidak boleh berada di kawasan permukiman. Pemkot menyarankan agar aktivitas tersebut dipindahkan ke kawasan industri atau pergudangan.

Baca Juga: Demo di Jakarta Memanas: Gerbang Tol Dalam Kota Ditutup Total, Berikut Daftarnya

Sementara itu, Camat Benowo Denny Christupel menyampaikan bahwa aduan warga sudah ditindaklanjuti sejak November 2024. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mengeluarkan rekomendasi untuk uji kualitas udara ambien dan emisi cerobong.

“Kami sudah beri surat teguran nisan dan peringatan tertulis pertama. Jika tetap membandel, akan dilanjutkan ke teguran kedua dan ketiga. Bila masih tidak patuh, akan ada tindakan tegas,” kata Denny.

Ia menambahkan, jika hasil kajian membuktikan bahwa aktivitas peleburan berdampak buruk bagi lingkungan, maka pabrik tersebut tidak akan diizinkan beroperasi di lingkungan permukiman.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.