Rabu, 22 Jul 2026 23:37 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah CV Sentosa Seal, Kapolres Tanjung Perak: Belum Ada Laporan Resmi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Apr 2025 13:33 WIB
Penyegelan CV Sentosa Seal
Penyegelan CV Sentosa Seal

selalu.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa kasus dugaan penahanan ijazah oleh CV Sentosa Seal hingga saat ini belum masuk tahap pelaporan resmi. Namun, komunikasi antara pihak-pihak terkait sudah berlangsung.

 

Baca Juga: Kasus Ijazah Ditahan Rp 3 Juta, Azhar Kahfi Advokasi Langsung Siswi SMA di Surabaya

“Belum ada laporan polisi. Namun pada Kamis (17/4/2025) lalu, Pak Wali Kota bersama kuasa hukum dan beberapa karyawan datang ke Polres untuk audiensi. Hasilnya, disepakati akan dilayangkan somasi terlebih dahulu,” ungkap AKBP Wahyu, Senin (21/4/2025).

 

Somasi menjadi langkah awal sebelum kasus ini masuk ke ranah hukum. Wahyu menegaskan, jika somasi tidak direspons dengan pengembalian ijazah, kuasa hukum karyawan kemungkinan besar akan melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian.

 

“Nanti saat proses somasi berjalan, apabila ijazah dikembalikan, mungkin kasus selesai di sana. Tapi kalau tidak, kuasa hukum para karyawan akan melaporkan, dan kami siap menangani,” tegasnya.

 

Baca Juga: Izin Operasional Pabrik Emas Benowo Masih Dikaji, Warga Desak Penghentian Total

Sementara itu, pada Selasa (22/4/2025), Pemerintah Kota Surabaya bersama jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengambil langkah tegas dengan menyegel gudang milik CV Sentosa Seal di Komplek Pergudangan Margomulyo, Surabaya. Penyegelan dilakukan karena perusahaan tersebut tidak memiliki izin Tanda Daftar Gudang (TDG).

 

Penyegelan dipimpin langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama AKBP Wahyu Hidayat, serta melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya, serta Satpol PP.

 

Baca Juga: Warga Kecewa, Pabrik Emas di Benowo Tetap Produksi Usai Disegel Satpol PP

Wali Kota Eri menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan, khususnya terkait perizinan. Ia juga menyoroti dugaan penahanan ijazah milik 15 mantan karyawan asal Surabaya yang turut menjadi perhatian dalam penyegelan ini.

 

“Karena ini menyangkut tempat di Surabaya yang tidak ada TDG dan menyangkut ijazah arek Suroboyo yang tertahan, saya harus turun langsung,” ujar Eri.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.