Jumat, 05 Jun 2026 06:55 WIB

Dugaan Penahanan Ijazah CV Sentosa Seal, Kapolres Tanjung Perak: Belum Ada Laporan Resmi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Apr 2025 13:33 WIB
Penyegelan CV Sentosa Seal
Penyegelan CV Sentosa Seal

selalu.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa kasus dugaan penahanan ijazah oleh CV Sentosa Seal hingga saat ini belum masuk tahap pelaporan resmi. Namun, komunikasi antara pihak-pihak terkait sudah berlangsung.

 

Baca Juga: Kasus Ijazah Ditahan Rp 3 Juta, Azhar Kahfi Advokasi Langsung Siswi SMA di Surabaya

“Belum ada laporan polisi. Namun pada Kamis (17/4/2025) lalu, Pak Wali Kota bersama kuasa hukum dan beberapa karyawan datang ke Polres untuk audiensi. Hasilnya, disepakati akan dilayangkan somasi terlebih dahulu,” ungkap AKBP Wahyu, Senin (21/4/2025).

 

Somasi menjadi langkah awal sebelum kasus ini masuk ke ranah hukum. Wahyu menegaskan, jika somasi tidak direspons dengan pengembalian ijazah, kuasa hukum karyawan kemungkinan besar akan melaporkan kasus ini secara resmi ke kepolisian.

 

“Nanti saat proses somasi berjalan, apabila ijazah dikembalikan, mungkin kasus selesai di sana. Tapi kalau tidak, kuasa hukum para karyawan akan melaporkan, dan kami siap menangani,” tegasnya.

 

Baca Juga: Izin Operasional Pabrik Emas Benowo Masih Dikaji, Warga Desak Penghentian Total

Sementara itu, pada Selasa (22/4/2025), Pemerintah Kota Surabaya bersama jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengambil langkah tegas dengan menyegel gudang milik CV Sentosa Seal di Komplek Pergudangan Margomulyo, Surabaya. Penyegelan dilakukan karena perusahaan tersebut tidak memiliki izin Tanda Daftar Gudang (TDG).

 

Penyegelan dipimpin langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama AKBP Wahyu Hidayat, serta melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya, serta Satpol PP.

 

Baca Juga: Warga Kecewa, Pabrik Emas di Benowo Tetap Produksi Usai Disegel Satpol PP

Wali Kota Eri menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan, khususnya terkait perizinan. Ia juga menyoroti dugaan penahanan ijazah milik 15 mantan karyawan asal Surabaya yang turut menjadi perhatian dalam penyegelan ini.

 

“Karena ini menyangkut tempat di Surabaya yang tidak ada TDG dan menyangkut ijazah arek Suroboyo yang tertahan, saya harus turun langsung,” ujar Eri.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.