Senin, 02 Feb 2026 21:45 WIB

Salah Grebek Rumah Warga, Polisi di Surabaya Viral di Medsos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Apr 2025 15:05 WIB
Polisi intrograsi warga
Polisi intrograsi warga

selalu.id – Sebuah video penggerebekan rumah warga di Jalan Kupang Timur, Surabaya, viral di media sosial TikTok. Peristiwa yang diduga dilakukan oleh empat pria berpakaian preman mengaku sebagai polisi itu terjadi pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 12.51 WIB.

 

Baca Juga: Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor

Keempat pria tersebut menginterogasi penghuni rumah bernama Ipung dan menggeledah kediamannya. Mereka mengaku sebagai anggota Polres dan menunjukkan surat tugas resmi.

 

“Saya ingat mereka mengaku dari Polres,” kata Ipung saat dikonfirmasi via seluler, Selasa (15/4/2025).

 

Tak hanya menggeledah, mereka juga menyita ponsel Ipung untuk diperiksa. Namun, setelah tidak menemukan bukti apapun, keempatnya meminta maaf.

 

“Waktu saya tanya apakah ada indikasi narkoba, mereka bilang tidak ada dan minta maaf,” ujar Ipung.

 

Ipung menceritakan, kejadian bermula saat seorang pria berhenti di depan rumahnya dengan motor sport merah. Mengenakan kaus biru dan jaket abu-abu, pria itu mengaku sebagai temannya. Ketika Ipung membuka pagar, pria tersebut langsung masuk dan memegang tangan Ipung seperti layaknya petugas.

 

Tak lama kemudian, tiga pria lain menyusul dan juga mengaku sebagai polisi. Mereka menunjukkan surat tugas dan identitas kepolisian. Keempatnya mengenakan pakaian serba gelap dan membawa ransel.

 

Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil

“Mereka berkali-kali menanyakan apakah saya memakai narkoba. Saya jawab tidak,” kata Ipung.

 

Mereka kemudian meminta ponsel dan memeriksa kamar Ipung. Namun, tidak menemukan bukti apapun. Saat ditanya tentang pelapor, mereka berdalih menghargai privasi.

 

“Mereka bilang tidak ada indikasi narkoba di HP saya. Tapi tetap saja itu mengganggu,” ujar Ipung.

 

Ipung mengaku trauma atas insiden tersebut. Ibunya yang baru sembuh dari sakit bahkan terus menangis karena syok.

Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

 

“Saya tidak ingin mendramatisir. Tapi ini merugikan saya dan keluarga. Nama baik saya tercoreng, padahal saya tidak pernah terlibat kriminal,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Suria Miftah, mengatakan penggerebekan telah dilakukan sesuai prosedur.

 

“Tidak ada yang salah. Administrasi lengkap, SOP berjalan, dan anggota bersikap humanis,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.