Senin, 02 Feb 2026 05:07 WIB

Salah Grebek Rumah Warga, Polisi di Surabaya Viral di Medsos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 15 Apr 2025 15:05 WIB
Polisi intrograsi warga
Polisi intrograsi warga

selalu.id – Sebuah video penggerebekan rumah warga di Jalan Kupang Timur, Surabaya, viral di media sosial TikTok. Peristiwa yang diduga dilakukan oleh empat pria berpakaian preman mengaku sebagai polisi itu terjadi pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 12.51 WIB.

 

Baca Juga: Cegah Curanmor, Polrestabes Surabaya Bagikan Alarm Motor Gratis di Bazar Ranmor

Keempat pria tersebut menginterogasi penghuni rumah bernama Ipung dan menggeledah kediamannya. Mereka mengaku sebagai anggota Polres dan menunjukkan surat tugas resmi.

 

“Saya ingat mereka mengaku dari Polres,” kata Ipung saat dikonfirmasi via seluler, Selasa (15/4/2025).

 

Tak hanya menggeledah, mereka juga menyita ponsel Ipung untuk diperiksa. Namun, setelah tidak menemukan bukti apapun, keempatnya meminta maaf.

 

“Waktu saya tanya apakah ada indikasi narkoba, mereka bilang tidak ada dan minta maaf,” ujar Ipung.

 

Ipung menceritakan, kejadian bermula saat seorang pria berhenti di depan rumahnya dengan motor sport merah. Mengenakan kaus biru dan jaket abu-abu, pria itu mengaku sebagai temannya. Ketika Ipung membuka pagar, pria tersebut langsung masuk dan memegang tangan Ipung seperti layaknya petugas.

 

Tak lama kemudian, tiga pria lain menyusul dan juga mengaku sebagai polisi. Mereka menunjukkan surat tugas dan identitas kepolisian. Keempatnya mengenakan pakaian serba gelap dan membawa ransel.

 

Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil

“Mereka berkali-kali menanyakan apakah saya memakai narkoba. Saya jawab tidak,” kata Ipung.

 

Mereka kemudian meminta ponsel dan memeriksa kamar Ipung. Namun, tidak menemukan bukti apapun. Saat ditanya tentang pelapor, mereka berdalih menghargai privasi.

 

“Mereka bilang tidak ada indikasi narkoba di HP saya. Tapi tetap saja itu mengganggu,” ujar Ipung.

 

Ipung mengaku trauma atas insiden tersebut. Ibunya yang baru sembuh dari sakit bahkan terus menangis karena syok.

Baca Juga: Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Tembak Ditempat Pelaku Curanmor Membahayakan

 

“Saya tidak ingin mendramatisir. Tapi ini merugikan saya dan keluarga. Nama baik saya tercoreng, padahal saya tidak pernah terlibat kriminal,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Suria Miftah, mengatakan penggerebekan telah dilakukan sesuai prosedur.

 

“Tidak ada yang salah. Administrasi lengkap, SOP berjalan, dan anggota bersikap humanis,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.