Rabu, 22 Jul 2026 23:07 WIB

KPK Geledah Rumah La Nyalla, Pemuda Pancasila Tunjukkan Dukungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 16:09 WIB
Pemuda Pancasila hadir saat penggeledahan rumah La Nyalla
Pemuda Pancasila hadir saat penggeledahan rumah La Nyalla

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua rumah milik Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, di Surabaya, Sabtu (13/4/2025). Penggeledahan berlangsung kondusif.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Bongkar Korupsi KUR Bank Pelat Merah Jember 41,48 Miliar, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Pantauan selalu.id, sejumlah anggota organisasi Pemuda Pancasila terlihat hadir di lokasi untuk memberikan dukungan moril.

 

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan suap terkait pengurusan dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019–2022.

 

Perwakilan keluarga La Nyalla, Rohmad Amrulloh, menyebut kehadiran Pemuda Pancasila sebagai bentuk solidaritas.

 

“Namanya juga keluarga besar. Ketika ketuanya diperiksa, mereka datang bukan untuk membuat keributan, tapi menunjukkan dukungan moril. Semua berjalan tertib,” ujarnya.

 

Rohmad juga membantah adanya keterkaitan antara La Nyalla dan Kusnadi, tokoh yang disebut dalam kasus hibah tersebut.

 

Baca Juga: Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

“Tidak ada hubungan apa pun, baik secara pribadi maupun profesional,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan, rumah yang digeledah berada di Jalan LL39 serta satu unit rumah di belakangnya.

 

“Setelah penggeledahan di dua rumah tersebut, tidak ditemukan barang-barang yang berkaitan dengan kasus Pak Kusnadi,” ungkapnya.

 

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Rohmad menambahkan, pihak keluarga bersikap kooperatif terhadap proses hukum. Penggeledahan berlangsung sekitar dua jam sejak pukul 08.00 WIB. KPK juga menyerahkan dua berita acara penggeledahan untuk masing-masing rumah.

 

“Surat tugas dari KPK sudah ditunjukkan, dan kami persilakan mereka menjalankan tugasnya. Tidak ada yang kami tutupi,” katanya.

 

Selama proses berlangsung, rumah hanya dihuni oleh asisten rumah tangga dan petugas keamanan. La Nyalla sendiri berada di Jakarta menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI.

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.