Senin, 02 Feb 2026 01:36 WIB

KPK Geledah Rumah La Nyalla, Pemuda Pancasila Tunjukkan Dukungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 16:09 WIB
Pemuda Pancasila hadir saat penggeledahan rumah La Nyalla
Pemuda Pancasila hadir saat penggeledahan rumah La Nyalla

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua rumah milik Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, di Surabaya, Sabtu (13/4/2025). Penggeledahan berlangsung kondusif.

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Pantauan selalu.id, sejumlah anggota organisasi Pemuda Pancasila terlihat hadir di lokasi untuk memberikan dukungan moril.

 

Penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan suap terkait pengurusan dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2019–2022.

 

Perwakilan keluarga La Nyalla, Rohmad Amrulloh, menyebut kehadiran Pemuda Pancasila sebagai bentuk solidaritas.

 

“Namanya juga keluarga besar. Ketika ketuanya diperiksa, mereka datang bukan untuk membuat keributan, tapi menunjukkan dukungan moril. Semua berjalan tertib,” ujarnya.

 

Rohmad juga membantah adanya keterkaitan antara La Nyalla dan Kusnadi, tokoh yang disebut dalam kasus hibah tersebut.

 

Baca Juga: KPK Hibahkan Aset Rampasan Korupsi ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto: Ada Jetski, Mobil hingga Tanah

“Tidak ada hubungan apa pun, baik secara pribadi maupun profesional,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan, rumah yang digeledah berada di Jalan LL39 serta satu unit rumah di belakangnya.

 

“Setelah penggeledahan di dua rumah tersebut, tidak ditemukan barang-barang yang berkaitan dengan kasus Pak Kusnadi,” ungkapnya.

 

Baca Juga: KPK Panggil 10 Saksi Kasus Dugaan Suap di Pemkab Ponorogo  

Rohmad menambahkan, pihak keluarga bersikap kooperatif terhadap proses hukum. Penggeledahan berlangsung sekitar dua jam sejak pukul 08.00 WIB. KPK juga menyerahkan dua berita acara penggeledahan untuk masing-masing rumah.

 

“Surat tugas dari KPK sudah ditunjukkan, dan kami persilakan mereka menjalankan tugasnya. Tidak ada yang kami tutupi,” katanya.

 

Selama proses berlangsung, rumah hanya dihuni oleh asisten rumah tangga dan petugas keamanan. La Nyalla sendiri berada di Jakarta menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.