Jumat, 04 Sep 2026 15:42 WIB

Anggaran CCTV Dihapus, DPRD Surabaya Heran: Perangi Curanmor Kok Tanpa Mata Elektronik?  

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 10:00 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengkritik kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kamera pengawas (CCTV), di tengah maraknya aksi curanmor dan isu penculikan anak.

 

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Menurut Yona, langkah itu bertolak belakang dengan semangat Pemkot yang mengajak warga aktif memberantas kejahatan jalanan.

 

“Pemkot ajak warga perangi curanmor, tapi anggaran CCTV malah tak muncul di pokok pikiran (pokir) maupun sistem informasi perencanaan (SIPD). Padahal CCTV terbukti efektif mengamankan wilayah yang sulit dijangkau petugas,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

 

Politikus Gerindra itu menilai, di situasi rawan seperti sekarang, CCTV seharusnya diperbanyak, bukan justru ditiadakan. Apalagi, warga kini tak hanya resah dengan pencurian motor, tapi juga khawatir soal isu penculikan anak.

 

“Kalau CCTV lengkap, ditambah portal dan pos kamling aktif, keamanan lingkungan bisa jauh lebih terjaga. Ini semangat yang seharusnya dikuatkan, bukan dilemahkan,” tegasnya.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

 

Yona juga mencontohkan keberhasilan sejumlah warga di Surabaya Barat yang memasang CCTV secara swadaya. Ia mengaku turut membantu pengadaan perangkat tersebut dan hasilnya cukup efektif.

 

“Di beberapa titik, bahkan pencurian sandal di masjid bisa terungkap. Artinya, CCTV benar-benar berfungsi sebagai mata elektronik yang efektif,” katanya.

 

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Dengan pertimbangan itu, Yona mendesak Pemkot untuk mengevaluasi kebijakan penghapusan anggaran CCTV. Menurutnya, membangun sistem keamanan kota tak bisa mengabaikan teknologi pengawasan.

 

“Keamanan itu soal sinergi antara warga, aparat, dan teknologi. Kalau satu dikurangi, ya pincang. Jangan sampai penghematan anggaran justru mengorbankan rasa aman masyarakat,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.