Senin, 02 Feb 2026 22:02 WIB

Anggaran CCTV Dihapus, DPRD Surabaya Heran: Perangi Curanmor Kok Tanpa Mata Elektronik?  

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 10:00 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengkritik kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kamera pengawas (CCTV), di tengah maraknya aksi curanmor dan isu penculikan anak.

 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Menurut Yona, langkah itu bertolak belakang dengan semangat Pemkot yang mengajak warga aktif memberantas kejahatan jalanan.

 

“Pemkot ajak warga perangi curanmor, tapi anggaran CCTV malah tak muncul di pokok pikiran (pokir) maupun sistem informasi perencanaan (SIPD). Padahal CCTV terbukti efektif mengamankan wilayah yang sulit dijangkau petugas,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

 

Politikus Gerindra itu menilai, di situasi rawan seperti sekarang, CCTV seharusnya diperbanyak, bukan justru ditiadakan. Apalagi, warga kini tak hanya resah dengan pencurian motor, tapi juga khawatir soal isu penculikan anak.

 

“Kalau CCTV lengkap, ditambah portal dan pos kamling aktif, keamanan lingkungan bisa jauh lebih terjaga. Ini semangat yang seharusnya dikuatkan, bukan dilemahkan,” tegasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

 

Yona juga mencontohkan keberhasilan sejumlah warga di Surabaya Barat yang memasang CCTV secara swadaya. Ia mengaku turut membantu pengadaan perangkat tersebut dan hasilnya cukup efektif.

 

“Di beberapa titik, bahkan pencurian sandal di masjid bisa terungkap. Artinya, CCTV benar-benar berfungsi sebagai mata elektronik yang efektif,” katanya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Dengan pertimbangan itu, Yona mendesak Pemkot untuk mengevaluasi kebijakan penghapusan anggaran CCTV. Menurutnya, membangun sistem keamanan kota tak bisa mengabaikan teknologi pengawasan.

 

“Keamanan itu soal sinergi antara warga, aparat, dan teknologi. Kalau satu dikurangi, ya pincang. Jangan sampai penghematan anggaran justru mengorbankan rasa aman masyarakat,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.