Senin, 19 Okt 2026 22:13 WIB

Anggaran CCTV Dihapus, DPRD Surabaya Heran: Perangi Curanmor Kok Tanpa Mata Elektronik?  

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 10:00 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengkritik kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kamera pengawas (CCTV), di tengah maraknya aksi curanmor dan isu penculikan anak.

 

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Menurut Yona, langkah itu bertolak belakang dengan semangat Pemkot yang mengajak warga aktif memberantas kejahatan jalanan.

 

“Pemkot ajak warga perangi curanmor, tapi anggaran CCTV malah tak muncul di pokok pikiran (pokir) maupun sistem informasi perencanaan (SIPD). Padahal CCTV terbukti efektif mengamankan wilayah yang sulit dijangkau petugas,” ujarnya, Senin (14/4/2025).

 

Politikus Gerindra itu menilai, di situasi rawan seperti sekarang, CCTV seharusnya diperbanyak, bukan justru ditiadakan. Apalagi, warga kini tak hanya resah dengan pencurian motor, tapi juga khawatir soal isu penculikan anak.

 

“Kalau CCTV lengkap, ditambah portal dan pos kamling aktif, keamanan lingkungan bisa jauh lebih terjaga. Ini semangat yang seharusnya dikuatkan, bukan dilemahkan,” tegasnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

 

Yona juga mencontohkan keberhasilan sejumlah warga di Surabaya Barat yang memasang CCTV secara swadaya. Ia mengaku turut membantu pengadaan perangkat tersebut dan hasilnya cukup efektif.

 

“Di beberapa titik, bahkan pencurian sandal di masjid bisa terungkap. Artinya, CCTV benar-benar berfungsi sebagai mata elektronik yang efektif,” katanya.

 

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Dengan pertimbangan itu, Yona mendesak Pemkot untuk mengevaluasi kebijakan penghapusan anggaran CCTV. Menurutnya, membangun sistem keamanan kota tak bisa mengabaikan teknologi pengawasan.

 

“Keamanan itu soal sinergi antara warga, aparat, dan teknologi. Kalau satu dikurangi, ya pincang. Jangan sampai penghematan anggaran justru mengorbankan rasa aman masyarakat,” tutupnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.