Senin, 20 Jul 2026 09:11 WIB

Jalur Afirmasi SPMB Surabaya Diperluas, Peluang Anak Gamis Masuk SMPN Meningkat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Apr 2025 09:14 WIB
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya mulai bersiap menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun ajaran 2025/2026.

 

Baca Juga: Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

Tahun ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan angin segar bagi keluarga kurang mampu. Kuota jalur afirmasi resmi ditambah dari 15 persen menjadi 20 persen.

 

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemkot untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih adil dan merata.

 

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin (gamis) dan pra-gamis memiliki kesempatan lebih luas untuk bersekolah di SMP negeri," ujar Yusuf, Jumat (11/4/2025).

 

SPMB tahun ini tetap menggunakan empat jalur utama: afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili. Namun, terdapat penyesuaian pada beberapa kuota:

 

Afirmasi: naik dari 15 persen menjadi 20 persen, untuk siswa dari keluarga miskin dan pra-miskin.

Mutasi: tetap 5 persen, untuk siswa yang orang tuanya pindah tugas antar wilayah.

Prestasi: meningkat dari 30 persen menjadi 35 persen, mencakup prestasi akademik dan non-akademik.

Domisili: tetap 40 persen, dibagi menjadi dua:

Domisili 1 (20 persen): siswa yang tinggal di sekitar sekolah.

Domisili 2 (20 persen): siswa yang tinggal di kelurahan tanpa SMP negeri dalam satu kecamatan.

Baca Juga: Gagal Masuk Sekolah Negeri? Pemkot Surabaya Siapkan Jalur Swasta Berkualitas

 

 

 

Yusuf juga menyebutkan bahwa sistem zonasi tahun ini tidak lagi menggunakan jarak jalan, melainkan berdasarkan radius lurus (jari-jari) dari rumah siswa ke sekolah.

 

"Ini jauh lebih objektif. Kami telah bekerja sama dengan RT/RW, Dispendukcapil, dan Dinkominfo untuk memastikan akurasi datanya," jelasnya.

 

Agar pendaftaran berjalan lancar, Dispendik akan membuka masa uji coba (trial) bagi orang tua dan siswa. Yusuf juga mengingatkan bahwa setiap siswa hanya dapat mendaftar satu kali di satu jalur, namun masih bisa mencoba jalur lain jika gagal di pilihan pertama.

Baca Juga: Dispendikbud Sidoarjo Pastikan Kuota SPMB Aman, Bunda Tak Perlu Khawatir

 

"Misalnya anak dari keluarga gamis gagal di jalur afirmasi, dia masih bisa mendaftar lewat jalur prestasi atau domisili," jelasnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya juga sedang meninjau ulang jumlah rombongan belajar (rombel) di tiap SMP negeri, untuk menjaga kualitas pembelajaran dan menghindari ketimpangan dengan sekolah swasta.

 

"Kami ingin pendidikan berkualitas bisa dirasakan secara merata, tanpa membuat sekolah swasta kekurangan murid," tutup Yusuf.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.