Senin, 19 Okt 2026 05:08 WIB

Jalur Afirmasi SPMB Surabaya Diperluas, Peluang Anak Gamis Masuk SMPN Meningkat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Apr 2025 09:14 WIB
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya mulai bersiap menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun ajaran 2025/2026.

 

Baca Juga: Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Tahun ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan angin segar bagi keluarga kurang mampu. Kuota jalur afirmasi resmi ditambah dari 15 persen menjadi 20 persen.

 

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemkot untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih adil dan merata.

 

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga miskin (gamis) dan pra-gamis memiliki kesempatan lebih luas untuk bersekolah di SMP negeri," ujar Yusuf, Jumat (11/4/2025).

 

SPMB tahun ini tetap menggunakan empat jalur utama: afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili. Namun, terdapat penyesuaian pada beberapa kuota:

 

Afirmasi: naik dari 15 persen menjadi 20 persen, untuk siswa dari keluarga miskin dan pra-miskin.

Mutasi: tetap 5 persen, untuk siswa yang orang tuanya pindah tugas antar wilayah.

Prestasi: meningkat dari 30 persen menjadi 35 persen, mencakup prestasi akademik dan non-akademik.

Domisili: tetap 40 persen, dibagi menjadi dua:

Domisili 1 (20 persen): siswa yang tinggal di sekitar sekolah.

Domisili 2 (20 persen): siswa yang tinggal di kelurahan tanpa SMP negeri dalam satu kecamatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

 

 

 

Yusuf juga menyebutkan bahwa sistem zonasi tahun ini tidak lagi menggunakan jarak jalan, melainkan berdasarkan radius lurus (jari-jari) dari rumah siswa ke sekolah.

 

"Ini jauh lebih objektif. Kami telah bekerja sama dengan RT/RW, Dispendukcapil, dan Dinkominfo untuk memastikan akurasi datanya," jelasnya.

 

Agar pendaftaran berjalan lancar, Dispendik akan membuka masa uji coba (trial) bagi orang tua dan siswa. Yusuf juga mengingatkan bahwa setiap siswa hanya dapat mendaftar satu kali di satu jalur, namun masih bisa mencoba jalur lain jika gagal di pilihan pertama.

Baca Juga: Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

 

"Misalnya anak dari keluarga gamis gagal di jalur afirmasi, dia masih bisa mendaftar lewat jalur prestasi atau domisili," jelasnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya juga sedang meninjau ulang jumlah rombongan belajar (rombel) di tiap SMP negeri, untuk menjaga kualitas pembelajaran dan menghindari ketimpangan dengan sekolah swasta.

 

"Kami ingin pendidikan berkualitas bisa dirasakan secara merata, tanpa membuat sekolah swasta kekurangan murid," tutup Yusuf.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.