Senin, 19 Okt 2026 00:35 WIB

Peringati HGN, 2000 Guru di Surabaya Gelar Doa Lintas Agama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Des 2025 15:17 WIB
Doa lintas agama yang digelar 2000 guru di Surabaya
Doa lintas agama yang digelar 2000 guru di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Silaturahmi dan Doa Bersama Lintas Agama untuk sekitar 2.000 guru di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Jagir Wonokromo, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus momentum memperkuat toleransi antarumat beragama.

Baca Juga: Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Doa bersama dipimpin perwakilan enam agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang masing-masing disediakan ruang ibadah sesuai keyakinan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan doa lintas agama ini digelar sebagai wujud syukur sekaligus mendoakan masyarakat di berbagai daerah yang sedang tertimpa musibah.

“Peringatan HGN menjadi momentum bersyukur. Salah satunya dengan berdoa sesuai kepercayaan masing-masing,” ujarnya.

Eri menegaskan peran guru sebagai “orang tua kedua” bagi murid. Menurutnya, doa guru adalah doa yang mustajab.

“Saya sampaikan bahwa doa orang tua tidak mungkin ditolak. Dan guru adalah salah satu orang tua bagi murid-murid kita,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Dalam kesempatan itu, Eri meminta Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, untuk menjadikan doa bersama lintas agama sebagai kegiatan rutin dua bulan sekali.

Ia berharap nilai-nilai akhlak, kebersihan hati, dan sikap saling menolong dapat terus diajarkan kepada para pelajar.

“Supaya kita mewariskan Surabaya sebagai kota yang guyub, aman, nyaman, dan penuh akhlak,” tegasnya.

Baca Juga: Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Eri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru di Kota Pahlawan.

“Jasa panjenengan tidak akan pernah bisa diganti. Semoga doa bersama ini membawa berkah bagi anak-anak dan bagi Kota Surabaya,” ucapnya.
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menambahkan bahwa guru dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk PKBM, LKP, dan TPQ, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Doa utama kami adalah untuk anak-anak didik, supaya dijauhkan dari musibah dan diberi kemudahan,” jelasnya.

Yusuf juga meminta dukungan doa untuk kelancaran Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mulai diberlakukan pada 2026.
“Harapannya, TKA bisa dijalankan dengan gembira dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.