Kamis, 03 Sep 2026 12:50 WIB

Peringati HGN, 2000 Guru di Surabaya Gelar Doa Lintas Agama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Des 2025 15:17 WIB
Doa lintas agama yang digelar 2000 guru di Surabaya
Doa lintas agama yang digelar 2000 guru di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Silaturahmi dan Doa Bersama Lintas Agama untuk sekitar 2.000 guru di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Jagir Wonokromo, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus momentum memperkuat toleransi antarumat beragama.

Baca Juga: Polda Jatim Kirim Bantuan Pangan hingga Tim Psikologis ke Lokasi Bencana Gempa NTT

Doa bersama dipimpin perwakilan enam agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang masing-masing disediakan ruang ibadah sesuai keyakinan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan doa lintas agama ini digelar sebagai wujud syukur sekaligus mendoakan masyarakat di berbagai daerah yang sedang tertimpa musibah.

“Peringatan HGN menjadi momentum bersyukur. Salah satunya dengan berdoa sesuai kepercayaan masing-masing,” ujarnya.

Eri menegaskan peran guru sebagai “orang tua kedua” bagi murid. Menurutnya, doa guru adalah doa yang mustajab.

“Saya sampaikan bahwa doa orang tua tidak mungkin ditolak. Dan guru adalah salah satu orang tua bagi murid-murid kita,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Dalam kesempatan itu, Eri meminta Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, untuk menjadikan doa bersama lintas agama sebagai kegiatan rutin dua bulan sekali.

Ia berharap nilai-nilai akhlak, kebersihan hati, dan sikap saling menolong dapat terus diajarkan kepada para pelajar.

“Supaya kita mewariskan Surabaya sebagai kota yang guyub, aman, nyaman, dan penuh akhlak,” tegasnya.

Baca Juga: Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

Eri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru di Kota Pahlawan.

“Jasa panjenengan tidak akan pernah bisa diganti. Semoga doa bersama ini membawa berkah bagi anak-anak dan bagi Kota Surabaya,” ucapnya.
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menambahkan bahwa guru dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk PKBM, LKP, dan TPQ, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Doa utama kami adalah untuk anak-anak didik, supaya dijauhkan dari musibah dan diberi kemudahan,” jelasnya.

Yusuf juga meminta dukungan doa untuk kelancaran Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mulai diberlakukan pada 2026.
“Harapannya, TKA bisa dijalankan dengan gembira dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.