Kamis, 03 Sep 2026 16:28 WIB

Peringati HGN, 2000 Guru di Surabaya Gelar Doa Lintas Agama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Des 2025 15:17 WIB
Doa lintas agama yang digelar 2000 guru di Surabaya
Doa lintas agama yang digelar 2000 guru di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Silaturahmi dan Doa Bersama Lintas Agama untuk sekitar 2.000 guru di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Jagir Wonokromo, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus momentum memperkuat toleransi antarumat beragama.

Baca Juga: Polda Jatim Kirim Bantuan Pangan hingga Tim Psikologis ke Lokasi Bencana Gempa NTT

Doa bersama dipimpin perwakilan enam agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang masing-masing disediakan ruang ibadah sesuai keyakinan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan doa lintas agama ini digelar sebagai wujud syukur sekaligus mendoakan masyarakat di berbagai daerah yang sedang tertimpa musibah.

“Peringatan HGN menjadi momentum bersyukur. Salah satunya dengan berdoa sesuai kepercayaan masing-masing,” ujarnya.

Eri menegaskan peran guru sebagai “orang tua kedua” bagi murid. Menurutnya, doa guru adalah doa yang mustajab.

“Saya sampaikan bahwa doa orang tua tidak mungkin ditolak. Dan guru adalah salah satu orang tua bagi murid-murid kita,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Dalam kesempatan itu, Eri meminta Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, untuk menjadikan doa bersama lintas agama sebagai kegiatan rutin dua bulan sekali.

Ia berharap nilai-nilai akhlak, kebersihan hati, dan sikap saling menolong dapat terus diajarkan kepada para pelajar.

“Supaya kita mewariskan Surabaya sebagai kota yang guyub, aman, nyaman, dan penuh akhlak,” tegasnya.

Baca Juga: Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

Eri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru di Kota Pahlawan.

“Jasa panjenengan tidak akan pernah bisa diganti. Semoga doa bersama ini membawa berkah bagi anak-anak dan bagi Kota Surabaya,” ucapnya.
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menambahkan bahwa guru dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk PKBM, LKP, dan TPQ, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Doa utama kami adalah untuk anak-anak didik, supaya dijauhkan dari musibah dan diberi kemudahan,” jelasnya.

Yusuf juga meminta dukungan doa untuk kelancaran Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang mulai diberlakukan pada 2026.
“Harapannya, TKA bisa dijalankan dengan gembira dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.