Minggu, 18 Okt 2026 19:20 WIB

Soal Bullying di Sekolah, Program Curhat Sebaya Bakal jadi Solusi Dispendik Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Nov 2025 16:01 WIB

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah strategi besar dalam memerangi perundungan atau bullying di sekolah. Tak lagi mengandalkan serangkaian sosialisasi formal, kini pemkot memilih mencetak “garda pelajar anti-bullying” siswa-siswa terpilih yang akan menjadi fasilitator dan agen perubahan langsung di lingkungan sekolah mereka.

Langkah ini menjadi pendekatan baru yang dinilai lebih efektif karena melibatkan anak-anak sebagai penggerak utama budaya sekolah ramah anak.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan program ini akan mulai berjalan setelah Ujian Tengah Semester (UTS).

“Setelah UTS dan menjelang liburan, kami berencana mengumpulkan perwakilan siswa seperti pengurus OSIS, Orpes, dan tim pemantau,” kata Yusuf, Minggu (17/11/2025).

Ratusan siswa pilihan ini akan dibekali materi khusus agar mampu menjadi fasilitator dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan suportif.

“Materinya mencakup perilaku digital sehat, toleransi, gotong royong, hingga pemahaman tentang 10 prinsip hak anak,” tambah Yusuf.

Strategi ini, menurutnya, penting karena penanganan bullying tidak bisa dibebankan hanya kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK).

“Kami menekankan pentingnya empati untuk seluruh guru, bukan hanya guru BK,” tegasnya.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Guru diminta lebih proaktif mengamati perubahan perilaku siswa. Sikap diam atau tiba-tiba menarik diri bisa menjadi tanda tekanan, sakit, atau menjadi korban perundungan.

“Guru tidak hanya mengajar. Mereka harus peka ketika ada anak yang tiba-tiba tertutup. Itu bisa jadi indikasi masalah,” jelasnya.

Di tingkat sekolah, pencegahan diperkuat lewat Tim Penanganan dan Pencegahan Kekerasan (TPPK) dengan metode pendekatan yang lebih humanis—di antaranya mendorong siswa untuk saling mencurahkan isi hati.

“Kami yakin metode curhat antar teman sebaya jauh lebih efektif untuk mendeteksi dan menyelesaikan masalah lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Ancaman bullying kini juga merambah dunia maya. Karena itu, Dispendik berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) untuk edukasi literasi digital.

“Melarang total internet itu tidak realistis. Yang dibutuhkan adalah pendampingan agar anak tahu waktu dan konten yang aman,” katanya.

Jika bullying sudah terjadi, pemulihan korban akan ditangani bersama DP3AP2KB yang memiliki konselor profesional. Pemkot juga menggandeng lembaga lain seperti BNN dan Densus dalam perlindungan anak.

“Sinergi ini kami harapkan bisa memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak Surabaya,” pungkas Yusuf.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.