Senin, 02 Feb 2026 09:11 WIB

Soal Bullying di Sekolah, Program Curhat Sebaya Bakal jadi Solusi Dispendik Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Nov 2025 16:01 WIB

Selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah strategi besar dalam memerangi perundungan atau bullying di sekolah. Tak lagi mengandalkan serangkaian sosialisasi formal, kini pemkot memilih mencetak “garda pelajar anti-bullying” siswa-siswa terpilih yang akan menjadi fasilitator dan agen perubahan langsung di lingkungan sekolah mereka.

Langkah ini menjadi pendekatan baru yang dinilai lebih efektif karena melibatkan anak-anak sebagai penggerak utama budaya sekolah ramah anak.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan program ini akan mulai berjalan setelah Ujian Tengah Semester (UTS).

“Setelah UTS dan menjelang liburan, kami berencana mengumpulkan perwakilan siswa seperti pengurus OSIS, Orpes, dan tim pemantau,” kata Yusuf, Minggu (17/11/2025).

Ratusan siswa pilihan ini akan dibekali materi khusus agar mampu menjadi fasilitator dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan suportif.

“Materinya mencakup perilaku digital sehat, toleransi, gotong royong, hingga pemahaman tentang 10 prinsip hak anak,” tambah Yusuf.

Strategi ini, menurutnya, penting karena penanganan bullying tidak bisa dibebankan hanya kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK).

“Kami menekankan pentingnya empati untuk seluruh guru, bukan hanya guru BK,” tegasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Guru diminta lebih proaktif mengamati perubahan perilaku siswa. Sikap diam atau tiba-tiba menarik diri bisa menjadi tanda tekanan, sakit, atau menjadi korban perundungan.

“Guru tidak hanya mengajar. Mereka harus peka ketika ada anak yang tiba-tiba tertutup. Itu bisa jadi indikasi masalah,” jelasnya.

Di tingkat sekolah, pencegahan diperkuat lewat Tim Penanganan dan Pencegahan Kekerasan (TPPK) dengan metode pendekatan yang lebih humanis—di antaranya mendorong siswa untuk saling mencurahkan isi hati.

“Kami yakin metode curhat antar teman sebaya jauh lebih efektif untuk mendeteksi dan menyelesaikan masalah lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Ancaman bullying kini juga merambah dunia maya. Karena itu, Dispendik berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) untuk edukasi literasi digital.

“Melarang total internet itu tidak realistis. Yang dibutuhkan adalah pendampingan agar anak tahu waktu dan konten yang aman,” katanya.

Jika bullying sudah terjadi, pemulihan korban akan ditangani bersama DP3AP2KB yang memiliki konselor profesional. Pemkot juga menggandeng lembaga lain seperti BNN dan Densus dalam perlindungan anak.

“Sinergi ini kami harapkan bisa memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak Surabaya,” pungkas Yusuf.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.