Selasa, 03 Feb 2026 20:46 WIB

Aset Surabaya Capai Rp55,9 Triliun, Pansus LKPJ Soroti Optimalisasi Pemanfaatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Mar 2025 11:48 WIB
Anggota Pansus LKPJ DPRD Surabaya, Aning Rahmawati
Anggota Pansus LKPJ DPRD Surabaya, Aning Rahmawati

selalu.id – Kota Surabaya memiliki total aset senilai Rp55,9 triliun yang berpotensi besar meningkatkan kesejahteraan warganya. Namun, pemanfaatannya dinilai belum optimal, terutama untuk aset tanah seluas 8 juta meter persegi yang tersebar di seluruh kecamatan.

 

Baca Juga: Menang di MA, Warga Surabaya Tetap Bayar PBB Rp280 Juta atas Tanah yang Diklaim Pemkot

Anggota Pansus LKPJ DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menekankan pentingnya evaluasi pemanfaatan aset agar lebih berdampak bagi masyarakat. Berdasarkan data, aset pemkot terdiri dari tanah senilai Rp33,15 triliun, gedung dan bangunan Rp7,13 triliun, jaringan irigasi Rp10,25 triliun, serta peralatan dan mesin Rp4,8 triliun.

 

“Surabaya ini kota kaya. Jika dikelola dengan baik, aset ini bisa memperkuat ekonomi, mengentaskan kemiskinan, dan mendukung program sosial seperti pengelolaan sampah,” ujar Aning kepada selalu.id, Jumat (28/3/2025).

 

Ia menyoroti revisi Perwali 25/2025 yang mengatur pemanfaatan aset daerah, menggantikan Perwali 1/2022. Saat ini, sewa aset maksimal Rp100 juta melalui appraisal. Menurut Aning, kebijakan ini perlu dikaji ulang karena masih banyak aset yang belum dimanfaatkan.

Baca Juga: BHS Sentil Pengelolaan Wisata di Surabaya, Banyak Aset Minim Terobosan

 

“Apakah sosialisasinya kurang atau appraisal-nya terlalu mahal? Ini yang perlu kita dalami agar aset benar-benar bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

 

Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya: Workshop Wartawan Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset

Keberhasilan Surabaya menekan angka kemiskinan dari 5,02 persen menjadi 3,96 persen serta menurunkan pengangguran dari 9,79 persen menjadi 4,91 persen dinilai positif. Namun, Aning menegaskan, pencapaian ini harus diperkuat dengan pemanfaatan aset secara maksimal demi kesejahteraan warga.

 

“Jika perlu, perwalinya ditinjau ulang agar akses informasi lebih mudah dan biaya sewa lebih terjangkau,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.