Jumat, 05 Jun 2026 09:12 WIB

BHS Sentil Pengelolaan Wisata di Surabaya, Banyak Aset Minim Terobosan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Des 2025 16:30 WIB

selalu.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menilai keterbatasan destinasi wisata di Kota Surabaya bukan menjadi hambatan utama dalam pengembangan sektor pariwisata.

Menurut BHS, Surabaya justru memiliki peluang besar untuk memainkan peran strategis sebagai pusat pergerakan wisata atau hub pariwisata Jawa Timur.

Baca Juga: Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Meski tidak memiliki banyak objek wisata alam maupun buatan berskala besar, Surabaya dinilai dapat menjadi titik awal dan titik temu wisatawan domestik maupun mancanegara sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan di daerah lain.

“Wisata di Kota Surabaya memang terbatas. Namun Surabaya punya potensi besar menjadi hub pariwisata bagi wilayah-wilayah wisata di Jawa Timur,” kata BHS saat reses di wilayah Kedurus, Karangpilang, Surabaya, Senin (22/12/2025).

Ia menjelaskan, posisi geografis Surabaya yang berdekatan dengan sejumlah kawasan wisata seperti Malang Raya, Banyuwangi, hingga wilayah Tapal Kuda menjadi keunggulan tersendiri.

Selain itu, ketersediaan infrastruktur pendukung pariwisata dinilai relatif siap, terutama sektor perhotelan yang jumlahnya banyak dengan variasi harga yang terjangkau.

“Surabaya sangat mendukung peran tersebut karena jaraknya dekat dengan berbagai destinasi wisata dan didukung hotel yang sangat banyak, bervariasi, dan terjangkau,” ujarnya.

BHS menambahkan, penguatan sektor kuliner dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perlu menjadi fokus kebijakan pemerintah kota. Dengan penguatan tersebut, Surabaya dinilai berpeluang menjadi pusat wisata belanja dan kuliner di Jawa Timur.

Baca Juga: Probolinggo Rafting Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Baru yang Layak Dicoba

“Potensi kuliner dan UMKM Surabaya perlu terus diperkuat. Jika ini berjalan, Surabaya bisa menjadi basis wisata UMKM dan wisata kuliner Jawa Timur,” tegasnya.

Menurutnya, konsep tersebut akan menciptakan ekosistem pariwisata yang saling terhubung antar daerah tanpa saling mematikan potensi wisata di wilayah lain.

“Kalau ini berhasil, pariwisata akan tumbuh bersama dan tidak ada yang dirugikan,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai pemerintah kota perlu menjawab tantangan pengelolaan pariwisata dengan pendekatan yang lebih profesional.

Baca Juga: Wisata Batu Malang yang Bikin Kangen, Nomor 3 dan 4 Wonderful

Politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu menilai optimalisasi wahana wisata milik Pemkot Surabaya tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional, tetapi harus dikelola secara serius agar berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini soal keberanian Pemkot menjawab tantangan untuk mengoptimalkan dan mengeksplorasi secara lebih profesional wahana wisata milik pemkot, agar bisa menjadi sumber PAD sekaligus ikon-ikon kebanggaan Kota Surabaya,” tegasnya.

Ia menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kreativitas dan inovasi daerah menjadi faktor penting agar sektor pariwisata tetap berkontribusi bagi perekonomian kota.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.