Selasa, 20 Okt 2026 13:47 WIB

BHS Sentil Pengelolaan Wisata di Surabaya, Banyak Aset Minim Terobosan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Des 2025 16:30 WIB

selalu.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menilai keterbatasan destinasi wisata di Kota Surabaya bukan menjadi hambatan utama dalam pengembangan sektor pariwisata.

Menurut BHS, Surabaya justru memiliki peluang besar untuk memainkan peran strategis sebagai pusat pergerakan wisata atau hub pariwisata Jawa Timur.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp124 Miliar di Lakarsantri, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Meski tidak memiliki banyak objek wisata alam maupun buatan berskala besar, Surabaya dinilai dapat menjadi titik awal dan titik temu wisatawan domestik maupun mancanegara sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan di daerah lain.

“Wisata di Kota Surabaya memang terbatas. Namun Surabaya punya potensi besar menjadi hub pariwisata bagi wilayah-wilayah wisata di Jawa Timur,” kata BHS saat reses di wilayah Kedurus, Karangpilang, Surabaya, Senin (22/12/2025).

Ia menjelaskan, posisi geografis Surabaya yang berdekatan dengan sejumlah kawasan wisata seperti Malang Raya, Banyuwangi, hingga wilayah Tapal Kuda menjadi keunggulan tersendiri.

Selain itu, ketersediaan infrastruktur pendukung pariwisata dinilai relatif siap, terutama sektor perhotelan yang jumlahnya banyak dengan variasi harga yang terjangkau.

“Surabaya sangat mendukung peran tersebut karena jaraknya dekat dengan berbagai destinasi wisata dan didukung hotel yang sangat banyak, bervariasi, dan terjangkau,” ujarnya.

BHS menambahkan, penguatan sektor kuliner dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) perlu menjadi fokus kebijakan pemerintah kota. Dengan penguatan tersebut, Surabaya dinilai berpeluang menjadi pusat wisata belanja dan kuliner di Jawa Timur.

Baca Juga: 7 Wisata Bandung Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga, Murah dan Syahdu Banget

“Potensi kuliner dan UMKM Surabaya perlu terus diperkuat. Jika ini berjalan, Surabaya bisa menjadi basis wisata UMKM dan wisata kuliner Jawa Timur,” tegasnya.

Menurutnya, konsep tersebut akan menciptakan ekosistem pariwisata yang saling terhubung antar daerah tanpa saling mematikan potensi wisata di wilayah lain.

“Kalau ini berhasil, pariwisata akan tumbuh bersama dan tidak ada yang dirugikan,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai pemerintah kota perlu menjawab tantangan pengelolaan pariwisata dengan pendekatan yang lebih profesional.

Baca Juga: Manjakan Mata, Ini 7 Rekomendasi Destinasi Wisata Paling Populer di Jawa Timur

Politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu menilai optimalisasi wahana wisata milik Pemkot Surabaya tidak bisa lagi dilakukan secara konvensional, tetapi harus dikelola secara serius agar berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini soal keberanian Pemkot menjawab tantangan untuk mengoptimalkan dan mengeksplorasi secara lebih profesional wahana wisata milik pemkot, agar bisa menjadi sumber PAD sekaligus ikon-ikon kebanggaan Kota Surabaya,” tegasnya.

Ia menambahkan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kreativitas dan inovasi daerah menjadi faktor penting agar sektor pariwisata tetap berkontribusi bagi perekonomian kota.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.