Jumat, 04 Sep 2026 17:12 WIB

Ketua DPRD Surabaya: Workshop Wartawan Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Agu 2025 12:06 WIB
Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengapresiasi gelaran Workshop Wartawan Surabaya
Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengapresiasi gelaran Workshop Wartawan Surabaya

selalu.id – Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengapresiasi gelaran Workshop Wartawan Surabaya yang membahas potensi aset Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai sumber optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Baca Juga: Aset Pemkot Surabaya Belum Maksimal Hasilkan PAD, DPRD: BPKAD Harus Berorientasi Bisnis!

Kegiatan yang berlangsung di Balai Diklat Pemkot Surabaya, Prigen, dinilai menjadi ruang penting bagi jurnalis sekaligus mendorong tata kelola aset yang lebih transparan.

 

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, menyebut workshop tersebut tidak hanya memperkuat kompetensi wartawan, tetapi juga menghasilkan diskusi kritis yang bermanfaat bagi pembangunan kota.

 

“Saya memberikan apresiasi pada wartawan Surabaya yang kemarin menggelar workshop, sehingga akan lebih mempertajam kompetensi para jurnalis dan membedah isu-isu kritis. Nanti bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan,” kata Adi, Senin (25/8/2025).

 

Adi menambahkan, Surabaya sebagai kota majemuk membutuhkan peran media untuk menjaga kerukunan sosial.

 

“Apalagi ini kota yang majemuk, sehingga saya berharap teman wartawan semakin merekatkan dinamika kita hidup sebagai masyarakat kota,” ujarnya.

 

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menyoroti pentingnya workshop yang digelar di aset Pemkot wilayah Prigen. Menurutnya, hal ini membuka pemahaman publik bahwa aset milik Pemkot bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum.

 

Baca Juga: Jangan Main-main, Wali Kota Eri Siapkan Sanksi Tegas Perusak Aset Pemkot Surabaya

“Workshop di aset Pemkot di Prigen ini juga memberi pengetahuan bagi publik bahwa aset tersebut bisa dipakai untuk kegiatan umum. Hal ini perlu disiarkan agar masyarakat tahu,” kata Bahtiyar.

 

Ia berharap hasil workshop dapat menjadi rekomendasi strategis bagi Pemkot untuk mengoptimalkan aset yang belum terkelola maksimal.

 

“Masih banyak aset yang terbengkalai. Ke depan, pemerintah kota harus bisa memaksimalkan aset yang ada agar memberi manfaat ekonomi bagi warga Surabaya,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, menilai workshop ini membuka ruang positif bagi keterbukaan pengelolaan aset daerah. Ia menekankan pentingnya peran wartawan dalam mengawal agar aset Pemkot benar-benar produktif.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gandeng Kejati Jatim, Selamatkan Aset PDAM dan Kolam Renang Brantas dari Pihak Ketiga

 

“Workshop seperti ini memberi ruang yang baik sekali, karena wartawan bisa ikut mengawal isu strategis seperti aset daerah. Dengan keterbukaan informasi, masyarakat juga akan tahu sejauh mana aset itu dikelola untuk kepentingan bersama,” kata Laila.

 

Menurut Laila, optimalisasi aset harus berpihak pada kesejahteraan warga, terutama kelompok rentan.

 

“Yang penting adalah bagaimana aset itu benar-benar memberikan manfaat. Harapan saya, ada rekomendasi yang bisa langsung dijalankan Pemkot agar aset lebih produktif dan berdampak nyata,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.