Selasa, 03 Feb 2026 22:12 WIB

Penumpang Commuter Line Saat Mudik Lebaran Diprediksi Tembus 22 Juta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Mar 2025 12:38 WIB
KAI DAOP 8
KAI DAOP 8

selalu.id – Jumlah penumpang Commuter Line selama masa mudik Lebaran 2025 diprediksi meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Baca Juga: 31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Commuter memperkirakan total pengguna mencapai 22.111.974 orang, naik dari 21.003.674 penumpang pada 2024.

 

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, mengatakan lonjakan ini didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat untuk bersilaturahmi, berkunjung ke tempat wisata, serta pusat perbelanjaan di sekitar stasiun.

 

Masa Angkutan Lebaran 2025 berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025, sementara Masa Posko Angleb 2025 digelar selama 16 hari, mulai 24 Maret hingga 8 April 2025.

 

Kesiapan menghadapi lonjakan penumpang ditandai dengan Gelar Pasukan Operasi Angleb 2025 di Stasiun Gambir pada Senin (24/3), yang diikuti jajaran manajemen hingga direksi KAI Commuter.

 

"Keikutsertaan jajaran manajemen dalam gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan perusahaan dalam menghadapi lonjakan penumpang selama mudik Lebaran," ujar Joni.

Baca Juga: Stasiun Daop 8 Surabaya Diserbu, 40 Penumpang Naik Kereta di Malam Tahun Baru

 

Hingga Minggu (23/3), atau hari ketiga masa Angleb 2025, total volume pengguna mencapai 2.996.869 orang di seluruh wilayah operasional.

 

Rinciannya, Commuter Line Jabodetabek mencatat 2.576.497 penumpang, Commuter Line Merak 37.638 orang, dan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) 17.040 orang.

 

Baca Juga: Kronologi Anjlokan KA Aksa Cargo di Pasarturi, Tiga Gerbong Tergelincir

Selain itu, Commuter Line di wilayah Bandung, Yogyakarta-Palur, Prameks, dan Surabaya juga mencatat jumlah penumpang yang signifikan.

 

"Kami juga menyiagakan 4.258 petugas keamanan dan 145 petugas kesehatan di seluruh wilayah operasional," jelas Joni.

 

Sejumlah fasilitas tambahan telah disiapkan, seperti pos kesehatan, air minum gratis, toilet portable, tenda, kipas angin, kursi tunggu, pelebaran musala, serta dekorasi bertema Idulfitri di stasiun-stasiun Commuter Line.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.