Senin, 02 Feb 2026 06:01 WIB

Stasiun Daop 8 Surabaya Diserbu, 40 Penumpang Naik Kereta di Malam Tahun Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Jan 2026 18:54 WIB

selalu.id - Mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Jawa Timur menunjukkan lonjakan signifikan menjelang pergantian tahun 2026. 

 

Baca Juga: Kabar Gembira, Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2026 Kini Sudah Bisa Dipesan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lebih dari 40 ribu penumpang melintas hanya dalam satu hari, Rabu (31/12/2025).

 

Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 40.560 penumpang menggunakan layanan kereta. Dari jumlah tersebut, 20.975 penumpang berangkat dan 19.585 penumpang tiba di berbagai stasiun, dan angka ini diperkirakan terus meningkat hingga keberangkatan kereta terakhir malam hari.

 

Tiga stasiun menjadi simpul pergerakan tertinggi. Stasiun Surabaya Gubeng mendominasi dengan 11.821 penumpang, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi 10.964 penumpang, serta Stasiun Malang 6.654 penumpang dalam sehari. 

 

Momen libur akhir tahun, silaturahmi, hingga kepulangan keluarga disebut menjadi pemicu tingginya mobilitas warga.

 

Secara kumulatif, sejak masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 779.373 pelanggan, terdiri dari 399.087 penumpang berangkat dan 380.286 tiba.

 

Baca Juga: Jalur KA Utara Terendam Banjir, 7 Kereta dari Surabaya Dibatalkan, Ratusan Penumpang Refund

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa tingkat keterisian kursi pada periode Nataru mencapai angka tinggi.

 

“Penjualan tiket telah mencapai 88,8 persen dari total 449.352 kursi yang disediakan, atau setara 399.087 tiket terjual. Meski demikian, masih tersedia sekitar 50.265 tempat duduk yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

 

Menurut Mahendro, tingginya volume penumpang menjadi indikator kepercayaan publik terhadap kereta sebagai moda transportasi utama, terutama karena aspek keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

 

Baca Juga: Kedatangan Melonjak, Arus Balik Kereta Api di Surabaya Capai 25 Ribu Penumpang

Adapun rute favorit masyarakat didominasi relasi jarak menengah dan jauh, seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang. Sementara kereta favorit pada periode ini antara lain KA Argo Semeru, KA Ambarawa Ekspres, KA Jayabaya, KA Probowangi, dan KA Sancaka.

 

Di tengah padatnya arus penumpang, KAI mengimbau pelanggan agar disiplin mematuhi data perjalanan sesuai yang tertera di tiket demi kelancaran operasional.

 

“Kami mengajak masyarakat yang masih merencanakan perjalanan untuk segera memanfaatkan sisa tiket yang tersedia dan memastikan perjalanan dilakukan sesuai ketentuan,” pungkas Mahendro.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.