Selasa, 03 Feb 2026 07:56 WIB

Data Ganda Bantuan MBR di Surabaya Terkuak setelah Dicocokan dengan Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Jan 2022 18:15 WIB
Pemutakhiran data MBR
Pemutakhiran data MBR

selalu.id - Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Surabaya berkurang. Ini setelah melewati pencocokan dengan data Kementerian sosial yang dianggap valid.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan data MBR dan menemukan beberapa data ganda. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan data dari Kemensos.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Kemarin ada data ganda, kami kemudian cocokan dengan data yang kami terima dari Kemensos sekitar 4.010 atau 4.030 jiwa yang memang kita verifikasi,"kata Anna, selasa (18/1/2022).

Anna memastikan, dari adanya data ganda tersebut, jumlah MBR di Surabaya mengalami penurunan. Sebelumnya, per 31 Desember 2021, sekitar 1,3 juta lebih, saat ini ada 1,2 juta lebih.

"Artinya, kemungkin ada penurunan dari 454 KK jadi 339,"jelasnya.

Namun, menurut Anna, hal itu bukan penurunan MBR-nya melainkan intervensi yang tepat sasaran yang harus dilakukan. Karena MBR menjadi tanggungjawab dari Pemerintah.

"Jadi semangatnya ini bukan serta-merta MBRnya diturunkan oleh Pemkot, tapi nanti akan kita lihat ketepatan intervensi," tegasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Sebab itu, Dinsos akan terus melakukan update dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Karena MBR merupakan bagian data dari DTKS. Selain itu tranparasi dalam verifikasi yang dilakukan oleh RT/RW juga akan dilakukan.

"Data Ini kan kita kirimkan ke Kemensos untuk bantuan. Manakala tadi masih ada data yang sudah dicoret tapi masih ada namanya, ya tanggungjawab kami untuk memperjuangkan," jelasnya.

Lebih lanjut Anna menambahkan, jika ada warga yang tidak mampu tapi tidak masuk dalam data MBR. Maka bisa dilakukan pengusulan kepada RT/RW.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

"Itu sebenarnya ada aplikasi e-pemutakhiran data. Mereka (RT/RW) boleh mengusulkan, memang yang dikasih pasword itu pak RT/RW," jelasnya.

Sementara itu, para penerima bantuan manfaat tersebut juga akan diukur berdasarkan kategori yang telah ditentukan. 

"Seperti usia 40 tahun kebawah, tidak diusulkan untuk menerima bansos (bantuan sosial), melainkan akan dilakukan pemberdayaan atau pelatihan,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.