Minggu, 01 Nov 2026 10:35 WIB

Data Ganda Bantuan MBR di Surabaya Terkuak setelah Dicocokan dengan Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Jan 2022 18:15 WIB
Pemutakhiran data MBR
Pemutakhiran data MBR

selalu.id - Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Surabaya berkurang. Ini setelah melewati pencocokan dengan data Kementerian sosial yang dianggap valid.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan data MBR dan menemukan beberapa data ganda. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan data dari Kemensos.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

"Kemarin ada data ganda, kami kemudian cocokan dengan data yang kami terima dari Kemensos sekitar 4.010 atau 4.030 jiwa yang memang kita verifikasi,"kata Anna, selasa (18/1/2022).

Anna memastikan, dari adanya data ganda tersebut, jumlah MBR di Surabaya mengalami penurunan. Sebelumnya, per 31 Desember 2021, sekitar 1,3 juta lebih, saat ini ada 1,2 juta lebih.

"Artinya, kemungkin ada penurunan dari 454 KK jadi 339,"jelasnya.

Namun, menurut Anna, hal itu bukan penurunan MBR-nya melainkan intervensi yang tepat sasaran yang harus dilakukan. Karena MBR menjadi tanggungjawab dari Pemerintah.

"Jadi semangatnya ini bukan serta-merta MBRnya diturunkan oleh Pemkot, tapi nanti akan kita lihat ketepatan intervensi," tegasnya.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

Sebab itu, Dinsos akan terus melakukan update dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Karena MBR merupakan bagian data dari DTKS. Selain itu tranparasi dalam verifikasi yang dilakukan oleh RT/RW juga akan dilakukan.

"Data Ini kan kita kirimkan ke Kemensos untuk bantuan. Manakala tadi masih ada data yang sudah dicoret tapi masih ada namanya, ya tanggungjawab kami untuk memperjuangkan," jelasnya.

Lebih lanjut Anna menambahkan, jika ada warga yang tidak mampu tapi tidak masuk dalam data MBR. Maka bisa dilakukan pengusulan kepada RT/RW.

Baca Juga: Tujuh Program Unggulan Kunci Surabaya Sabet TPAKD Award 2026 Terbaik Jawa - Bali

"Itu sebenarnya ada aplikasi e-pemutakhiran data. Mereka (RT/RW) boleh mengusulkan, memang yang dikasih pasword itu pak RT/RW," jelasnya.

Sementara itu, para penerima bantuan manfaat tersebut juga akan diukur berdasarkan kategori yang telah ditentukan. 

"Seperti usia 40 tahun kebawah, tidak diusulkan untuk menerima bansos (bantuan sosial), melainkan akan dilakukan pemberdayaan atau pelatihan,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal