Kamis, 17 Sep 2026 00:03 WIB

Data Ganda Bantuan MBR di Surabaya Terkuak setelah Dicocokan dengan Kemensos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Jan 2022 18:15 WIB
Pemutakhiran data MBR
Pemutakhiran data MBR

selalu.id - Data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Surabaya berkurang. Ini setelah melewati pencocokan dengan data Kementerian sosial yang dianggap valid.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan data MBR dan menemukan beberapa data ganda. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan data dari Kemensos.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

"Kemarin ada data ganda, kami kemudian cocokan dengan data yang kami terima dari Kemensos sekitar 4.010 atau 4.030 jiwa yang memang kita verifikasi,"kata Anna, selasa (18/1/2022).

Anna memastikan, dari adanya data ganda tersebut, jumlah MBR di Surabaya mengalami penurunan. Sebelumnya, per 31 Desember 2021, sekitar 1,3 juta lebih, saat ini ada 1,2 juta lebih.

"Artinya, kemungkin ada penurunan dari 454 KK jadi 339,"jelasnya.

Namun, menurut Anna, hal itu bukan penurunan MBR-nya melainkan intervensi yang tepat sasaran yang harus dilakukan. Karena MBR menjadi tanggungjawab dari Pemerintah.

"Jadi semangatnya ini bukan serta-merta MBRnya diturunkan oleh Pemkot, tapi nanti akan kita lihat ketepatan intervensi," tegasnya.

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Sebab itu, Dinsos akan terus melakukan update dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Karena MBR merupakan bagian data dari DTKS. Selain itu tranparasi dalam verifikasi yang dilakukan oleh RT/RW juga akan dilakukan.

"Data Ini kan kita kirimkan ke Kemensos untuk bantuan. Manakala tadi masih ada data yang sudah dicoret tapi masih ada namanya, ya tanggungjawab kami untuk memperjuangkan," jelasnya.

Lebih lanjut Anna menambahkan, jika ada warga yang tidak mampu tapi tidak masuk dalam data MBR. Maka bisa dilakukan pengusulan kepada RT/RW.

Baca Juga: Akhir Pelarian Pengedar Pil Koplo di Surabaya Setelah Diteriaki Copet

"Itu sebenarnya ada aplikasi e-pemutakhiran data. Mereka (RT/RW) boleh mengusulkan, memang yang dikasih pasword itu pak RT/RW," jelasnya.

Sementara itu, para penerima bantuan manfaat tersebut juga akan diukur berdasarkan kategori yang telah ditentukan. 

"Seperti usia 40 tahun kebawah, tidak diusulkan untuk menerima bansos (bantuan sosial), melainkan akan dilakukan pemberdayaan atau pelatihan,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.