Jumat, 05 Jun 2026 20:25 WIB

Bikin Resah, TPU Rangkah Penuh Bekupon dan Jadi Tempat Judi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Mar 2025 11:05 WIB
TPU Rangkah
TPU Rangkah

selalu.id – Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rangkah, Kecamatan Simokerto, mengaku resah dengan keberadaan bekupon atau kandang burung merpati yang berdiri di area makam. 

 

Baca Juga: Polres Pasuruan Bongkar Arena Sabung Ayam di Purwodadi

Pasalnya, selain mengganggu ketertiban umum, bekupon tersebut diduga kerap digunakan sebagai sarana perjudian burung merpati.

 

Menanggapi hal ini, Satpol PP Kota Surabaya bersama perangkat wilayah setempat melakukan patroli sekaligus sosialisasi, Rabu (12/3/2025) kemarin.

 

Dalam kegiatan ini, petugas memasang spanduk peraturan pengelolaan tempat makam dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendirikan bekupon di area pemakaman.

 

Camat Simokerto, Noervita Amin, mengatakan bahwa banyak aduan dari masyarakat terkait keberadaan bekupon yang dinilai meresahkan.

Baca Juga: Anggota DPRD ini Diduga Peras Kepala Dinas untuk Judi Sabung Ayam

 

“Ini bagian dari upaya mencegah perjudian. Karena sering kali bekupon menjadi tempat kegiatan perjudian burung merpati,” ujar Vita, sapaan akrabnya.

 

Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal menuju Surabaya yang lebih tertib dan nyaman. “Target kita, pada 2025-2030 Kota Surabaya bebas dari gangguan ketertiban umum, termasuk bekupon yang digunakan untuk perjudian,” tambahnya.

 

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati 35 bekupon, 11 kandang ayam, dan 7 lapak kayu yang berdiri di area pemakaman. Para pemilik bekupon diberikan tenggat waktu hingga Sabtu, 15 Maret 2025, untuk membongkar sendiri kandang burung mereka. Jika tidak, Satpol PP akan melakukan tindakan tegas.

Baca Juga: Judi Online Makan Korban Lagi, Dua OS Pemkot Surabaya Dipecat

 

“Kami sudah mendata pemiliknya dan akan memberikan surat pemberitahuan. Jika tidak ada pembongkaran mandiri, maka akan kami tertibkan,” tegas Kasie Trantibum Kecamatan Simokerto, Bagoes Hanindyo Retno.

 

Sementara itu, Umar Said, tokoh masyarakat setempat, menyambut baik upaya penertiban ini.

 

“Warga mendukung karena ini demi ketertiban bersama. Kami siap mengikuti anjuran dari Pemerintah Kota Surabaya,” kata Umar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.