Selasa, 03 Feb 2026 20:41 WIB

Bikin Resah, TPU Rangkah Penuh Bekupon dan Jadi Tempat Judi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Mar 2025 11:05 WIB
TPU Rangkah
TPU Rangkah

selalu.id – Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rangkah, Kecamatan Simokerto, mengaku resah dengan keberadaan bekupon atau kandang burung merpati yang berdiri di area makam. 

 

Baca Juga: Polres Pasuruan Bongkar Arena Sabung Ayam di Purwodadi

Pasalnya, selain mengganggu ketertiban umum, bekupon tersebut diduga kerap digunakan sebagai sarana perjudian burung merpati.

 

Menanggapi hal ini, Satpol PP Kota Surabaya bersama perangkat wilayah setempat melakukan patroli sekaligus sosialisasi, Rabu (12/3/2025) kemarin.

 

Dalam kegiatan ini, petugas memasang spanduk peraturan pengelolaan tempat makam dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendirikan bekupon di area pemakaman.

 

Camat Simokerto, Noervita Amin, mengatakan bahwa banyak aduan dari masyarakat terkait keberadaan bekupon yang dinilai meresahkan.

Baca Juga: Anggota DPRD ini Diduga Peras Kepala Dinas untuk Judi Sabung Ayam

 

“Ini bagian dari upaya mencegah perjudian. Karena sering kali bekupon menjadi tempat kegiatan perjudian burung merpati,” ujar Vita, sapaan akrabnya.

 

Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal menuju Surabaya yang lebih tertib dan nyaman. “Target kita, pada 2025-2030 Kota Surabaya bebas dari gangguan ketertiban umum, termasuk bekupon yang digunakan untuk perjudian,” tambahnya.

 

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati 35 bekupon, 11 kandang ayam, dan 7 lapak kayu yang berdiri di area pemakaman. Para pemilik bekupon diberikan tenggat waktu hingga Sabtu, 15 Maret 2025, untuk membongkar sendiri kandang burung mereka. Jika tidak, Satpol PP akan melakukan tindakan tegas.

Baca Juga: Judi Online Makan Korban Lagi, Dua OS Pemkot Surabaya Dipecat

 

“Kami sudah mendata pemiliknya dan akan memberikan surat pemberitahuan. Jika tidak ada pembongkaran mandiri, maka akan kami tertibkan,” tegas Kasie Trantibum Kecamatan Simokerto, Bagoes Hanindyo Retno.

 

Sementara itu, Umar Said, tokoh masyarakat setempat, menyambut baik upaya penertiban ini.

 

“Warga mendukung karena ini demi ketertiban bersama. Kami siap mengikuti anjuran dari Pemerintah Kota Surabaya,” kata Umar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.