Selasa, 21 Jul 2026 19:38 WIB

Bikin Resah, TPU Rangkah Penuh Bekupon dan Jadi Tempat Judi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Mar 2025 11:05 WIB
TPU Rangkah
TPU Rangkah

selalu.id – Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rangkah, Kecamatan Simokerto, mengaku resah dengan keberadaan bekupon atau kandang burung merpati yang berdiri di area makam. 

 

Baca Juga: Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, 287 WNA dan 4 WNI jadi Tersangka

Pasalnya, selain mengganggu ketertiban umum, bekupon tersebut diduga kerap digunakan sebagai sarana perjudian burung merpati.

 

Menanggapi hal ini, Satpol PP Kota Surabaya bersama perangkat wilayah setempat melakukan patroli sekaligus sosialisasi, Rabu (12/3/2025) kemarin.

 

Dalam kegiatan ini, petugas memasang spanduk peraturan pengelolaan tempat makam dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendirikan bekupon di area pemakaman.

 

Camat Simokerto, Noervita Amin, mengatakan bahwa banyak aduan dari masyarakat terkait keberadaan bekupon yang dinilai meresahkan.

Baca Juga: Polres Pasuruan Bongkar Arena Sabung Ayam di Purwodadi

 

“Ini bagian dari upaya mencegah perjudian. Karena sering kali bekupon menjadi tempat kegiatan perjudian burung merpati,” ujar Vita, sapaan akrabnya.

 

Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal menuju Surabaya yang lebih tertib dan nyaman. “Target kita, pada 2025-2030 Kota Surabaya bebas dari gangguan ketertiban umum, termasuk bekupon yang digunakan untuk perjudian,” tambahnya.

 

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati 35 bekupon, 11 kandang ayam, dan 7 lapak kayu yang berdiri di area pemakaman. Para pemilik bekupon diberikan tenggat waktu hingga Sabtu, 15 Maret 2025, untuk membongkar sendiri kandang burung mereka. Jika tidak, Satpol PP akan melakukan tindakan tegas.

Baca Juga: Anggota DPRD ini Diduga Peras Kepala Dinas untuk Judi Sabung Ayam

 

“Kami sudah mendata pemiliknya dan akan memberikan surat pemberitahuan. Jika tidak ada pembongkaran mandiri, maka akan kami tertibkan,” tegas Kasie Trantibum Kecamatan Simokerto, Bagoes Hanindyo Retno.

 

Sementara itu, Umar Said, tokoh masyarakat setempat, menyambut baik upaya penertiban ini.

 

“Warga mendukung karena ini demi ketertiban bersama. Kami siap mengikuti anjuran dari Pemerintah Kota Surabaya,” kata Umar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.