Rabu, 21 Okt 2026 19:29 WIB

Bikin Resah, TPU Rangkah Penuh Bekupon dan Jadi Tempat Judi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Mar 2025 11:05 WIB
TPU Rangkah
TPU Rangkah

selalu.id – Warga sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rangkah, Kecamatan Simokerto, mengaku resah dengan keberadaan bekupon atau kandang burung merpati yang berdiri di area makam. 

 

Baca Juga: Bobroknya Penanganan Judi Online di Indonesia

Pasalnya, selain mengganggu ketertiban umum, bekupon tersebut diduga kerap digunakan sebagai sarana perjudian burung merpati.

 

Menanggapi hal ini, Satpol PP Kota Surabaya bersama perangkat wilayah setempat melakukan patroli sekaligus sosialisasi, Rabu (12/3/2025) kemarin.

 

Dalam kegiatan ini, petugas memasang spanduk peraturan pengelolaan tempat makam dan memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendirikan bekupon di area pemakaman.

 

Camat Simokerto, Noervita Amin, mengatakan bahwa banyak aduan dari masyarakat terkait keberadaan bekupon yang dinilai meresahkan.

Baca Juga: Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

 

“Ini bagian dari upaya mencegah perjudian. Karena sering kali bekupon menjadi tempat kegiatan perjudian burung merpati,” ujar Vita, sapaan akrabnya.

 

Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal menuju Surabaya yang lebih tertib dan nyaman. “Target kita, pada 2025-2030 Kota Surabaya bebas dari gangguan ketertiban umum, termasuk bekupon yang digunakan untuk perjudian,” tambahnya.

 

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati 35 bekupon, 11 kandang ayam, dan 7 lapak kayu yang berdiri di area pemakaman. Para pemilik bekupon diberikan tenggat waktu hingga Sabtu, 15 Maret 2025, untuk membongkar sendiri kandang burung mereka. Jika tidak, Satpol PP akan melakukan tindakan tegas.

Baca Juga: Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, 287 WNA dan 4 WNI jadi Tersangka

 

“Kami sudah mendata pemiliknya dan akan memberikan surat pemberitahuan. Jika tidak ada pembongkaran mandiri, maka akan kami tertibkan,” tegas Kasie Trantibum Kecamatan Simokerto, Bagoes Hanindyo Retno.

 

Sementara itu, Umar Said, tokoh masyarakat setempat, menyambut baik upaya penertiban ini.

 

“Warga mendukung karena ini demi ketertiban bersama. Kami siap mengikuti anjuran dari Pemerintah Kota Surabaya,” kata Umar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.