Jumat, 04 Sep 2026 14:41 WIB

Soal Peluang jadi Kota Transit Wisata, Fuad Benardi Sentil Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Mar 2025 13:27 WIB

Selalu.id – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menyoroti posisi Surabaya sebagai kota transit wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur, bisa menjadi potensi meningkatkan perekonomian di Kota Pahlawan.

Menurutnya, meskipun Surabaya bukan destinasi wisata utama, potensi ini tetap bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Fuad meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk lebih mengoptimalkan peran media massa dan media sosial dalam mempromosikan destinasi wisata lokal.

“Ini memang menjadi program DPRD Jatim, sebagai sarana silaturahmi dan menambah wawasan masyarakat, khususnya di Kota Surabaya. Kita paling tidak mengedukasi, memastikan kepada masyarakat tentang tema-tema yang kita pilih, agar mereka bisa mendapatkan tambahan ilmu,” kata Fuad, saat ditemui usai acara Sarasehan Bareng Cak Fuad, Peran Media dan masyarakat dengan Media Sosial dalam Destinasi Wisata, Sabtu (8/3/2025).

Mantan Ketua Karang Taruna Surabaya itu menegaskan bahwa selama ini sektor pariwisata di Surabaya masih kurang diperhatikan dibandingkan sektor perdagangan dan jasa. 

Padahal, lanjutnya, meskipun kota ini tidak memiliki banyak destinasi wisata unggulan, Surabaya tetap memiliki peran penting sebagai pintu masuk utama bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jawa Timur.

“Pariwisata ini kan kalau di Surabaya masih menjadi nomor kesekian, bukan yang utama. Karena memang kota ini terkenal sebagai kota perdagangan dan jasa. Tapi sebenarnya sektor ini bisa menjadi potensi pendapatan juga,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa Surabaya sering menjadi tempat transit bagi wisatawan dari luar kota maupun luar negeri. Hal ini seharusnya bisa menjadi peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal jika dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

“Mereka itu biasanya kalau naik pesawat ke Jawa Timur, pasti turunnya di Surabaya dulu. Paling tidak, kalau kita bisa mengedukasi masyarakat Surabaya untuk menangkap potensi ini dengan teknologi dan media sosial, harusnya bisa menambah peluang ekonomi dan memberi manfaat bagi masyarakat sendiri,” jelas Fuad.

Dalam diskusi ini, Fuad membeberkan muncul gagasan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, UMKM, dan industri perhotelan guna meningkatkan daya tarik pariwisata Surabaya. 

Salah satunya dengan memasukkan makanan khas Surabaya, seperti Pecel Semanggi, ke dalam menu hotel-hotel besar di kota ini.

“Tadi juga ada yang menanyakan bagaimana kalau makanan khas Surabaya bisa masuk ke hotel-hotel. Itu sebenarnya ranahnya Pemkot Surabaya. Kita akan coba mendorong, menyampaikan ide ini. Barangkali nanti kalau pas ketemu dengan Cak Eri (Wali Kota Surabaya), bisa dimasukkan dalam menu-menu hotel,” ujar Fuad.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Ia juga menilai UMKM yang selama ini mengandalkan penjualan di pinggir jalan atau online bisa mendapatkan peluang pasar yang lebih luas. Ia pun yakin bahwa Surabaya memiliki potensi untuk berkembang, meskipun saat ini belum terkonsep secara maksimal.

“Bisa saja, optimis. Namun memang sekarang ini masih belum terkonsep dengan maksimal. Sebenarnya nanti itu bisa jadi kalau Dinas Pariwisata kerja sama dengan para tour travel, kan ada asosiasinya, agar ketika mereka membawa wisatawan, bisa diarahkan ke tempat-tempat wisata di Surabaya,” paparnya.

Menurutnya, wisatawan tidak hanya diarahkan ke mal, tetapi juga ke tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah dan budaya, seperti Jalan Tunjungan, Kota Lama, Jembatan Surabaya, serta kampung kreatif seperti Kampung Dinamo.

“Kalau saya melihat, tinggal bagaimana pemerintah kota Surabaya mau bersama dengan kita dalam pengembangan wisata ini. Karena kalau di provinsi, kami ini lebih kepada koordinator. Yang bisa memaksimalkan wisata adalah pemerintah kota/kabupaten masing-masing,” tuturnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.