Sabtu, 06 Jun 2026 02:21 WIB

Arus Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Melonjak di Februari 2025

Proses bongkar muat barang di Terminal Petikemas Surabaya
Proses bongkar muat barang di Terminal Petikemas Surabaya

selalu.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan peningkatan signifikan pada arus peti kemas selama Februari 2025.  Data yang dirilis hari ini menunjukkan lonjakan sebesar 3,82 persen dibandingkan bulan Januari 2025,  dari 120.857 TEUs menjadi 125.474 TEUs.  Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan baik di sektor internasional maupun domestik.

 

Baca Juga: Sinergi hingga Komunikasi, Strategi TPS dalam Pastikan Kebermanfaatan Berkelanjutan

Arus peti kemas internasional mengalami kenaikan 2,47 persen, meningkat dari 114.919 TEUs di bulan Januari menjadi 117.761 TEUs di bulan Februari.  Secara rinci, ekspor internasional menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan, naik 8,43 persen dari 55.527 TEUs menjadi 60.206 TEUs.  Sebaliknya, impor internasional mengalami sedikit koreksi, turun 3,09 persen dari 59.392 TEUs menjadi 57.555 TEUs.  

 

Perubahan ini menghasilkan surplus perdagangan di bulan Februari, dengan ekspor mendominasi 51 persen (60.206 TEUs) dan impor 49 persen (57.555 TEUs).  Kondisi ini bertolak belakang dengan bulan Januari di mana impor (52 persen) lebih tinggi daripada ekspor (48 persen).

 

Pertumbuhan yang lebih menonjol terlihat pada arus peti kemas domestik.  Angka ini melonjak drastis sebesar 29,89 persen, meningkat dari 5.938 TEUs di bulan Januari menjadi 7.713 TEUs di bulan Februari.  Peningkatan ini menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi domestik yang signifikan dan kepercayaan pelaku usaha terhadap efisiensi layanan TPS.

 

Baca Juga: Cantiknya Kartini Terminal Petikemas Surabaya: Hadir Percaya Diri dalam Berbagai Peran

Tidak hanya volume peti kemas, jumlah kunjungan kapal juga meningkat.  Pada Februari 2025, TPS mencatat 103 kunjungan kapal, naik 4,04 persen dibandingkan 99 kunjungan di bulan Januari.  Peningkatan ini mencerminkan peningkatan aktivitas pelayaran dan kepercayaan para operator kapal terhadap efisiensi dan keandalan TPS.

 

Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini.  "Peningkatan ini merupakan buah dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan dan beradaptasi dengan dinamika industri logistik," ujarnya. 

 

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Widodo juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelanggan dan regulator. Dari sisi operasional, TPS juga menorehkan prestasi membanggakan.  Kinerja bongkar muat mencapai 51 box/ship/hour, melampaui target Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak (48 box/ship/hour).  

 

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi TPS sebagai pemimpin pasar di Pelabuhan Tanjung Perak dengan market share sebesar 83 persen.  Ke depan, TPS berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan infrastruktur guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui jalur maritim.  Peningkatan ini diproyeksikan akan berlanjut, seiring dengan optimisme pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.