Minggu, 06 Sep 2026 03:33 WIB

30 ASN Pemkot Surabaya Inginkan Promosi, Lelang Jabatan Jadi Sasana Adu Gagasan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Mar 2025 16:58 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id – Lelang jabatan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi ajang kompetisi ketat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mempertahankan maupun merebut posisi lebih tinggi.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa dalam seleksi ini, hanya mereka yang memiliki inovasi dan keberanian yang akan bertahan.

Eri menyebut sebanyak 100 pejabat mengikuti seleksi, terdiri dari kepala bidang (Kabid), lurah, camat, kepala bagian (Kabag), hingga kepala dinas.

Dari jumlah tersebut, 70 orang berusaha mempertahankan jabatan mereka, sementara 30 lainnya berambisi naik ke posisi yang lebih tinggi.

“Iya, jelas digeser kalau (kandidat) tidak mampu menjawab, mereka tidak punya inovasi dan dari penilaian tadi, bagaimana penilaian dari media, penilaian masyarakat, penilaian perguruan tinggi, dari saya digabung,” kata Eri, di Balai Kota Surabaya, Kamis (6/3/2025).

Menurutnya, lelang jabatan ini adalah kesempatan bagi mereka yang mampu menunjukkan gagasan terbaiknya untuk kemajuan kota.

Namun, jika gagal memenuhi standar yang telah ditetapkan, maka mereka harus siap untuk tergeser oleh kandidat lain yang lebih kompeten.

“Kalau total nilainya melewati standar ya silakan menjadi pejabat. Tetapi kalau tidak mampu ya mohon maaf, harus tergeser dari lainnya,” tegasnya.

Proses seleksi dilakukan secara terbuka, di mana berbagai pihak ikut menilai, mulai dari media, masyarakat, hingga akademisi.

“Saya adu dua ini di waktu yang sama, semuanya akan menilai,” ujar Eri.

Lebih lanjut Eri menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, pejabat yang hanya ingin berada di zona nyaman tanpa inovasi, harus siap tersingkir.

“Iya, hadirnya pemerintah itu untuk kesejahteraan umat, masyarakat. Lah kalau dia tidak inovatif, tidak berani, zona nyaman. Pokoknya gini tiap tahun. Terus kapan masyarakat bisa menikmati hadirnya pemerintah?” katanya.

Ia menegaskan, lelang jabatan ini bukan sekadar teori, tetapi ajang praktik langsung bagi mereka yang ingin menduduki jabatan strategis di Pemkot Surabaya.

“Lelang Jabatan saya gak mau teori lagi, tetapi praktek seperti ini. Saya ingin mendapatkan orang yang benar-benar berjuang untuk rakyat,” tegasnya.

Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, hasil penilaian akan diumumkan sebelum pelantikan pejabat baru.

“Nanti setelah ini, terus kalau ada yang nyundul, mau tak adu, nanti pengumuman, baru dilantik,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Untuk diketahui, ajang lelang jabatan ini diikuti oleh tujuh kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk tahap pertama, Kamis (6/3/2025).

Mereka yang bersaing dalam pemaparan visi-misi di antaranya adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Direktur RSUD Dr. Soewandhie.

Selain itu, kepala dinas dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopdag), serta dua kecamatan, yakni Karangpilang dan Tandes, juga mengikuti seleksi ini.

Baca Juga: Wali Kota Eri Wajibkan Pejabat Perempuan di Surabaya Dapat Izin Suami, Ini Risikonya Bila Dilanggar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.