Senin, 07 Sep 2026 19:28 WIB

Tabrak Bendahara Demokrat, Sopir Pikap di Situbondo Ditetapkan Tersangka

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin

selalu.id  –  Polisi menetapkan Muhammad Deva Saputra (19), sopir pikap, sebagai tersangka dalam kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa Renville Antonio, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, di Jalan Asembagus, Situbondo, Jumat (14/2/2025) lalu.  Penetapan tersangka diumumkan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, pada Rabu (5/3/2025) kemarin di Mapolda Jatim.

Kombes Komarudin menjelaskan bahwa penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Polres Situbondo.  Penyelidikan meliputi keterangan saksi, tersangka, dan analisis bukti-bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP).  "Berdasarkan bukti di TKP, keterangan tersangka, dan saksi-saksi lain, kami menetapkan Deva sebagai tersangka," tegas Komarudin.

Deva dijerat dengan Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengatur tentang kelalaian dalam mengemudi yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.  Meskipun berstatus tersangka, Deva tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor. "Tidak ditahan, hanya wajib lapor saja," kata Komarudin.

Kecelakaan terjadi ketika sepeda motor gede (moge) Harley Davidson yang dikendarai Renville Antonio bersenggolan dengan pikap yang dikemudikan Deva.  Hasil olah TKP menunjukkan bahwa pikap bernomor polisi P 9308 MY diduga hendak berputar arah atau berbelok ke kanan untuk membeli bahan bangunan di toko yang berada di sisi kanan jalan.  Deva sendiri diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Akibat senggolan tersebut, moge yang dikendarai Renville kehilangan kendali dan menabrak pohon serta pot bunga di pinggir jalan, sekitar 30-40 meter dari titik awal kecelakaan.  "Serempetan tersebut menyebabkan korban terluka parah dan meninggal dunia akibat benturan dengan pohon dan pot bunga," jelas Komarudin.

Diketahui, kasus ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, termasuk kepemilikan SIM dan kewaspadaan saat berkendara.  Polisi berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan menaati peraturan agar kejadian serupa tidak terulang. 

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara detail dan memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam kecelakaan tersebut.  Pihak keluarga korban hingga kini masih berduka atas kepergian Renville Antonio yang dikenal sebagai sosok aktif dan berpengaruh di Partai Demokrat. 

Sampai saat ini, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk memberikan dukungan dan pendampingan hukum yang dibutuhkan.  Proses hukum terhadap tersangka akan terus berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

Editor : Ading
Berita Terbaru

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.