Kamis, 04 Jun 2026 05:50 WIB

Hilal hanya Terlihat di Dua Lokasi di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Apr 2024 20:31 WIB
Foto: Pemantauan hilal di Surabaya
Foto: Pemantauan hilal di Surabaya

selalu.id - Sekretaris Pengurus Wilayah Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU) Jawa Timur Fathurrozi menyebut hanya ada dua lokasi yang menunjukkan hilal secara jernih di Jawa Timur, yakni Mojokerto dan Sidoarjo, Selasa (9/4/2024).

“Untuk Jatim ada dua lokasi yang sudah melihat hilal, di Mojokerto dan Sidoarjo,” kata Fathurrozi,

Fathurrozi menyebut untuk pertama yakni di Masjid Agung Darussalam, Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan lokasi pemantauan kedua yakni di RSI Siti Hajar, Kabupaten Sidoarjo.

Di dua lokasi itu, kata di, ketinggian hilal mencapai 5 derajat, dan elongasi atau jarak sudut matahari dengan bulan mencapai 8-9 derajat.

Dari Pantuan itu gila telah memenuhi kriteria penentuan 1 syawal pemerintah atau MABIMS yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

“5 derajat untuk ketinggian dan 8-9 derajat untuk elongasinya. Sudah memenuhi kriteria baru imkanur rukyat, 3 derajat ketinggian, 6,4 derajat elongasi,” ucap dia.

Lebih lanjut hasil pemantauan ini akan segera dilaporkan ke PWNU Jatim, dan disampaikan ke PBNU, untuk selanjutnya dibawa ke pembahasan sidang isbat bersama Kementerian Agama.

Meski begitu, tak menutup kemungkinan akan ada laporan susulan lagi dari daerah-daerah lain di Jatim yang akhirnya berhasil melihat hilal.

“Yang terkonfirmasi ke kami, yang di bawah LFNU, akan dilaporkan ke PWNU lebih dulu kemudian akan dilaporkan resmi ke PBNU, nanti PBNU akan membawa ke sidang isbat,” pungkasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.