Kamis, 24 Sep 2026 21:15 WIB

DPRD Surabaya Ragu RS Selatan di Karangpilang Selesai dalam Setahun, Ini Sebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Feb 2025 10:02 WIB
Lokasi rencana pembangunan RS Surabaya
Lokasi rencana pembangunan RS Surabaya

selalu.id – DPRD Surabaya meragukan rencana pembangunan Rumah Sakit Surabaya Selatan di Karangpilang selesai dibangun tahun 2025.

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmati, memaparkan keraguan proyek senilai Rp300 miliar itu bisa selesai dalam waktu setahun.

 

Menurut Aning, anggaran untuk pembangunan RS Surabaya Selatan sudah diketok sejak 2024, namun hingga kini masih ada kendala regulasi. 

 

Salah satu faktor utama yang menjadi penghambat adalah belum diundangkannya Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW), yang menjadi dasar legalitas lokasi proyek tersebut.

 

“Kalau persetujuan bersama dilakukan Februari, maka maksimal April atau Mei Perda RTRW harus sudah diundangkan. Kalau tidak, proyek ini tidak bisa berjalan karena secara aturan lokasi itu masih belum bisa digunakan,” kata Aning, kepada selalu.id, Kamis (27/2/2025).

 

Aning menekankan bahwa pembangunan rumah sakit baru bukan sekadar membangun fisik gedung, tetapi ada banyak tahapan yang harus dilewati, seperti lelang perencanaan, lelang pengawasan, hingga pelaksanaan konstruksi. Dengan target penyelesaian pada 2025, ia menilai waktu yang tersedia terlalu singkat.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

“Kalau tidak nututi (tidak cukup waktu), anggaran yang sudah dialokasikan bisa terbuang sia-sia. Padahal, masih ada program lain yang lebih prioritas,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti bahwa lokasi yang dipilih untuk pembangunan rumah sakit ini sebelumnya merupakan lapangan dan dikelilingi oleh permukiman warga. 

 

Artinya, ada faktor teknis dan sosial yang perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum eksekusi proyek dimulai.

 

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Selain masalah waktu, Pemkot juga harus menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Pada tahun 2025, Surabaya harus menyesuaikan keuangan daerah dengan pemangkasan anggaran sebesar Rp900 miliar. 

 

Tak hanya itu, beberapa program yang tidak tercapai di 2024, termasuk proyek senilai Rp1,3 triliun, akan dibebankan ke tahun berikutnya.

 

“Jadi, harus sangat hati-hati dalam mengatur cash flow. Jangan sampai salah strategi dan akhirnya proyek ini justru mengorbankan program prioritas lainnya,” tegas Aning.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.