Senin, 08 Jun 2026 23:13 WIB

DPRD Surabaya Ragu RS Selatan di Karangpilang Selesai dalam Setahun, Ini Sebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Feb 2025 10:02 WIB
Lokasi rencana pembangunan RS Surabaya
Lokasi rencana pembangunan RS Surabaya

selalu.id – DPRD Surabaya meragukan rencana pembangunan Rumah Sakit Surabaya Selatan di Karangpilang selesai dibangun tahun 2025.

 

Baca Juga: Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Wakil Ketua Komisi C, Aning Rahmati, memaparkan keraguan proyek senilai Rp300 miliar itu bisa selesai dalam waktu setahun.

 

Menurut Aning, anggaran untuk pembangunan RS Surabaya Selatan sudah diketok sejak 2024, namun hingga kini masih ada kendala regulasi. 

 

Salah satu faktor utama yang menjadi penghambat adalah belum diundangkannya Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW), yang menjadi dasar legalitas lokasi proyek tersebut.

 

“Kalau persetujuan bersama dilakukan Februari, maka maksimal April atau Mei Perda RTRW harus sudah diundangkan. Kalau tidak, proyek ini tidak bisa berjalan karena secara aturan lokasi itu masih belum bisa digunakan,” kata Aning, kepada selalu.id, Kamis (27/2/2025).

 

Aning menekankan bahwa pembangunan rumah sakit baru bukan sekadar membangun fisik gedung, tetapi ada banyak tahapan yang harus dilewati, seperti lelang perencanaan, lelang pengawasan, hingga pelaksanaan konstruksi. Dengan target penyelesaian pada 2025, ia menilai waktu yang tersedia terlalu singkat.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Janji Segera Sahkan Perda Disabilitas

“Kalau tidak nututi (tidak cukup waktu), anggaran yang sudah dialokasikan bisa terbuang sia-sia. Padahal, masih ada program lain yang lebih prioritas,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti bahwa lokasi yang dipilih untuk pembangunan rumah sakit ini sebelumnya merupakan lapangan dan dikelilingi oleh permukiman warga. 

 

Artinya, ada faktor teknis dan sosial yang perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum eksekusi proyek dimulai.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Selain masalah waktu, Pemkot juga harus menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Pada tahun 2025, Surabaya harus menyesuaikan keuangan daerah dengan pemangkasan anggaran sebesar Rp900 miliar. 

 

Tak hanya itu, beberapa program yang tidak tercapai di 2024, termasuk proyek senilai Rp1,3 triliun, akan dibebankan ke tahun berikutnya.

 

“Jadi, harus sangat hati-hati dalam mengatur cash flow. Jangan sampai salah strategi dan akhirnya proyek ini justru mengorbankan program prioritas lainnya,” tegas Aning.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.

Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

Salah satu titik operasi berlangsung di Jalan Ir Soekarno (MERR). Kegiatan serupa akan digelar bergilir di lima wilayah Surabaya hingga akhir tahun 2026.