Selasa, 03 Feb 2026 00:13 WIB

Khofifah dan Emil Segera Sampaikan Visi-Misi, Persiapkan Sertijab 22 Kepala Daerah

Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah-Emil
Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah-Emil

selalu.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak akan segera menyampaikan visi-misi pemerintahan mereka periode 2025-2030 di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Jawa Timur pada 1 Maret 2025 besok. 

Pengumuman ini disampaikan Khofifah di sela-sela kegiatan retreat kepala daerah di Akmil Magelang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, berlangsung sejak 21 hingga 28 Februari 2025. Serah terima jabatan (sertijab) dan penyampaian visi-misi tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 16.00 WIB di Gedung DPRD Jawa Timur.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Awalnya, sertijab tersebut dijadwalkan pada 3 Maret, namun Khofifah memutuskan untuk memajukannya demi efisiensi waktu. "Di tengah retreat, kami terus berkoordinasi, termasuk persiapan sertijab dan penyampaian visi-misi di DPRD Jatim," ujar Khofifah disela-sela acara kegiatan retreat, Rabu (26/2/2025). 

Disamping itu, Khofifah juga akan memaparkan secara detail visi-misi pembangunan Jawa Timur lima tahun ke depan, dengan fokus pada tema "Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara".

Selain persiapan sertijab dan penyampaian visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah juga tengah mengkoordinasikan pelaksanaan sertijab untuk 22 kepala daerah kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Blitar, Lumajang, Jember, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Madiun, Bojonegoro; Kota Kediri, Mojokerto, Madiun, Batu; Kabupaten Tulungagung, Bondowoso, Nganjuk, Bangkalan, Sampang; serta Kota Blitar, Malang, dan Probolinggo.

"Untuk kepala daerah petahana, tidak dilakukan sertijab, melainkan langsung penyampaian visi-misi di DPRD.  Sedangkan untuk kepala daerah yang baru, akan dilakukan sertijab yang dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, atau perwakilan," jelas Khofifah.

Baca Juga: Soal Kasus Nopol Alphard Gubernur Khofifah Bungkam, Penyelidikan Polisi Mandek, Kebal Hukum?

Proses sertijab ini harus diselesaikan maksimal 14 hari kerja setelah pelantikan.  Percepatan proses ini bertujuan agar seluruh sertijab dapat dilakukan secara maksimal dengan waktu yang tersedia.  Khofifah menekankan pentingnya efisiensi dan percepatan proses administrasi pemerintahan untuk memastikan kelancaran jalannya roda pemerintahan di seluruh Jawa Timur. 

"Dengan begitu, diharapkan program-program pembangunan dapat segera dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.