Selasa, 22 Sep 2026 12:06 WIB

Khofifah dan Emil Segera Sampaikan Visi-Misi, Persiapkan Sertijab 22 Kepala Daerah

Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah-Emil
Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah-Emil

selalu.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak akan segera menyampaikan visi-misi pemerintahan mereka periode 2025-2030 di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Jawa Timur pada 1 Maret 2025 besok. 

Pengumuman ini disampaikan Khofifah di sela-sela kegiatan retreat kepala daerah di Akmil Magelang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, berlangsung sejak 21 hingga 28 Februari 2025. Serah terima jabatan (sertijab) dan penyampaian visi-misi tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 16.00 WIB di Gedung DPRD Jawa Timur.

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Awalnya, sertijab tersebut dijadwalkan pada 3 Maret, namun Khofifah memutuskan untuk memajukannya demi efisiensi waktu. "Di tengah retreat, kami terus berkoordinasi, termasuk persiapan sertijab dan penyampaian visi-misi di DPRD Jatim," ujar Khofifah disela-sela acara kegiatan retreat, Rabu (26/2/2025). 

Disamping itu, Khofifah juga akan memaparkan secara detail visi-misi pembangunan Jawa Timur lima tahun ke depan, dengan fokus pada tema "Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara".

Selain persiapan sertijab dan penyampaian visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah juga tengah mengkoordinasikan pelaksanaan sertijab untuk 22 kepala daerah kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Baca Juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Blitar, Lumajang, Jember, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Madiun, Bojonegoro; Kota Kediri, Mojokerto, Madiun, Batu; Kabupaten Tulungagung, Bondowoso, Nganjuk, Bangkalan, Sampang; serta Kota Blitar, Malang, dan Probolinggo.

"Untuk kepala daerah petahana, tidak dilakukan sertijab, melainkan langsung penyampaian visi-misi di DPRD.  Sedangkan untuk kepala daerah yang baru, akan dilakukan sertijab yang dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, atau perwakilan," jelas Khofifah.

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

Proses sertijab ini harus diselesaikan maksimal 14 hari kerja setelah pelantikan.  Percepatan proses ini bertujuan agar seluruh sertijab dapat dilakukan secara maksimal dengan waktu yang tersedia.  Khofifah menekankan pentingnya efisiensi dan percepatan proses administrasi pemerintahan untuk memastikan kelancaran jalannya roda pemerintahan di seluruh Jawa Timur. 

"Dengan begitu, diharapkan program-program pembangunan dapat segera dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.

Heboh! Ada Lubang Hitam Muncul di Google Maps, Berikut Faktanya

Banyak warganet hingga penganut teori konspirasi menduga area itu disensor sengaja bahkan ada yang menyakini wilayah itu adalah pangkalan militer super rahasia.

Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai di Sidoarjo Dikebut

Wabup Mimik mengingatkan pelaku usaha industri agar tidak membuang limbah langsung ke saluran air agar tidak mencemari sungai.