Senin, 09 Nov 2026 03:35 WIB

Khofifah dan Emil Segera Sampaikan Visi-Misi, Persiapkan Sertijab 22 Kepala Daerah

Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah-Emil
Gubernur dan Wagub Jatim, Khofifah-Emil

selalu.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, beserta Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak akan segera menyampaikan visi-misi pemerintahan mereka periode 2025-2030 di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Jawa Timur pada 1 Maret 2025 besok. 

Pengumuman ini disampaikan Khofifah di sela-sela kegiatan retreat kepala daerah di Akmil Magelang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, berlangsung sejak 21 hingga 28 Februari 2025. Serah terima jabatan (sertijab) dan penyampaian visi-misi tersebut dijadwalkan pada Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 16.00 WIB di Gedung DPRD Jawa Timur.

Baca Juga: Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Awalnya, sertijab tersebut dijadwalkan pada 3 Maret, namun Khofifah memutuskan untuk memajukannya demi efisiensi waktu. "Di tengah retreat, kami terus berkoordinasi, termasuk persiapan sertijab dan penyampaian visi-misi di DPRD Jatim," ujar Khofifah disela-sela acara kegiatan retreat, Rabu (26/2/2025). 

Disamping itu, Khofifah juga akan memaparkan secara detail visi-misi pembangunan Jawa Timur lima tahun ke depan, dengan fokus pada tema "Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara".

Selain persiapan sertijab dan penyampaian visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah juga tengah mengkoordinasikan pelaksanaan sertijab untuk 22 kepala daerah kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Baca Juga: Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Blitar, Lumajang, Jember, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Madiun, Bojonegoro; Kota Kediri, Mojokerto, Madiun, Batu; Kabupaten Tulungagung, Bondowoso, Nganjuk, Bangkalan, Sampang; serta Kota Blitar, Malang, dan Probolinggo.

"Untuk kepala daerah petahana, tidak dilakukan sertijab, melainkan langsung penyampaian visi-misi di DPRD.  Sedangkan untuk kepala daerah yang baru, akan dilakukan sertijab yang dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, atau perwakilan," jelas Khofifah.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Proses sertijab ini harus diselesaikan maksimal 14 hari kerja setelah pelantikan.  Percepatan proses ini bertujuan agar seluruh sertijab dapat dilakukan secara maksimal dengan waktu yang tersedia.  Khofifah menekankan pentingnya efisiensi dan percepatan proses administrasi pemerintahan untuk memastikan kelancaran jalannya roda pemerintahan di seluruh Jawa Timur. 

"Dengan begitu, diharapkan program-program pembangunan dapat segera dijalankan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peduli Krisis Air Bersih, SIER Salurkan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon untuk Warga Pasuruan

Dalam kegiatan tersebut, SIER menyalurkan bantuan berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air.

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.