Selasa, 03 Feb 2026 01:38 WIB

Marak Pengemis Musiman, Satpol PP Surabaya Patroli ke Makam dan Masjid Besar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Feb 2025 17:02 WIB
Patroli Satpol PP Surabaya
Patroli Satpol PP Surabaya

selalu.id – Menjelang bulan Ramadan, fenomena pengemis musiman kembali menjadi perhatian di Kota Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) pun melakukan antisipasi dengan melakukan patroli di berbagai titik rawan.

Satpol PP Surabaya meningkatkan patroli termasuk di makam dan masjid besar yang kerap menjadi lokasi aktivitas mereka.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempatkan personel di beberapa makam besar yang sering dikunjungi peziarah saat Ramadan.

Langkah ini, kata dia, dilakukan setelah patroli awal menemukan peningkatan jumlah pengemis di beberapa lokasi.

“Kami sudah mulai operasi sejak minggu lalu, di antaranya di Makam Keputih dan Makam Rangkah. Dari hasil patroli, kami melihat jumlah pengemis meningkat di sana,” ujar Fikser, Selasa (25/2/2025).

Meski jumlahnya bertambah, Fikser mengakui bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah ada pihak yang mengoordinasi para pengemis ini.

“Kami belum tahu siapa yang mengatur mereka, apakah mereka didrop di lokasi tertentu atau datang sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, kebanyakan pengemis yang ditemukan berasal dari luar Surabaya. Oleh karena itu, jika mereka terjaring patroli, Satpol PP akan membawa mereka ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) sebelum dipulangkan ke daerah asal melalui koordinasi dengan pihak provinsi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Liponsos. Jika mereka berasal dari luar kota, kami teruskan ke provinsi untuk dikembalikan ke daerahnya masing-masing,” jelasnya.

Selain di makam, patroli juga diperketat di masjid-masjid besar, seperti Masjid Al-Akbar, Masjid Ampel, dan Masjid Kembang Kuning. Lokasi-lokasi ini kerap menjadi sasaran pengemis musiman yang mencari derma dari jamaah.

Tak hanya itu, selama Ramadan, Satpol PP akan meningkatkan operasi melalui Operasi Asuhan Rembulan Ramadan (ARR), yang biasanya berlangsung mulai pukul 23.00 WIB, kini dimajukan setelah maghrib atau saat buka puasa.

“Kami sudah memetakan titik-titik favorit para pengemis, termasuk di Masjid Ampel dan Masjid Agung. Ini bagian dari upaya kami untuk menjaga ketertiban,” kata Fikser.

Meskipun langkah antisipasi telah dilakukan, ia mengakui bahwa beberapa pengemis tetap nekat beroperasi meskipun mengetahui adanya patroli rutin dari petugas.

Fikser menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak dapat memberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) kepada para pengemis. Sebab, para pengemis sering kali berdalih tidak membawa kartu identitas saat menjalankan aksinya.

“Kami tidak bisa memberikan sanksi tipiring, karena mereka tidak membawa KTP. Sehingga yang dapat kami lakukan setelah penjangkauan adalah dengan membawa mereka ke Liponsos,” kata Fikser.

Lebih lanjut, Fikser juga mengimbau kepada masyarakat Kota Surabaya untuk tidak memberi uang kepada para pengemis. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan jika mengetahui adanya para pengemis musiman tersebut.

“Masyarakat dapat melaporkan langsung ke petugas kami yang berjaga, akan segera kami amankan dan kami bawa ke Liponsos,” pungkasnya.

Baca Juga: Lewat Pantauan CCTV, Satpol PP Surabaya Gagalkan Curanmor di Kawasan Kota Lama

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.