Jumat, 04 Sep 2026 16:34 WIB

Marak Pengemis Musiman, Satpol PP Surabaya Patroli ke Makam dan Masjid Besar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Feb 2025 17:02 WIB
Patroli Satpol PP Surabaya
Patroli Satpol PP Surabaya

selalu.id – Menjelang bulan Ramadan, fenomena pengemis musiman kembali menjadi perhatian di Kota Surabaya. Pemerintah Kota (Pemkot) pun melakukan antisipasi dengan melakukan patroli di berbagai titik rawan.

Satpol PP Surabaya meningkatkan patroli termasuk di makam dan masjid besar yang kerap menjadi lokasi aktivitas mereka.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempatkan personel di beberapa makam besar yang sering dikunjungi peziarah saat Ramadan.

Langkah ini, kata dia, dilakukan setelah patroli awal menemukan peningkatan jumlah pengemis di beberapa lokasi.

“Kami sudah mulai operasi sejak minggu lalu, di antaranya di Makam Keputih dan Makam Rangkah. Dari hasil patroli, kami melihat jumlah pengemis meningkat di sana,” ujar Fikser, Selasa (25/2/2025).

Meski jumlahnya bertambah, Fikser mengakui bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah ada pihak yang mengoordinasi para pengemis ini.

“Kami belum tahu siapa yang mengatur mereka, apakah mereka didrop di lokasi tertentu atau datang sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, kebanyakan pengemis yang ditemukan berasal dari luar Surabaya. Oleh karena itu, jika mereka terjaring patroli, Satpol PP akan membawa mereka ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) sebelum dipulangkan ke daerah asal melalui koordinasi dengan pihak provinsi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Liponsos. Jika mereka berasal dari luar kota, kami teruskan ke provinsi untuk dikembalikan ke daerahnya masing-masing,” jelasnya.

Selain di makam, patroli juga diperketat di masjid-masjid besar, seperti Masjid Al-Akbar, Masjid Ampel, dan Masjid Kembang Kuning. Lokasi-lokasi ini kerap menjadi sasaran pengemis musiman yang mencari derma dari jamaah.

Tak hanya itu, selama Ramadan, Satpol PP akan meningkatkan operasi melalui Operasi Asuhan Rembulan Ramadan (ARR), yang biasanya berlangsung mulai pukul 23.00 WIB, kini dimajukan setelah maghrib atau saat buka puasa.

“Kami sudah memetakan titik-titik favorit para pengemis, termasuk di Masjid Ampel dan Masjid Agung. Ini bagian dari upaya kami untuk menjaga ketertiban,” kata Fikser.

Meskipun langkah antisipasi telah dilakukan, ia mengakui bahwa beberapa pengemis tetap nekat beroperasi meskipun mengetahui adanya patroli rutin dari petugas.

Fikser menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak dapat memberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) kepada para pengemis. Sebab, para pengemis sering kali berdalih tidak membawa kartu identitas saat menjalankan aksinya.

“Kami tidak bisa memberikan sanksi tipiring, karena mereka tidak membawa KTP. Sehingga yang dapat kami lakukan setelah penjangkauan adalah dengan membawa mereka ke Liponsos,” kata Fikser.

Lebih lanjut, Fikser juga mengimbau kepada masyarakat Kota Surabaya untuk tidak memberi uang kepada para pengemis. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan jika mengetahui adanya para pengemis musiman tersebut.

“Masyarakat dapat melaporkan langsung ke petugas kami yang berjaga, akan segera kami amankan dan kami bawa ke Liponsos,” pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Inspektorat Usut Tuntas Penipuan Loker Pemkot oleh Oknum Dishub dan Satpol PP

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.