• Loadingselalu.id
  • Loading

Jumat, 23 Feb 2024 14:28 WIB

Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru Tertangkap di Yogyakarta

Tesangka (bertopi hitam) saat di Mapolda Jatim

Tesangka (bertopi hitam) saat di Mapolda Jatim

selalu.id - Polda Jawa Timur telah mengamankan pelaku penendang sesejen di kawasan Gunung Semeru yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Pelaku berisinial HF diamankan di wilayah Bantuk, Yogjakarta pada Kamis (13/1/2022) kemarin.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan penangkapan pelaku HF dilaksanakan oleh Tim gabungan, dari Polres Lumajang, Ditreskrimum Polda Jatim dan Polda DIY.

Baca Juga: Pengancam Bunuh Anies Baswedan Ditetapkan Jadi Tersangka, Polda Jatim Ungkap Motifnya

"Saudara HF berhasil diamankan di daerah Bantul tadi malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dan langsung dibawa ke polda jatim untuk dilakukan pemeriksaan," kata, Gatot, Jumat (14/1/2022).

Gatot menjelaskan untuk proses pencarian ini juga melakukan kordinasi dengan beberapa polisi daerah diantaranya Polda NTB dan Yogyakarta. Sedangkan pelaku dikenakan pasal 156 dan 158 KUHP.

"Pelaku diamankan di jalan. Menurut pengakuan pelaku, setelah kejadian itu yang bersangkutan langsung menuju ke Jogja," jelasnya.

Baca Juga: Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran, Polda Jatim Temukan Petunjuk Baru

Sementara itu Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Kombes Pol Totok Suharyanto menyebutkan, bahwa Hanphone yang digunakan adalah HP milik tersangka, dan meminta temannya untuk merekam.

"Usai merekam, tersangka ini mengeshare video tersebut ke grup Whatshapp (WA). Sedangkan barang bukti yang diamankan yakni, sesajen, rekaman video dan HP tersangka," ujarnya

Baca Juga: 11 Orang Diperiksa Terkait Kasus Penembakan Relawan Prabowo-Gibran di Sampang Madura

Untuk motif tersangka, kata dia, yakni spontanitas karena pemahaman dan keyakinan yang bersangkutan. Usai diamankan di Polda Jawa Timur, tersangka penendang sesajen di meminta maaf secara terbuka.

"Untuk rakyat Indonesia yang saya cintai, kiranya apa yang kami lakukan dalam video itu dapat menyinggung perasaan saudara kami mohon maaf sedalam dalamnya," ujar tersangka. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi