Rabu, 22 Jul 2026 16:33 WIB

Gandeng BPJS Kesehatan, Pasien RSUD Eka Candrarini Melonjak 50 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Feb 2025 10:11 WIB
RS Eka Candrarini
RS Eka Candrarini

selalu.id– Sejak resmi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan pada 10 Januari 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini Surabaya mengalami lonjakan jumlah pasien hingga 50 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Eka Candrarini, drg. Bisukma Kurniawati mengatakan pasien semakin ramai dikunjungi warga yang ingin mendapatkan layanan kesehatan dengan sistem jaminan kesehatan nasional.

Baca Juga: JKN di Jalan Persimpangan: Menguji Janji Tiga Reformasi

Ia mengungkapkan mengungkapkan bahwa kerja sama dengan BPJS Kesehatan memungkinkan pasien mendapatkan pelayanan dengan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Sesuai aturan, pasien yang ingin berobat ke poli harus memiliki rujukan dari Puskesmas atau klinik. Namun, untuk kondisi gawat darurat, pasien bisa langsung datang ke IGD,” ujar drg. Bisukma pada Selasa (11/2/2025).

Sebelum bermitra dengan BPJS Kesehatan, pasien yang datang ke RSUD Eka Candrarini harus membayar sebagai pasien umum. Namun, sejak kerja sama ini berlaku, jumlah pasien meningkat signifikan.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

“Sekarang pasien lebih banyak karena sudah bisa menggunakan BPJS,” tambahnya.

Saat ini, RSUD Eka Candrarini di Jalan Medokan Asri Tengah, Rungkut, ini melayani sekitar 30 hingga 50 pasien rawat jalan setiap hari, sementara layanan rawat inap sudah berjalan sejak 18 Januari 2025.

Hampir semua poli telah dibuka, kecuali poli jiwa dan bayi tabung. Poli yang sudah beroperasi antara lain gigi, penyakit dalam, ibu dan anak, bedah, mata, serta THT.

Baca Juga: Melalui Kader Surabaya Hebat, Pemkot Pantau Kesehatan Warga Secara Digital

Ke depan, drg. Bisukma memastikan, bahwa RSUD Eka Candrarini akan terus meningkatkan fasilitas dan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

"Kemarin awal IGD dan rawat jalan sudah jalan, sekarang dengan rujukan BPJS Kesehatan, kita buka semuanya," imbuhnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.