Minggu, 06 Sep 2026 06:51 WIB

Pertamina Siap Layani Warga dengan 46 Ribu Pangkalan Resmi LPG 3 Kg di Jatim

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga
Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga

selalu.id – Sejak diberlakukannya larangan penjualan gas LPG 3 kg di pengecer mulai 1 Februari 2025, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus  menyatakan kesiapannya dalam melayani masyarakat Jawa Timur dengan menyediakan lebih dari 36 ribu pangkalan resmi pembelian LPG 3 kg.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menyatakan bahwa langkah ini merupakan respon nyata terhadap kebijakan pemerintah. "Penyebaran yang masif ini mencakup lebih dari 46 ribu pangkalan di wilayah kerja kami, dengan Jawa Timur mendapat bagian terbesar," terang Ahad.

Menurut Ahad, pembelian di pangkalan resmi LPG 3 kg dijamin lebih murah dibandingkan dengan pengecer, karena harga mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing wilayah.  "Masyarakat juga akan mendapatkan jaminan takaran yang lebih akurat karena pangkalan resmi dilengkapi timbangan," tambah Ahad.

Pertamina juga membuka peluang bagi pengecer untuk menjadi pangkalan resmi dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.  "Bagi pengecer yang ingin tetap terlibat dalam distribusi LPG 3 kg, kami siap membantu untuk memenuhi persyaratan," ujar Ahad.

Untuk memudahkan masyarakat menemukan pangkalan terdekat, Pertamina menyediakan akses informasi melalui website atau dapat menghubungi Call Centre 135.  "Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas LPG 3 kg bagi seluruh masyarakat di Jawa Timur," tegas Ahad.

Kebijakan pelarangan penjualan LPG 3 kg di pengecer bertujuan untuk menekan praktik penyalahgunaan dan memastikan distribusi yang tepat sasaran.  Pertamina, sebagai distributor resmi LPG 3 kg,  berupaya untuk memastikan kelancaran proses transisi dan  memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga: Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.