Kamis, 04 Jun 2026 17:21 WIB

Pertamina Siap Layani Warga dengan 46 Ribu Pangkalan Resmi LPG 3 Kg di Jatim

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga
Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga

selalu.id – Sejak diberlakukannya larangan penjualan gas LPG 3 kg di pengecer mulai 1 Februari 2025, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus  menyatakan kesiapannya dalam melayani masyarakat Jawa Timur dengan menyediakan lebih dari 36 ribu pangkalan resmi pembelian LPG 3 kg.

Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menyatakan bahwa langkah ini merupakan respon nyata terhadap kebijakan pemerintah. "Penyebaran yang masif ini mencakup lebih dari 46 ribu pangkalan di wilayah kerja kami, dengan Jawa Timur mendapat bagian terbesar," terang Ahad.

Menurut Ahad, pembelian di pangkalan resmi LPG 3 kg dijamin lebih murah dibandingkan dengan pengecer, karena harga mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing wilayah.  "Masyarakat juga akan mendapatkan jaminan takaran yang lebih akurat karena pangkalan resmi dilengkapi timbangan," tambah Ahad.

Pertamina juga membuka peluang bagi pengecer untuk menjadi pangkalan resmi dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.  "Bagi pengecer yang ingin tetap terlibat dalam distribusi LPG 3 kg, kami siap membantu untuk memenuhi persyaratan," ujar Ahad.

Untuk memudahkan masyarakat menemukan pangkalan terdekat, Pertamina menyediakan akses informasi melalui website atau dapat menghubungi Call Centre 135.  "Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas LPG 3 kg bagi seluruh masyarakat di Jawa Timur," tegas Ahad.

Kebijakan pelarangan penjualan LPG 3 kg di pengecer bertujuan untuk menekan praktik penyalahgunaan dan memastikan distribusi yang tepat sasaran.  Pertamina, sebagai distributor resmi LPG 3 kg,  berupaya untuk memastikan kelancaran proses transisi dan  memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga: Tanggapi Aksi Protes Sopir Truk, Pertamina Klaim Hanya Terapkan Kebijakan Pemerintah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.