Selasa, 03 Feb 2026 10:39 WIB

Polda Jatim Dalami Kasus Dugaan Pencabulan di Panti Asuhan Surabaya  

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tengah mendalami kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh NK (61), pemilik sebuah panti asuhan di Surabaya.  Laporan polisi diterima pada Kamis, 30 Januari 2025, sekitar pukul 17.30 WIB, dan saat ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.  Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, dalam jumpa pers di Gedung Prescon Bid Humas Polda Jatim pada Jumat, 31 Januari 2025.

 

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Laporan tersebut dilayangkan dengan didampingi pihak Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair).  Kombes Pol Dirmanto menjelaskan bahwa penyidik saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh fakta dan kronologi kejadian.  Informasi awal menyebutkan bahwa korban dugaan pencabulan ini lebih dari satu orang, namun jumlah pasti korban dan identitas mereka masih dalam proses penyelidikan.

 

"Terkait laporan itu kemarin sudah dilaporkan sekitar pukul 17.30 WIB, didampingi dari Fakultas Hukum Unair. Saat ini sedang ditindaklanjuti Ditreskrimum Polda Jatim, dan saat ini sedang didalami," jelas Kombes Pol Dirmanto, Jumat (31/1/2025) malam.

 

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Pihak kepolisian masih enggan merinci lebih jauh mengenai identitas pelaku, jabatannya, dan detail kronologi kejadian.  Kombes Pol Dirmanto meminta agar publik bersabar menunggu hasil penyelidikan yang lebih lengkap.  Informasi mengenai jumlah tersangka dan konstruksi peristiwa secara utuh akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai.

 

"Untuk siapa pelakunya, maupun jabatannya apa sampai saat ini masih proses pendalaman. Silahkan rekan-rekan media menunggu, berapa yang ditangkap dan bagaimana konstruksi peristiwanya nanti akan kita sampaikan lebih lanjut," paparnya kepada awak media.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

 

Diketahui, Polda Jatim sendiri berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi para korban.  Proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan, sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.  Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor kepada pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan.  Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah penyidik memperoleh data dan bukti yang cukup untuk dipublikasikan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.