Sabtu, 13 Jun 2026 14:07 WIB

Virus HMPV Merebak di China, Dinkes Sebut Belum Ada Kasus di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Jan 2025 14:02 WIB
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina

Virus HMPV Merebak di China, Dinkes Sebut Belum Ada Kasus di Surabaya

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menyebut belum ada laporan kasus virus Human Metapneumovirus (HMPV) di Kota Pahlawan.

Virus ini merebak di negeri China dan membuat kewaspadaan untuk negara lain, termasuk Indonesia. Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, memastikan hingga kini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, termasuk di Kota Surabaya.

Meski begitu, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

“Berdasarkan rilis dari Kemenkes RI, hingga saat ini tidak ada laporan kasus infeksi HMPV di Indonesia. Namun, kami terus memantau perkembangan global maupun nasional dan siap bertindak cepat jika ditemukan kasus di Surabaya,” ujar Nanik, Selasa (7/1/2025).

Dinkes Surabaya menghimbau warga, terutama yang baru saja bepergian ke luar negeri atau dari daerah dengan kasus HMPV, untuk waspada terhadap gejala seperti demam, batuk, pilek, atau kesulitan bernapas.

“Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyebaran virus,” tambahnya.

Untuk mencegah masuknya virus, Dinkes Surabaya telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat pengawasan di bandara dan pelabuhan.

Selain itu, edukasi kepada tenaga kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit terus ditingkatkan agar mereka mampu mengenali dan menangani gejala HMPV dengan cepat.

“Kami berkolaborasi dengan lintas sektor dan jejaring OPD untuk memastikan langkah pencegahan berjalan efektif, terutama di pintu-pintu masuk Surabaya,” jelas Nanik.

Virus HMPV diketahui lebih rentan menyerang anak-anak. Oleh karena itu, Dinkes Surabaya mengingatkan para orang tua untuk menjaga kesehatan anak-anak.

“Kami juga mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Hindari berita hoax, dan ikuti informasi resmi dari Kemenkes,” tegasnya.

Dinkes Surabaya menggandeng Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk mensosialisasikan langkah pencegahan penyakit menular ke sekolah-sekolah.

Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan kepada guru, siswa, dan orang tua, serta penyebaran informasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Penting bagi generasi muda untuk memahami pentingnya kebersihan sejak dini. Hal ini bisa menjadi upaya preventif agar mereka terhindar dari berbagai penyakit menular,” tutup Nanik.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.