Selasa, 03 Feb 2026 04:33 WIB

Virus HMPV Merebak di China, Dinkes Sebut Belum Ada Kasus di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Jan 2025 14:02 WIB
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina

Virus HMPV Merebak di China, Dinkes Sebut Belum Ada Kasus di Surabaya

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menyebut belum ada laporan kasus virus Human Metapneumovirus (HMPV) di Kota Pahlawan.

Virus ini merebak di negeri China dan membuat kewaspadaan untuk negara lain, termasuk Indonesia. Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, memastikan hingga kini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, termasuk di Kota Surabaya.

Meski begitu, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

“Berdasarkan rilis dari Kemenkes RI, hingga saat ini tidak ada laporan kasus infeksi HMPV di Indonesia. Namun, kami terus memantau perkembangan global maupun nasional dan siap bertindak cepat jika ditemukan kasus di Surabaya,” ujar Nanik, Selasa (7/1/2025).

Dinkes Surabaya menghimbau warga, terutama yang baru saja bepergian ke luar negeri atau dari daerah dengan kasus HMPV, untuk waspada terhadap gejala seperti demam, batuk, pilek, atau kesulitan bernapas.

“Jika mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penyebaran virus,” tambahnya.

Untuk mencegah masuknya virus, Dinkes Surabaya telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat pengawasan di bandara dan pelabuhan.

Selain itu, edukasi kepada tenaga kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit terus ditingkatkan agar mereka mampu mengenali dan menangani gejala HMPV dengan cepat.

“Kami berkolaborasi dengan lintas sektor dan jejaring OPD untuk memastikan langkah pencegahan berjalan efektif, terutama di pintu-pintu masuk Surabaya,” jelas Nanik.

Virus HMPV diketahui lebih rentan menyerang anak-anak. Oleh karena itu, Dinkes Surabaya mengingatkan para orang tua untuk menjaga kesehatan anak-anak.

“Kami juga mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Hindari berita hoax, dan ikuti informasi resmi dari Kemenkes,” tegasnya.

Dinkes Surabaya menggandeng Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk mensosialisasikan langkah pencegahan penyakit menular ke sekolah-sekolah.

Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan kepada guru, siswa, dan orang tua, serta penyebaran informasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Penting bagi generasi muda untuk memahami pentingnya kebersihan sejak dini. Hal ini bisa menjadi upaya preventif agar mereka terhindar dari berbagai penyakit menular,” tutup Nanik.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Digelar di Sekolah, Sasar 242 Ribu Siswa Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.