Senin, 19 Okt 2026 20:43 WIB

Tambah Wahana Baru, THP Kenjeran Targetkan 10 Ribu Pengunjung di Hari Pertama 2025

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Jan 2025 15:54 WIB
Suasana di THP Kenjeran Surabaya
Suasana di THP Kenjeran Surabaya

selalu.id - Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran terus mencatatkan peningkatan jumlah pengunjung di awal tahun baru 2025. Tercatat, hingga pukul 12.00 siang, jumlah pengunjung telah mencapai 3.800 orang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) THP Kenjeran, Ismet, berharap jumlah tersebut terus bertambah hingga jam operasional taman selesai.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

“THP Kenjeran pengunjungnya nambah terus, per jam 12 tadi sudah di angka 3.800-an. Harapan kami sampai jam tutup operasional THP Kenjeran itu bisa melebihi target yang di 1 Januari 2024,” ungkap Ismet, Senin (1/1/2024).

Menurut Ismet, target tahun awal ini adalah melebihi capaian 2024 sebelumnya. Ia berharap target 10 ribu pengunjung tercapai.

“Kalau 1 Januari 2024 kemarin kunjungan mencapai 9.472, harapan kami untuk 1 Januari 2025 atau hari ini bisa melebihi,” ujarnya.

Untuk menarik lebih banyak pengunjung, kata Ismet) THP Kenjeran menyiapkan berbagai wahana dan hiburan terbaru.

“Hari ini, di THP kiri kita siapkan wahana permainan ada rainbow slide, dino car, hamsterball, dan kereta. Untuk di hari ini di sisi Kenjeran Utara itu spesial perform jaranan Bayu Panggolo Putro,” jelas Ismet.

Ia menambahkan, setelah pertunjukan jaranan, pengunjung juga akan dihibur oleh live music akustik di sisi utara dan selatan pada sore hari.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

“Kalau sisi selatan itu sejak pagi tadi live musik electone-nya sudah perform,” katanya.

THP Kenjeran dijadwalkan beroperasi hingga pukul 16.00. Namun, Ismet menjelaskan bahwa penutupan operasional bersifat fleksibel.

“Kita sampai 16.00, tapi kita melihat situasi dan kondisinya. Untuk tutup itu kondisional, maksimal sampai jam 5 sore. Kalau kondisinya di lapangan masih ada antrean pengunjung, kami buka sampai pukul 5,” tegasnya.

Lebih lanjut Ismet menjelaskan, wahana permainan yang baru diluncurkan pada November 2024 menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

“Iya, jadi laporan rekan-rekan tadi wahana permainan cukup ramai. Sampai antre,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengunjung berharap inovasi terus dilakukan setiap tahun. “Harapannya pengunjung ketika kami mintai pendapat, mereka berharap setiap tahun ada wahana baru selain perahu yang dikelola nelayan,” tambahnya.

Menghadapi potensi cuaca buruk, pihak pengelola telah melakukan langkah-langkah antisipasi. “Jadi untuk cuaca, semua tahu kalau sekarang musim penghujan. Antisipasi kami kerja sama dengan rekan-rekan BPBD. Tim evakuasi disiapkan, mereka juga menyiagakan tenda, ada perahu karet,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.