Sabtu, 06 Jun 2026 04:25 WIB

Cegah Rob, Wali Kota Eri Kerja Bakti Tinggikan Tanggul di Greges Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Des 2024 15:14 WIB
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin langsung mitigasi banjir rob di kawasan Greges Timur, Kecamatan Asemrowo, Selasa (17/12/2024) pagi.

Bersama warga, Wali Kota Eri bergotong royong meninggikan tanggul di sekitar tambak dan pemukiman menggunakan sandbag, bambu, serta batu kumbung.

Fenomena rob yang terjadi pada Senin malam (16/12/2024) mengakibatkan beberapa titik tanggul di kawasan tambak jebol. Akibatnya, air rob meluap ke pemukiman warga dan menyebabkan tambak terendam.

“Ada tiga titik tanggul yang jebol. Sebenarnya bukan murni jebol, melainkan dilubangi oleh petani tambak untuk membuat laban (irigasi). Sayangnya, sebelum pengerjaan selesai, air rob datang,” jelas Wali Kota Eri di lokasi.

Wali Kota Eri mengimbau para petani tambak di sekitar Greges Timur untuk tidak melubangi tanggul sementara waktu hingga fenomena rob selesai. Sebagai solusi, Pemkot Surabaya siap menyediakan pompa air untuk membantu suplai air tambak.

“Kalau sudah melewati masa rob, baru bisa membuka pintu air. Sementara ini, kami bantu dengan pompa untuk kebutuhan tambak,” ujarnya.

Cak Eri menargetkan perbaikan dan peninggian tanggul dapat selesai sebelum pukul 15.00 WIB. Pasalnya, gelombang pasang diprediksi kembali terjadi pada pukul 17.00 WIB.

“Kami membuat dua sisi tanggul, satu di sisi tambak berbatasan dengan laut dan satu lagi di sisi tambak yang dekat pemukiman warga. Tanggul di perkampungan dibuat melingkar dengan batu kumbung, sedangkan sisi tambak menggunakan tanah, mirip tanggul di Kali Lamong,” paparnya.

Tanggul tersebut dirancang memiliki ketinggian dua meter dan lebar empat meter, yang disepakati bersama warga serta pengelola tambak.

Sejak Senin malam, jajaran Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Satpol PP, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah bekerja keras menangani dampak rob.

Proses penyedotan air dari kawasan pemukiman menggunakan mobil PMK dan pompa alkon berlangsung hingga dini hari.

Kepala BPBD Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menyatakan bahwa penambalan tanggul saat ini melibatkan lebih dari 300 satgas dari berbagai instansi. “Nanti sore kami gunakan alat berat seperti backhoe agar pengerjaan lebih cepat selesai sebelum air naik lagi,” kata Hebi.

Wali Kota Eri juga mengapresiasi semangat gotong royong warga dalam menghadapi banjir rob ini. Ia berharap tanggul yang diperbaiki dapat mengurangi risiko rob di masa depan, sekaligus meminta warga tetap menjaga ketertiban dan mematuhi imbauan pemerintah terkait pengelolaan tambak.

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.