Jumat, 18 Sep 2026 06:53 WIB

Penghuni Apartemen Bale Hinggil Sambat Akses Ditutup, DPRD Surabaya Cari Solusi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Des 2024 19:52 WIB
Penghuni Bale Hinggil
Penghuni Bale Hinggil

selalu.id– Puluhan penghuni Apartemen Bale Hinggil di Surabaya Timur mengadu ke DPRD Surabaya, Selasa (11/12/2024). Mereka mengeluhkan akses lift yang dinonaktifkan oleh pengelola.

Keluhan ini disampaikan oleh komunitas penghuni Bale Hinggil, yang menyebutkan bahwa akses lift ditutup karena mereka belum membayar biaya pengelolaan lingkungan (BPL) dengan tarif baru. Para penghuni menganggap tindakan tersebut melanggar kesepakatan yang dibuat pada 2021.

Baca Juga: Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

“Sesuai pernyataan bermaterai yang ditandatangani pengelola, fasilitas tidak boleh diputus sebelum ada kesepakatan bersama. Namun, awal Desember lalu surat peringatan dilayangkan, dan akhirnya lift benar-benar dimatikan,” ujar Kristanto, salah satu penghuni.

Menanggapi laporan ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menilai ada indikasi pelanggaran dari pihak pengelola. Menurutnya, sebelum Akta Jual Beli (AJB) diserahkan ke penghuni, biaya fasilitas seperti lift harus tetap menjadi tanggung jawab pengembang.

“Sebelum mengambil keputusan, kami perlu mendengar penjelasan dari pihak pengelola. Untuk itu, kami akan melakukan sidak pada Kamis (12/12) ke Bale Hinggil dan menggelar pertemuan dengan warga serta pengembang,” ujar Aning.

Ia juga meminta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Surabaya memfasilitasi mediasi agar kedua pihak bisa menemukan solusi yang tepat.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Sementara itu, Building Manager PT Tata Kelola Sarana, Oky Muchtar, menjelaskan bahwa akses lift dinonaktifkan karena 80 penghuni belum melunasi BPL sejak 2021. Mereka menolak kenaikan tarif BPL dari Rp 7.500 menjadi Rp 13.500 per meter persegi.

“Kami sudah melayangkan Surat Peringatan (SP) pertama, tetapi tidak ada tanggapan. Karena itu, sesuai aturan, kami melakukan penonaktifan akses,” kata Oky saat ditemui.

Oky menambahkan, dari total 800 unit di apartemen tersebut, sebagian besar penghuni sudah menyetujui dan membayar tarif BPL baru. Hanya 80 penghuni yang belum setuju dan menolak melunasi.

Baca Juga: Tagihan Retribusi Sampah Perumahan Elit Surabaya Capai Puluhan Juta, Ini Penjelasan DLH

Terkait isu penghuni lansia yang harus naik tangga hingga lantai 16, Oky membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya tetap memberikan akses lift kepada lansia meskipun akses unit lainnya telah ditutup.

“Lansia itu merupakan orang tua salah satu pemilik unit. Kami pastikan mereka tetap dapat menggunakan lift,” tegasnya.

Oky juga membantah adanya tindakan persekusi terhadap penghuni yang tidak membayar. Menurutnya, langkah tersebut diambil demi menjaga kenyamanan dan keamanan penghuni lainnya yang sudah mematuhi aturan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.