Minggu, 25 Okt 2026 03:21 WIB

7.928 Satlinmas dan Nakes Dikerahkan di Pilkada Serentak 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Nov 2024 16:43 WIB
Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) disiapkan
Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) disiapkan

7.928 Satlinmas dan Nakes Dikerahkan di Pilkada Serentak 2024

selalu.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024, yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Baca Juga: Budi Leksono soal Pilkada Dipilih DPRD: Itu Persempit Ruang Demokrasi

Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) telah disiapkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pemungutan suara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, menjelaskan bahwa setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan dijaga oleh dua petugas Satlinmas.

“Petugas ketertiban TPS diusulkan oleh pemerintah daerah dan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan jumlah TPS sebanyak 3.964 di Surabaya, total petugas Satlinmas yang dikerahkan mencapai 7.928 orang,” jelas Yayuk, panggilan akrabnya, Senin (25/11/2024).

Yayuk menjelaskan Satlinmas tersebut direkrut dari masyarakat melalui rekomendasi lurah setempat dan diajukan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kelurahan.

“Mereka berasal dari unsur masyarakat setempat, sehingga sudah mengenal kondisi di lapangan,” tambah Yayuk.

Baca Juga: Hadapi Pemekaran Dapil 2029, Gerindra Surabaya Gelar Retret

Selain petugas Satlinmas, kata Yayuk,  tenaga kesehatan yang akan beroperasi secara mobile dan standby di puskesmas selama hari pemungutan suara. Puskesmas di seluruh Surabaya akan tetap buka hingga proses pemungutan selesai.

“Tenaga kesehatan ini disiapkan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia selama pemungutan suara berlangsung. Mereka akan bersifat mobile dan siap menangani jika ada kebutuhan mendesak,” kata Yayuk.

Untuk mendukung partisipasi warga dalam Pilkada 2024, Pemkot Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 100.1.4.1/25119/436.8.6/2024 tentang Penggunaan Hak Pilih.

Baca Juga: Inilah Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Pengamat Sebut Satu Paling Unggul

Dalam surat ini, pemkot mengimbau pelaku usaha hingga instansi pemerintah untuk memberikan waktu kepada karyawan agar dapat menggunakan hak pilih mereka.

Selain itu, pusat perbelanjaan dan destinasi wisata diimbau untuk mulai beroperasi pukul 11.00 WIB pada hari pemungutan suara, guna memberi kesempatan kepada warga untuk mendatangi TPS terlebih dahulu.

Berdasarkan data KPU Kota Surabaya, sebanyak 2.237.452 jiwa telah masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Mereka akan menggunakan hak pilih di 3.964 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.