Selasa, 21 Jul 2026 14:03 WIB

7.928 Satlinmas dan Nakes Dikerahkan di Pilkada Serentak 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Nov 2024 16:43 WIB
Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) disiapkan
Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) disiapkan

7.928 Satlinmas dan Nakes Dikerahkan di Pilkada Serentak 2024

selalu.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024, yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Baca Juga: Budi Leksono soal Pilkada Dipilih DPRD: Itu Persempit Ruang Demokrasi

Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) telah disiapkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pemungutan suara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, menjelaskan bahwa setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan dijaga oleh dua petugas Satlinmas.

“Petugas ketertiban TPS diusulkan oleh pemerintah daerah dan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan jumlah TPS sebanyak 3.964 di Surabaya, total petugas Satlinmas yang dikerahkan mencapai 7.928 orang,” jelas Yayuk, panggilan akrabnya, Senin (25/11/2024).

Yayuk menjelaskan Satlinmas tersebut direkrut dari masyarakat melalui rekomendasi lurah setempat dan diajukan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kelurahan.

“Mereka berasal dari unsur masyarakat setempat, sehingga sudah mengenal kondisi di lapangan,” tambah Yayuk.

Baca Juga: Hadapi Pemekaran Dapil 2029, Gerindra Surabaya Gelar Retret

Selain petugas Satlinmas, kata Yayuk,  tenaga kesehatan yang akan beroperasi secara mobile dan standby di puskesmas selama hari pemungutan suara. Puskesmas di seluruh Surabaya akan tetap buka hingga proses pemungutan selesai.

“Tenaga kesehatan ini disiapkan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia selama pemungutan suara berlangsung. Mereka akan bersifat mobile dan siap menangani jika ada kebutuhan mendesak,” kata Yayuk.

Untuk mendukung partisipasi warga dalam Pilkada 2024, Pemkot Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 100.1.4.1/25119/436.8.6/2024 tentang Penggunaan Hak Pilih.

Baca Juga: Inilah Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Pengamat Sebut Satu Paling Unggul

Dalam surat ini, pemkot mengimbau pelaku usaha hingga instansi pemerintah untuk memberikan waktu kepada karyawan agar dapat menggunakan hak pilih mereka.

Selain itu, pusat perbelanjaan dan destinasi wisata diimbau untuk mulai beroperasi pukul 11.00 WIB pada hari pemungutan suara, guna memberi kesempatan kepada warga untuk mendatangi TPS terlebih dahulu.

Berdasarkan data KPU Kota Surabaya, sebanyak 2.237.452 jiwa telah masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Mereka akan menggunakan hak pilih di 3.964 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.