Senin, 02 Feb 2026 04:32 WIB

7.928 Satlinmas dan Nakes Dikerahkan di Pilkada Serentak 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Nov 2024 16:43 WIB
Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) disiapkan
Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) disiapkan

7.928 Satlinmas dan Nakes Dikerahkan di Pilkada Serentak 2024

selalu.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran Pilkada Serentak 2024, yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Baca Juga: Budi Leksono soal Pilkada Dipilih DPRD: Itu Persempit Ruang Demokrasi

Ribuan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan tenaga kesehatan (nakes) telah disiapkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pemungutan suara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu, menjelaskan bahwa setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan dijaga oleh dua petugas Satlinmas.

“Petugas ketertiban TPS diusulkan oleh pemerintah daerah dan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan jumlah TPS sebanyak 3.964 di Surabaya, total petugas Satlinmas yang dikerahkan mencapai 7.928 orang,” jelas Yayuk, panggilan akrabnya, Senin (25/11/2024).

Yayuk menjelaskan Satlinmas tersebut direkrut dari masyarakat melalui rekomendasi lurah setempat dan diajukan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing kelurahan.

“Mereka berasal dari unsur masyarakat setempat, sehingga sudah mengenal kondisi di lapangan,” tambah Yayuk.

Baca Juga: Hadapi Pemekaran Dapil 2029, Gerindra Surabaya Gelar Retret

Selain petugas Satlinmas, kata Yayuk,  tenaga kesehatan yang akan beroperasi secara mobile dan standby di puskesmas selama hari pemungutan suara. Puskesmas di seluruh Surabaya akan tetap buka hingga proses pemungutan selesai.

“Tenaga kesehatan ini disiapkan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia selama pemungutan suara berlangsung. Mereka akan bersifat mobile dan siap menangani jika ada kebutuhan mendesak,” kata Yayuk.

Untuk mendukung partisipasi warga dalam Pilkada 2024, Pemkot Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 100.1.4.1/25119/436.8.6/2024 tentang Penggunaan Hak Pilih.

Baca Juga: Inilah Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Pengamat Sebut Satu Paling Unggul

Dalam surat ini, pemkot mengimbau pelaku usaha hingga instansi pemerintah untuk memberikan waktu kepada karyawan agar dapat menggunakan hak pilih mereka.

Selain itu, pusat perbelanjaan dan destinasi wisata diimbau untuk mulai beroperasi pukul 11.00 WIB pada hari pemungutan suara, guna memberi kesempatan kepada warga untuk mendatangi TPS terlebih dahulu.

Berdasarkan data KPU Kota Surabaya, sebanyak 2.237.452 jiwa telah masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Mereka akan menggunakan hak pilih di 3.964 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.