Rabu, 11 Feb 2026 00:10 WIB

Hadapi Pemekaran Dapil 2029, Gerindra Surabaya Gelar Retret

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Nov 2025 16:11 WIB

Ratusan Kader Gerindra Surabaya Retret di Trawas Bahas Strategi dan Pemekaran Dapil 202

Selalu.id– Partai Gerindra Surabaya mulai memanaskan mesin politiknya jelang Pemilu 2029. Ratusan kader dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) mengikuti retret kader di Ubaya Training Centre (UTC) Trawas, Mojokerto, sejak Sabtu (8/11) hingga Minggu (9/11).

Baca Juga: Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi internal untuk memperkuat soliditas, kesiapan organisasi, serta menyusun strategi menghadapi kemungkinan pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Surabaya.

Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan bahwa retret ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum menyamakan arah perjuangan politik hingga ke tingkat akar rumput.

“Retret ini salah satu tujuannya membangun suasana demokrasi yang baik dan juga mensukseskan pemilu 2029 dengan meningkatkan perolehan suara dari Partai Gerindra, dan saya mengajak seluruh kader partai memaksimalkan perolehan suara,” ujar Cahyo di Trawas, Minggu (9/11/2025).

Cahyo menilai, peningkatan jumlah kursi legislatif akan memperkuat posisi Gerindra dalam memperjuangkan aspirasi warga di parlemen. Ia menambahkan, pemekaran dapil baru hanya akan bermakna jika sejalan dengan bertambahnya jumlah kursi di DPRD Surabaya.

“Maka makin banyak opsi-opsi harapan dari masyarakat,” tutur Anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe menjelaskan, potensi pemekaran dapil ini mengacu pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024.

Baca Juga: Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Menurutnya, retret kali ini juga menjadi forum bagi pengurus untuk memahami aspek teknis dan konsekuensi politik dari wacana tersebut.

“Konsen kita adalah bagaimana jumlah kursi di DPRD Surabaya itu harus bertambah dulu, di mana saat ini kita ada 50 kursi. Fokus kita menambah jumlah kursi menjadi 55, di mana salah satu syaratnya adalah di kependudukan,” ujar Cak Yebe.

Ia menambahkan, jumlah penduduk Surabaya harus mencapai minimal tiga juta jiwa agar penambahan kursi legislatif bisa diusulkan. Karena itu, pihaknya bersama Komisi A DPRD Surabaya akan membentuk desk khusus dengan Dispendukcapil untuk memperbarui data kependudukan.

“Harapan kami, Kota Surabaya ini sudah waktunya kursinya bertambah dari 50 jadi 55,” jelas Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.

Baca Juga: Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Di sisi lain, Sekretaris DPC Gerindra Surabaya Bahtiyar Rifai menegaskan bahwa retret ini juga menjadi momentum memperkuat kekompakan organisasi dari tingkat kota hingga ranting.

“Kegiatan ini bukan hanya soal strategi, tapi membangun rasa memiliki bersama. Kami ingin kader dari tingkat kota sampai ranting merasakan bahwa perjuangan ini satu napas,” ujar Wakil Ketua DPRD Surabaya ini.

Bahtiyar menegaskan, pasca-retret seluruh PAC akan diminta menyusun peta kerja politik berbasis wilayah sebagai panduan gerak menjelang 2029.

“Target akhir dari konsolidasi ini adalah kesiapan penuh menghadapi Pemilu 2029,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.

PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Barunawati ini diikuti sebanyak 44 anak TK dan 29 siswa kelas 1 SD Barunawati Surabaya.

Perkuat Konsolidasi dan Organisasi, PMI Surabaya Gelar Orientasi Kepalangmerahan

PMI Surabaya memiliki beberapa program yang siap direalisasikan pada tahun ini, salah satunya meningkatkan keterampilan dan kemampuan para relawan.

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di seluruh terminalnya pada 2026.

45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Penonaktifan tersebut merupakan bagian dari proses pembaruan data oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.