Senin, 02 Feb 2026 01:58 WIB

Kampanye Bareng, Risma-Eri Cahyadi Promosikan Sekolah Gratis SD hingga SMA

Jalan sehat PDIP di Tambaksari Surabaya
Jalan sehat PDIP di Tambaksari Surabaya

selalu.id - Ribuan warga, simpatisan dan kader PDI Perjuangan Surabaya tumplek blek menghadiri jalan sehat bersama Risma - Gus Hans dan Eri Cahyadi- Armuji di depan Gelora 10 November Tambaksari, Minggu (17/11/2024)

Kemeriahan bertambah saat Cagub Risma dan Cawagub Gus Has diatas panggung menyapa warga sambari meneriakkan yel yel .Tak ketinggalan Cawali Eri Cahyadi dan Wawali Armuji tampil duet bernyanyi dengan iringan band pengamen jalanan.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

"Selamat pagi warga Surabaya. Pagi ini, kita kedatangan tamu emaknya Surabaya, Bu Risma. Beliau hadir disini untuk mengetuk hati panjenengan agar tanggal 27 November nanti jangan lupa coblos No 3. Wis wayah'e resik - resik Jawa Timur. Dan jangan lupa, juga coblos No 1, Eri Cahyadi - Armuji,"kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya dalam mengawali sambutan.

Adi Sutarwijono menegaskan pentingnya dukungan penuh dari masyarakat Surabaya untuk pasangan calon yang diusung oleh PDI Perjuangan, yaitu pasangan Risma-Gus Hans untuk Pilkada Jawa Timur dan pasangan Eri Armuji untuk Pilkada Kota Surabaya.

Menurutnya, kemenangan pasangan ini sangat penting untuk mewujudkan Surabaya yang lebih maju serta Jawa Timur yang berkembang di bawah kepemimpinan Bu Risma dan Gus Hans.

“Melalui acara jalan sehat ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat dan tekad warga Surabaya sangat kuat untuk mendukung Bu Risma dan Gus Hans, serta Eri Armuji, demi mewujudkan Surabaya dan Jawa Timur yang lebih baik dan lebih maju,” ujar Adi.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Di tempat yang sama, Eri Cahyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Acara seperti ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi,” ujarnya.

Eri Cahyadi sebagai calon tunggal pada pemilihan kepala daerah 2024 bersama Armuji, secara resmi mengajak seluruh warga Surabaya untuk datang dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Dalam pernyataannya, Eri menegaskan pentingnya partisipasi warga kota dalam proses demokrasi ini untuk memastikan masa depan Surabaya yang lebih baik.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

“Ayo kita bersama-sama datang ke TPS pada 27 November 2024. Jangan sampai suara kita tidak terdengar. Mari kita dukung ‘ibu e Surabaya’, Bu Risma, untuk kemenangan Surabaya yang lebih maju,” ujar Eri Cahyadi dalam sambutanya didepan ribuan pendukung. Surabaya, Minggu,( 17/11/2024).

Tri Rismaharini, yang akrab disapa Bu Risma, menurut Eri Cahyadi memiliki sejarah panjang dalam berbagai elemen masyarakat khususnya di Kota Pahlawan, Eri Cahyadi berharap bahwa keikutsertaan aktif warga di TPS dapat memberikan dampak signifikan terhadap hasil pemilu.

"Pingin SMA / SMK gratis. Ya coblos No 3,"pungkas Risma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.