Senin, 07 Sep 2026 21:00 WIB

Pengusaha Surabaya Diduga Paksa Siswa SMA Sujud dan Menggonggong

Wandarto & Ira Maria, Orangtua ES
Wandarto & Ira Maria, Orangtua ES

selalu.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memaksa seorang siswa SMA untuk bersujud dan menggonggong di depan sekolahnya viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di depan SMA Gloria 2 Surabaya pada akhir Oktober lalu, dan memicu kecaman dari berbagai pihak.

Adapun kronologi kejadian itu sebagai berikut. Peristiwa ini bermula dari candaan seorang siswa SMA Gloria 2 Surabaya, berinisial ES, terhadap seorang siswa lain, berinisial EMS, yang berbeda sekolah. ES menyinggung penampilan EMS yang memiliki rambut seperti anjing pudel.

Candaan tersebut didengar oleh EMS, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya, Ivan Sugianto. Ivan yang tidak terima atas perlakuan ES kemudian mendatangi SMA Gloria 2 dan memaksa ES untuk meminta maaf dengan cara bersujud dan menggonggong.

Dalam video yang beredar, Ivan terlihat marah-marah dan memaksa ES untuk menuruti permintaannya. ES yang masih berusia 15 tahun terlihat ketakutan dan pasrah. Orang tua ES, Ira Maria, hanya bisa menyaksikan kejadian tersebut dengan perasaan sedih dan kecewa.

"Anak saya hanya bercanda, tapi dia diintimidasi seperti itu. Dia trauma dan takut," ujar Ira Maria saat ditemui selalu.id, di Surabaya, Selasa (12/11/2024).

Orang tua ES, Ira Maria, mengaku belum melaporkan kejadian ini ke polisi karena merasa takut. Namun, mereka berharap agar kasus ini ditangani secara serius dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

"Kami ingin keadilan untuk anak kami. Perbuatan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja," tegas Ira Maria.

Lantaran demikian, sontak video intimidasi ini viral di media sosial, dan menuai kecaman dari berbagai pihak. Netizen pun mengecam keras tindakan Ivan yang dinilai tidak pantas dan tidak bermoral.

"Ini bukan soal candaan, tapi soal bagaimana orang tua seharusnya bersikap. Ini tindakan yang tidak pantas dan tidak bermoral," tulis seorang netizen.

Terkait peristiwa ini, pihak SMA Gloria 2 Surabaya telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya sebagai aduan masyarakat. Sekolah juga memberikan sanksi kepada ES berupa surat peringatan pertama dan skorsing tiga hari.

"Kami sudah melakukan mediasi antara kedua anak dan orang tua mereka. Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke polisi," ujar Konsultan Hukum SMA Gloria 2 Surabaya, Sudiman Sidabukke mewakili pihak sekolah.

Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus ini dan berjanji untuk mengusut tuntas kasus intimidasi yang viral ini.

Seperti diketahui, kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama para orang tua. Orang tua diharapkan dapat mendidik anak-anaknya dengan baik dan mengajarkan mereka untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang baik dan damai.

Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya menjaga ketenangan dan menghindari kekerasan dalam menyelesaikan konflik. Diharapkan kasus ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyelesaikan konflik dengan cara yang damai dan bermartabat.

Baca Juga: Pelaku Perundungan Siswa SMAK Gloria 2 Ditangkap di Bandara Juanda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.