Senin, 02 Feb 2026 19:09 WIB

Gus Hans Optimis Elektabilitas Pasangannya Bisa Salip Khofifah-Emil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Nov 2024 13:16 WIB
Pasangan Cagub-Cawagub Jatim Risma-Gus Hans
Pasangan Cagub-Cawagub Jatim Risma-Gus Hans

selalu.id - Calon Wakil Gubernur nomor urut tiga Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans menanggapi pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait elektabilitas Risma-Gus Hans bakal mendekati rivalnya petahana Khofifah-Emil.

Gus Hans justru berharap elektabiltasnya bersama Cagub Risma bisa menyalip petahana Khofifah-Emil. Pihaknya akan terus melakukan proses kampanye di lapangan dengan menyerap aspirasi masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

"Harapannya bukan mendekati tapi bisa menyalip (elektabiltas). Dalam persilangan itu Ya kita touring lapangan, tidak ada cara lain untuk di lapangan menyerap aspirasi masyarakat dan menyapa dan mungkin bisa tambah dengan kekuatan di media sosial," kata Gus Hans, Minggu (3/11/2024).

Gus Hans mengungkapkan faktor elektabilitas yang membuat dirinya dan Risma semakin naik karena ada harapan masyarakat Jawa Timur untuk ada pemimpin yang baru.

"Saya menduga ada harapan yang tidak terpenuhi oleh penurunan sebelumnya sehingga mereka berharap pemimpin yang baru di Jawa Timur," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengeklaim, elektabilitas Risma-Gus Hans menanjak dan mendekati Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

"Jadi di antara calon-calon gubernur yang lain, Bu Risma kenaikan paling tinggi, sehingga ini semakin mendekati [Elektabilitas Khofifah-Emil]," kata Hasto usai menghadiri acara Pioneerisma di Museum HOS Tjokroaminoto, Peneleh, Surabaya, Selasa (29/10/2024) malam.

Menurutnya, kenaikan elektabilitas Risma terjadi karena masyarakat teringat kembali dengan program-program Politikus PDIP itu yang berhasil dijalankan selama menjadi Wali Kota Surabaya periode 2010-2020 silam.

Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang

"Publik recalling terhadap Bu Risma dengan pelayanan terhadap rakyat miskin, terhadap aparatur birokrasi yang melayani rakyat, pendidikannya yang gratis, guru dan murid-muridnya yang semangat di bawah kepemimpinan Bu Risma," ucapnya.

Hasto mengatakan, dengan kenaikan elektabilitas yang signifikan ini, ia optimis Risma bakal menjadi pemenang di kontestasi Pilgub Jatim 2024.

"Sehingga kami meyakini dengan sub yang tertinggi, ini kemiringan [grafik] yang tertinggi dalam kenaikannya, ini akan membuat Bu Risma tampil sebagai pemimpin Jawa Timur ke depan," ujar dia.

Ia berpendapat, tak butuh waktu lama lagi, Risma-Gus Hans akan mendekati bahkan menyalip elektabilitas pasangan petahan Khofifah-Emil.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

"Kita lihat akan kita temui dalam waktu dekat. Apalagi ini dari para pemuda, relawan, itu sudah semakin masif. Dari para intelektual, budayawan, seniman dan juga masyarakat mulai memberi testimoni khususnys dari Kota Surabaya," pungkasnya.

Dalam survei Indikator Politik yang dilakukan pada 9-14 September 2024, elektabilitas pasangan Khofifah-Emil tercatat sebesar 61,2 persen, di susul Risma-Gus Hans menempati posisi kedua dengan 26 persen, sementara Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim memperoleh 2,2 persen. Sebanyak 0,5 persen responden menyatakan golput, dan 10,2 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Kemudian, dalam survei dari Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) pada 1-9 Oktober 2024 pasangan Khofifah-Emil meraih elektabilitas sebesar 63,4 persen, Risma-Gus Hans berada di angka 27,1 persen, sedangkan Luluk-Lukman memperoleh 2,8 persen. Terdapat 6,7 persen responden yang belum memutuskan pilihan.

Selanjutnya, hasil survei Poltracking Indonesia pada 4-10 Oktober 2024 menunjukkan elektabilitas Khofifah-Emil, Risma Gus Hans mendapatkan 24,6 persen, Luluk-Lukman berada di angka 2,8 persen. Sedangkan 5,1 persen responden masih belum menentukan pilihan atau tidak menjawab.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim, dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.