Senin, 07 Sep 2026 15:30 WIB

Warga Pesisir Surabaya: PT Granting Lakukan Pembelokan Fakta Reklamasi

Koordinator Forum Masyarakat Madani Maritim, Heroe Budiarto
Koordinator Forum Masyarakat Madani Maritim, Heroe Budiarto

selalu.id - Polemik seputar pulau reklamasi yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) masih terus bergulir, yang mana proyek tersebut di nahkodai oleh PT Granting Jaya.

Sementara ribuan masyarakat pesisir pantai Surabaya menolak keras atas tindakkan PT Granting, yang dirasa menurut para masyarakat pesisir pantai Surabaya ini, pihak PT Granting dirasa menjual laut Surabaya kepada pemerintah.

Koordinator Forum Masyarakat Madani Maritim, Heroe Budiarto mengatakan, bahwa sikap yang diambil oleh PT Granting ini tidak lain merupakan kebijakan sepihak. Pasalnya, banyak indikasi yang tidak sesuai dan sangat merugikan Kota Surabaya, khususnya masyarakat pesisir Kota Surabaya.

"PT Granting ini mengabaikan kami selaku masyarakat pesisir pantai kota Surabaya. Dan kami merasa dicurangi oleh mereka (PT Granting). Saat ini mereka bersama Kementerian Pertahanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan Perikanan Jawa Timur, dll.., sedang melakukan survey terkait PSN ini," ungkap Heroe kepada selalu.id disela-sela aksi demo ditengah laut, Rabu (30/10/2024).

Diketahui, PT Granting Jaya ini lakukan pembelokan fakta atas kajian ilmiah yang pernah dilakukan oleh Institut Teknik Sepuluh November (ITS). Berdasarkan hal itulah, lanjut Heroe mengatakan, PT Granting memanfaatkan dengan melakukan pembelokan fakta.

Fakta kajian tersebut, berisikan adanya penurunan indeks ekonomi masyarakat pesisir kota Surabaya sebesar 14 persen. Namun, fakta penurunan indeks ekonomi ini tidak dicantumkan oleh pihak PT Granting Jaya kepada Pemerintah Pusat. Sehingga hal inilah yang menjadikan polemik reklamasi tersebut semakin ricuh.

"Mereka (PT Granting) memanfaatkan kajian ilmiah dari ITS, namun kenapa soal penurunan indeks ekonomi masyarakat pesisir sebesar 14 persen tidak dicantumkan saat audiensi dengan pemerintah pusat?" tegasnya.

Seperti diketahui, para masyarakat pesisir pada hari ini, Rabu (30/10/2024) melakukan aksi unjuk rasa. Momen ini digunakan oleh masyarakat pesisir kota Surabaya karena diduga pihak PT Granting Jaya sedang melakukan pertemuan tertutup dan lanjut melakukan survey lokasi yang rencananya akan dibangun pulau-pulau reklamasi bersama KKP, Kemenhan dan DKP Jatim.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.