Selasa, 03 Feb 2026 06:51 WIB

Foto Bugil Wanita Asal Surabaya Tersebar di Medsos, Korban Depresi

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id - Sebulan pasca melakukan pengaduan ke Subdit V Siber Polda Jatim atas tersebarnya foto bugilnya di media sosial, wanita dengan inisial MW (29) warga Mulyorejo, Surabaya Timur ini mengaku kecewa dengan langkah penyidik yang hingga kini belum segera melakukan tindakan hukum.

Diketahui, korban yang datang ke Polda Jatim pada Rabu (11/9/2024) lalu untuk membuat laporan Polisi, hanya diberikan surat pengaduan dan kasus tersebut dilimpahkan ke Polresta Banyuwangi dengan alasan bobot perkara dan efektifitas penanganan.

Terkait lambannya proses ini, korban mengaku kecewa atas dilimpahkannya kasus yang menimpa dirinya ke Polresta Banyuwangi. "Memang KTP saya Banyuwangi. Tapi, saya tinggal di Surabaya dan semua saksi yang saya ajukan berasal dari Surabaya. Kalau dipindah ke Polres Banyuwangi kan ga masuk akal," ungkapnya kepada selalu.id, Selasa (15/10/2024) malam.

MW pun mengungkapkan, bahwa ia baru mengetahui foto pribadinya tersebar pada Juli 2024. Saat itu, ia mengetahui dari temannya yang mengirimkan sebuah akun instagram yang berisi foto-foto pribadinya. Ia pun kaget karena akun instagram itu bukan miliknya.

"Akun instagram itu awalnya mengunggah foto-foto pribadi dan mencantumkan nomor pribadi saya. Akun itu juga memberikan narasi negatif ke pribadi saya," tutur MW.

Dikatakannya, pada awalnya ia tidak ambil pusing. Namun, semakin berlalunya waktu, akun tersebut mencantumkan alamat tempat dia bekerja dan tinggal. Selain itu, juga mencantumkan nama adik kandungnya. Ia pun ketakutan seakan diterror oleh oknum tersebut dan memutuskan untuk melapor ke Polda Jawa Timur.

"Saya tidak tahu siapa yang membikin akun itu. Sekarang kondisinya keluarga sudah tahu. Saya merasa depresi dan sempat hampir melakukan percobaan bunuh diri," imbuh MW.

Saat ini, MW mengaku sudah hampir menyerah karena laporannya malah dilimpahkan ke Polres Banyuwangi tanpa pernah ia dipanggil sebelumnya oleh penyidik Subdit V Siber Polda Jawa Timur.

"Saya sudah hampir menyerah. Saya malu dan sakit hati luar biasa. Sampai sekarang sudah satu bulan lebih, laporan saya tidak diproses. Kemana saya meminta perlindungan hukum," pungkas MW. 

Kendati demikian, Kuasa Hukum MW, Firman Rachmanudin berharap agar pihak penyidik bekerja secara profesional dan segera mengusut kasus ini. Lantaran, korban sendiri sampai merasa depresi dan sempat terpikir ingin mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

"Kami berharap penyidik bekerja profesional agar segera melakukan tahapan-tahapan sebagaimana diatur dalam KUHAP. Kami sayangkan jika korban yang meminta perlindungan hukum malah depresi bukan hanya akibat dari menanggung rasa malu fotonya tersebar ditambah akibat dari lambannya proses ini," ujarnya.

Sekadar diketahui, hingga berita ini diterbitkan, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto saat dihubungi belum memberikan respon dan tanggapan resmi terkait perkembangan kasus yang menimpa warga Surabaya Timur ini.

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Kasus Pornografi, Dua Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.