Rabu, 22 Jul 2026 20:34 WIB

Foto Bugil Wanita Asal Surabaya Tersebar di Medsos, Korban Depresi

Ilustrasi
Ilustrasi

selalu.id - Sebulan pasca melakukan pengaduan ke Subdit V Siber Polda Jatim atas tersebarnya foto bugilnya di media sosial, wanita dengan inisial MW (29) warga Mulyorejo, Surabaya Timur ini mengaku kecewa dengan langkah penyidik yang hingga kini belum segera melakukan tindakan hukum.

Diketahui, korban yang datang ke Polda Jatim pada Rabu (11/9/2024) lalu untuk membuat laporan Polisi, hanya diberikan surat pengaduan dan kasus tersebut dilimpahkan ke Polresta Banyuwangi dengan alasan bobot perkara dan efektifitas penanganan.

Terkait lambannya proses ini, korban mengaku kecewa atas dilimpahkannya kasus yang menimpa dirinya ke Polresta Banyuwangi. "Memang KTP saya Banyuwangi. Tapi, saya tinggal di Surabaya dan semua saksi yang saya ajukan berasal dari Surabaya. Kalau dipindah ke Polres Banyuwangi kan ga masuk akal," ungkapnya kepada selalu.id, Selasa (15/10/2024) malam.

MW pun mengungkapkan, bahwa ia baru mengetahui foto pribadinya tersebar pada Juli 2024. Saat itu, ia mengetahui dari temannya yang mengirimkan sebuah akun instagram yang berisi foto-foto pribadinya. Ia pun kaget karena akun instagram itu bukan miliknya.

"Akun instagram itu awalnya mengunggah foto-foto pribadi dan mencantumkan nomor pribadi saya. Akun itu juga memberikan narasi negatif ke pribadi saya," tutur MW.

Dikatakannya, pada awalnya ia tidak ambil pusing. Namun, semakin berlalunya waktu, akun tersebut mencantumkan alamat tempat dia bekerja dan tinggal. Selain itu, juga mencantumkan nama adik kandungnya. Ia pun ketakutan seakan diterror oleh oknum tersebut dan memutuskan untuk melapor ke Polda Jawa Timur.

"Saya tidak tahu siapa yang membikin akun itu. Sekarang kondisinya keluarga sudah tahu. Saya merasa depresi dan sempat hampir melakukan percobaan bunuh diri," imbuh MW.

Saat ini, MW mengaku sudah hampir menyerah karena laporannya malah dilimpahkan ke Polres Banyuwangi tanpa pernah ia dipanggil sebelumnya oleh penyidik Subdit V Siber Polda Jawa Timur.

"Saya sudah hampir menyerah. Saya malu dan sakit hati luar biasa. Sampai sekarang sudah satu bulan lebih, laporan saya tidak diproses. Kemana saya meminta perlindungan hukum," pungkas MW. 

Kendati demikian, Kuasa Hukum MW, Firman Rachmanudin berharap agar pihak penyidik bekerja secara profesional dan segera mengusut kasus ini. Lantaran, korban sendiri sampai merasa depresi dan sempat terpikir ingin mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

"Kami berharap penyidik bekerja profesional agar segera melakukan tahapan-tahapan sebagaimana diatur dalam KUHAP. Kami sayangkan jika korban yang meminta perlindungan hukum malah depresi bukan hanya akibat dari menanggung rasa malu fotonya tersebar ditambah akibat dari lambannya proses ini," ujarnya.

Sekadar diketahui, hingga berita ini diterbitkan, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto saat dihubungi belum memberikan respon dan tanggapan resmi terkait perkembangan kasus yang menimpa warga Surabaya Timur ini.

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.