Minggu, 01 Feb 2026 23:44 WIB

Antisipasi Omicron, RSLI Siap Tangani Pekerja Migran Indonesia dari Luar Negeri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Des 2021 09:55 WIB
Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) di Surabaya
Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) di Surabaya

selalu.id - Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) menyatakan kesiapannya untuk menangani ataupun karantina terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari luar negeri. Hal ini sebagai langkah pencegahan menyebarnya varian baru Covid-19 Omicron.

Ketua Pelaksana Program Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC) RSLI, Radian Jadid mengatakan bahwa seluruh personil RSLI baik Nakes maupun relawan akan tetap siap siaga. Karena dulu sudah teruji dengan varian Delta, UK, AfSel.

Baca Juga: Kasus Super Flu Meningkat, DPRD Surabaya Minta Masyarakat Tidak Panik

"Kita siap menghadapi dampak Nataru maupun varian baru Omicron," kata Jadid, Rabu (29/12/2021).

Jadid menegaskan, jika nantinya ditugaskan menangani pasien covid-19, terutama para PMI yang datang dari luar negeri, tentunya pengetatan penggunaan APD dan pelaksanaan protokol kesehatan akan menjadi perhatian utama.

Terkait peralatan dan ketersediaan APD pun, ia menyampailan, bahwa semua tetap disiapkan. Meskipun sebagian disimpan di gudang untuk keamanan dan menghindari kerusakan.

"Kondisi masih aman, informasi dari bagian apoteker, ketersediaannya hingga 3 bulan kedepan masih aman," ujarnya.

Baca Juga: 61 Jemaah Haji Jalani Swab Antigen di Surabaya, 16 Terinfeksi Influenza

Sementara itu, Jadid juga menyampaikan bahwa awal Januari 2022 akan mulai penanganan karantina khusus untuk PMI yang akan lewat melalui bandara Juanda.

Tempat Karantinanya pun sudah disiapkan diantaranya Asrama Haji, Balai diklat Kemenag, LPMP dan Hotel dan untuk cadangan disiapkan di RSDL Bangkalan.

"Untuk rujukan yang positif rencana akan diisolasi dan dirawat di RSUD Dr Soetomo," kata dia.

Baca Juga: Antisipasi Covid-19, BBKK Siapkan Skrining di Bandara dan Asrama Haji

Hingga saat ini, RSLI masih menunggu apakah jadi diperpanjang atau tidak, karena sesuai SK Gubernur akan berakhir 31 Desember 2021.

"Semuanya bergerak dinamis. Beberapa kebijakan menunggu arahan dari Gubernur maupun pemangku kepentingan dari pusat, karena terkait koordinasi lintas kementerian," terang Jadid. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.