Senin, 02 Feb 2026 19:29 WIB

Video Pemerkosaan Siswi SMP Disebar di Sekolah, DPRD Surabaya Desak PPA dan Polisi Tangani Kasus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 29 Sep 2024 20:09 WIB

Selalu.id - Anggota DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, melakukan kunjungan ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemkot Surabaya di Jalan Nginden Permata. 

Kunjungan itu untuk memantau perkembangan kasus pemerkosaan yang menimpa seorang siswi salah satu SMPN di Surabaya oleh seorang siswa SMA swasta.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Imam menceritakan kasus bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Pelaku kemudian mengajak korban bertemu dan melakukan perbuatan bejatnya. 

Pelaku juga merekam aksi tersebut dengan kamera handphone dan mengancam akan menyebarkannya jika korban menolak bertemu lagi. Kata dia, pelaku pernah dikeluarkan dari sekolah sebelumnya karena kasus asusila.

"Kami juga melacak di salah satu SMA swasta. Ternyata pelaku pernah dikeluarkan dari sekolah itu sebelum pindah ke sekolahnya sekarang. Kasusnya juga asusila," Imam saat dihubungi, Minggu (29/9/2024). 

Politisi NasDem itu mengungkapkan bahwa pelaku telah menyebarkan video pemerkosaan kepada siswi SMP tersebut kepada salah satu guru di sekolah korban. "Salah satu guru sudah dikirimi video tersebut melalui wa," ungkapnya.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Sebab itu, dia prihatin atas lambatnya penanganan kasus ini. Apalagi korban masih trauma dan ketakutan. 

"Saya minta petugas PPA terus mendampingi dan men-support korban yang berusia 14 tahun. Korban masih trauma dan ketakutan karena pelaku diam-diam merekam kelakuan bejatnya itu dengan kamera handphone," ujarnya.

Imam berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Apalagi, korban telah membuat laporan ke Polrestabes Surabaya sejak Juli. 

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

"Semoga reserse Unit PPA Polrestabes Surabaya segera menangkap tersangka pelakunya. Korban sudah melaporkan kasus perkosaan ini ke polisi pada 26 Juli 2024," ujarnya.

DPRD Surabaya mendesak UPTD PPA untuk segera menyelesaikan kasus ini dan memberikan perlindungan kepada korban. Selain itu, dia juga mendesak Polrestabes Surabaya untuk segera menangkap pelaku agar tidak ada korban dikemudian hari.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.