Sabtu, 06 Jun 2026 15:24 WIB

Video Pemerkosaan Siswi SMP Disebar di Sekolah, DPRD Surabaya Desak PPA dan Polisi Tangani Kasus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 29 Sep 2024 20:09 WIB

Selalu.id - Anggota DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, melakukan kunjungan ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemkot Surabaya di Jalan Nginden Permata. 

Kunjungan itu untuk memantau perkembangan kasus pemerkosaan yang menimpa seorang siswi salah satu SMPN di Surabaya oleh seorang siswa SMA swasta.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Imam menceritakan kasus bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Pelaku kemudian mengajak korban bertemu dan melakukan perbuatan bejatnya. 

Pelaku juga merekam aksi tersebut dengan kamera handphone dan mengancam akan menyebarkannya jika korban menolak bertemu lagi. Kata dia, pelaku pernah dikeluarkan dari sekolah sebelumnya karena kasus asusila.

"Kami juga melacak di salah satu SMA swasta. Ternyata pelaku pernah dikeluarkan dari sekolah itu sebelum pindah ke sekolahnya sekarang. Kasusnya juga asusila," Imam saat dihubungi, Minggu (29/9/2024). 

Politisi NasDem itu mengungkapkan bahwa pelaku telah menyebarkan video pemerkosaan kepada siswi SMP tersebut kepada salah satu guru di sekolah korban. "Salah satu guru sudah dikirimi video tersebut melalui wa," ungkapnya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sebab itu, dia prihatin atas lambatnya penanganan kasus ini. Apalagi korban masih trauma dan ketakutan. 

"Saya minta petugas PPA terus mendampingi dan men-support korban yang berusia 14 tahun. Korban masih trauma dan ketakutan karena pelaku diam-diam merekam kelakuan bejatnya itu dengan kamera handphone," ujarnya.

Imam berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Apalagi, korban telah membuat laporan ke Polrestabes Surabaya sejak Juli. 

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

"Semoga reserse Unit PPA Polrestabes Surabaya segera menangkap tersangka pelakunya. Korban sudah melaporkan kasus perkosaan ini ke polisi pada 26 Juli 2024," ujarnya.

DPRD Surabaya mendesak UPTD PPA untuk segera menyelesaikan kasus ini dan memberikan perlindungan kepada korban. Selain itu, dia juga mendesak Polrestabes Surabaya untuk segera menangkap pelaku agar tidak ada korban dikemudian hari.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.