Sabtu, 05 Sep 2026 21:58 WIB

Pelayanan Kantor KUA Dinilai Buruk, Begini Tanggapan DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Sep 2024 13:49 WIB

selalu.id - DPRD Surabaya menyoroti masyarakat yang mengeluh terkait buruknya pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) di sejumlah kecamatan dan kelurahan.

Pimpinan DPRD Surabaya, Arif Fathoni mengungkapkan keluhan ini muncul di tengah maraknya pernikahan warga Surabaya pada bulan September, baik pernikahan pertama maupun kedua.

"Jadi bulan September ini kan banyak warga Surabaya yang melangsungkan pernikahan, baik pernikahan yang pertama atau pernikahan yang kedua karena gagal dalam pernikahan yang pertama," ujar Toni sapaan akrabnya,
Sabtu (27/9/2024).

Ketua Golkar Surabaya itu menjelaskan bahwa masyarakat mengeluhkan pelayanan KUA yang dianggap tidak maksimal.

Ada yang merasa dipimpong ke sana kemari, ada pula yang mengalami pemblokiran tanpa pemberitahuan atau penjelasan yang jelas dari pihak KUA.

“Ini tentu merugikan masyarakat Surabaya,” tegasnya.

Maka dari itu, dia berharap instansi pemerintah pusat yang ada di kota Surabaya agar meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap masyarakat Surabaya. Baik melalui pelayanan yang ramah maupun melalui digitalisasi pelayanan.

"Hal itu sebagaimana yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah kota Surabaya," tegas Golkar.

Ia menekankan bahwa masyarakat tidak membedakan layanan yang disediakan oleh pemerintah pusat atau daerah, apalagi dalam semangat otonomi daerah. Oleh karena itu, evaluasi terhadap pelayanan di KUA perlu dilakukan oleh Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Surabaya.

“Saya berharap Kakandepag Kota Surabaya melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh pegawai kantor urusan agama yang ada di kecamatan dan kelurahan agar paling tidak standar pelayanannya setara dengan yang sudah dilakukan oleh kantor-kantor kelurahan yang ada di kota Surabaya,” jelasnya,

Toni juga menyoroti pentingnya pegawai KUA yang memahami agama untuk melayani masyarakat dengan prinsip khairunnas anfa'uhum linnas yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Tidak hanya KUA, Fathoni juga menyoroti pelayanan imigrasi yang sering kali dianggap tidak sejalan dengan standar pelayanan Pemerintah Kota Surabaya.

Ia meminta agar ada kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan pemerintah kota untuk menyamakan standar pelayanan publik.

“Makanya harapan kami seluruh instansi pemerintah pusat yang ada di kota Surabaya paling tidak harus sering bertemu sering berkolaborasi dengan pemerintah kota Surabaya sehingga standar pelayanan kepada masyarakatnya sama,” ujarnya.

Fathoni menutup dengan harapan agar tidak ada perbedaan kualitas pelayanan di mata masyarakat. “Masyarakat tahunya ya pemerintah. Masyarakat tidak mau tahu apakah itu kewenangan pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten kota,” pungkasnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.