Rabu, 21 Okt 2026 01:34 WIB

Pelayanan Kantor KUA Dinilai Buruk, Begini Tanggapan DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Sep 2024 13:49 WIB

selalu.id - DPRD Surabaya menyoroti masyarakat yang mengeluh terkait buruknya pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) di sejumlah kecamatan dan kelurahan.

Pimpinan DPRD Surabaya, Arif Fathoni mengungkapkan keluhan ini muncul di tengah maraknya pernikahan warga Surabaya pada bulan September, baik pernikahan pertama maupun kedua.

"Jadi bulan September ini kan banyak warga Surabaya yang melangsungkan pernikahan, baik pernikahan yang pertama atau pernikahan yang kedua karena gagal dalam pernikahan yang pertama," ujar Toni sapaan akrabnya,
Sabtu (27/9/2024).

Ketua Golkar Surabaya itu menjelaskan bahwa masyarakat mengeluhkan pelayanan KUA yang dianggap tidak maksimal.

Ada yang merasa dipimpong ke sana kemari, ada pula yang mengalami pemblokiran tanpa pemberitahuan atau penjelasan yang jelas dari pihak KUA.

“Ini tentu merugikan masyarakat Surabaya,” tegasnya.

Maka dari itu, dia berharap instansi pemerintah pusat yang ada di kota Surabaya agar meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap masyarakat Surabaya. Baik melalui pelayanan yang ramah maupun melalui digitalisasi pelayanan.

"Hal itu sebagaimana yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah kota Surabaya," tegas Golkar.

Ia menekankan bahwa masyarakat tidak membedakan layanan yang disediakan oleh pemerintah pusat atau daerah, apalagi dalam semangat otonomi daerah. Oleh karena itu, evaluasi terhadap pelayanan di KUA perlu dilakukan oleh Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Surabaya.

“Saya berharap Kakandepag Kota Surabaya melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh pegawai kantor urusan agama yang ada di kecamatan dan kelurahan agar paling tidak standar pelayanannya setara dengan yang sudah dilakukan oleh kantor-kantor kelurahan yang ada di kota Surabaya,” jelasnya,

Toni juga menyoroti pentingnya pegawai KUA yang memahami agama untuk melayani masyarakat dengan prinsip khairunnas anfa'uhum linnas yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Tidak hanya KUA, Fathoni juga menyoroti pelayanan imigrasi yang sering kali dianggap tidak sejalan dengan standar pelayanan Pemerintah Kota Surabaya.

Ia meminta agar ada kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah pusat dan pemerintah kota untuk menyamakan standar pelayanan publik.

“Makanya harapan kami seluruh instansi pemerintah pusat yang ada di kota Surabaya paling tidak harus sering bertemu sering berkolaborasi dengan pemerintah kota Surabaya sehingga standar pelayanan kepada masyarakatnya sama,” ujarnya.

Fathoni menutup dengan harapan agar tidak ada perbedaan kualitas pelayanan di mata masyarakat. “Masyarakat tahunya ya pemerintah. Masyarakat tidak mau tahu apakah itu kewenangan pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten kota,” pungkasnya.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.