Khofifah Tekankan Pentingnya Leadership pada Mahasiswa
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 18 Sep 2024 15:32 WIB
selalu.id - Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh mahasiswa baru Universitas Al Falah As Sunniyyah Kencong Jember untuk meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan intelektualitas demi menjemput Indonesia Emas 2045.
Khofifah mengatakan, hal ini menjadi penting untuk mahasiswa baru, serta membangun semangat mereka guna meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM untuk menjemput Indonesia Emas 2045.
Membangun semangat untuk memperbaiki kualitas hidup, meningkatkan kualitas SDM, lanjut Khofifah mengatakan, harus terus dilakukan dan didorong. Agar para mahasiswa fokus untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan daya saing mereka masing-masing.
Sebab di tahun-tahun mendatang, persaingan global akan semakin ketat. Menurut Khofifah, mahasiswa dari Universitas Al Falah As Sunniyyah tidak akan hanya bersaing antar alumni tetapi juga bersaing dengan lulusan dari berbagai universitas lain serta bersaing dengan generasi dari negara lain di dunia.
"Kita berharap semangat belajar mereka, ekosistem belajar mereka, akan terus terpantau dan akan termanage dengan baik," ujar wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.
Tidak hanya itu, Khofifah juga mengajak para mahasiswa ini untuk meningkatkan kapasitas diri khususnya untuk menjadi 'transformational leader'. Khofifah juga menceritakaan sepak terjangnya di dunia pergerakan saat masih duduk di bangku mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya.
Saat itu Khofifah aktif di organisasi PMII. Bahkan dipilih sebagai Ketua Cabang PMII Surabaya. Padahal saat itu belum pernah ada Ketua Cabang PMII yang dijabat oleh perempuan. Dan Khofifah menjadi yang pertama.
Tak sampai di sana, saat menjabat Ketua PMII Surabaya, Khofifah juga dipercaya menjabat sebagai Ketua IPPNU Surabaya. "Jadi saya merangkap Ketua PMII dan Ketua IPPNU Surabaya. Sehingga transformational leadership relatif saya berproses di dalamnya," ungkapnya.
Lebih lanjut Khofifah menyebutkan bahwa Leadership relatif tidak diajarkan di kampus, tapi bisa terbangun pada saat seseorang berinteraksi, saat dihadapkan dengan satu kondisi hingga permasalahan, dan bagaimana ia kemudian mengatasi permasalahan tersebut. Sehingga proses interaksi antara otak kanan dan otak kiri menghasilkan kemampuan leadership seseorang terasah.
"Jadi aktif di Organisasi mengasah leadership seseorang. Di NU menjadi wadah yang bagus untuk mengasah leadership, namun yang masih harus ditingkatkan adalah managerial leadershipnya. Jadi dimanapun kalian berproses maka, jadikan itu wadah untuk mendapatkan pengalaman mengasah manager leader," cetus Khofifah.
Menurut Khofifah, bekal manager leader ini sangat penting ketika nanti mereka telah lulus dan memegang posisi pimpinan di organisasi atau institusi manapun. Baik di eksekutif, legislatif ataupun di perusahaan-perusahaan, profesi apa saja. Yang mana kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk mengordinir kelompok, memecahkan masalah, dan mencari solusi di tengah tantangan yang ada di depan mereka.
"Banyak yang melihat saya ini Ketua Muslimat NU, bisanya hanya sholawatan. Banyak yang underestimate. Tapi nyatanya ketua muslimat ini gubernur yang mampu mengorkestrasi sehingga gubernur Jawa Timur 25 april 2024 lalu mendapatkan penghargaan dari Presiden, satu-satunya gubernur Jawa Timur di Indonesia," tukas Khofifah.
Baca Juga: KPK Periksa 7 Orang Soal Dana Hibah Jatim, Disebutkan dari Lingkaran Gubernur Khofifah
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-8061-khofifah-tekankan-pentingnya-leadership-pada-mahasiswa
