Minggu, 18 Okt 2026 20:10 WIB

KPK Periksa 7 Orang Soal Dana Hibah Jatim, Disebutkan dari Lingkaran Gubernur Khofifah

Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Timur
Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Timur

selalu.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah memeriksa tujuh orang saksi pada kasus korupsi danah hibah Pokmas dari APBD Jawa Timur, satu diantaranya adalah anggota DPRD Kota Blitar. Hari ini Kamis (25/9), KPK tengah melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Pengurusan Dana Hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Prov Jatim Tahun Anggaran 2021 – 2022.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur, atas nama sbb:
1. MAW Swasta
2. KUS Swasta
3. FV Swasta
4. FN Swasta
5. MRG Swasta
6. YTW Anggota DPRD Kota Blitar
7. YH Swasta

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa ke Tujuh orang tersebut pada hari ini tengah di panggil dan diperiksa di BPK Perwakilan Jawa Timur. "Ada tujuh orang saksi yang diperiksa terkait dugaan TPK pengurusan dana hibah pokmas dari APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022," jelasnya saat dikonfirmasi selalu.id, Kamis (25/9/2025).

Seperti diketahui, sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga telah diperiksa oleh KPK, di Polda Jawa Timur pada Kamis, 10 Juli 2025. Pemeriksaan ini terkait kasus dugaan korupsi pengurusan dana hibah Pokmas dari APBD Jawa Timur.

Baca Juga: Sidang Korupsi Hibah Pokir Jatim, JPU KPK Bakal Panggil Sekda Jatim

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan keputusan memeriksa Khofifah di Polda Jatim bertujuan untuk mengefisiensikan proses penyidikan. "Pemeriksaan di Polda Jatim dipilih karena mempertimbangkan efektivitas penyidikan dan lokasi tim penyidik yang sedang melakukan kegiatan di wilayah Jawa Timur," ujar Budi kala itu.

Pada saat itu, Khofifah diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang telah menjerat 21 tersangka. Ke-21 tersangka tersebut terdiri dari empat penerima suap dan tujuh belas pemberi suap. Diketahui, dari empat penerima suap, tiga merupakan penyelenggara negara dan satu staf penyelenggara negara.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Sementara, dari tujuh belas pemberi suap, lima belas berasal dari pihak swasta dan dua lainnya merupakan penyelenggara negara. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus suap alokasi dana hibah yang diusulkan melalui pokok pikiran (Pokir) dari kelompok masyarakat (Pokmas).

Kasus dugaan korupsi dana hibah Pokmas ini telah menjadi sorotan publik di Jawa Timur. Pemeriksaan Gubernur Khofifah sebagai saksi diharapkan dapat mengungkap lebih lanjut keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini dan memperkuat proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Berdasarkan informasi yang beredar, orang-orang yang berada dalam 'lingkaran' Khofifah juga bakal diperiksa oleh KPK.

KPK juga berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akarnya dan memastikan semua pihak yang terlibat bertanggung jawab. "Proses penyidikan terus berlanjut, dan KPK akan memberikan informasi lebih lanjut jika ada perkembangan signifikan," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.