Kamis, 04 Jun 2026 10:08 WIB

National Hospital Beri Tips Penyakit Cacar Api dan Cara Cegahnya

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 14 Sep 2024 20:40 WIB
Dermatologist dari National Hospital dr. Jose L. Anggowarsito
Dermatologist dari National Hospital dr. Jose L. Anggowarsito

selalu.id - National Hospital mengenalkan penyakit cacar api atau Herpes Zozter yang dapat menyerang kulit manusia. Khususnya orang dewasa yang biasa terjadi pada Penurunan Kekebalan Terkait Usia (ARDI).

Berdasarkan data tahun 2011-2013, penyakit ini rata-rata menyerang kelompok orang dewasa dengan rentan usia 45-64 tahun.

Dermatologist dari National Hospital dr. Jose L. Anggowarsito menjelaskan penyakit ini  disebabkan oleh reaktivasi virus varicella-zoster (VZV).

Ia menyebut setiaporang dewasa memiliki VZV di sistem saraf mereka dan menunggu untuk tereaktivasi kembali seiring bertambahnya usia.

Dia menjelaskan, penyakit ini tidak hanya sebatas ruam pada kulit. Namun, menyebabkan penderita akan mengalami Nyeri Pasca Herpes (NPH), yakni nyeri saraf jangka panjang yang dapat berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan atau kadang dapat bertahan selama beberapa tahun.

Selain itu, penderita juga akan mengalami komplikasi lainnya yang menganggu fungsi tubuh.

“Komplikasi lainnya dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, infeksi paru
(pneumonia), gangguan pendengaran, inflamasi otak (encephalitis), dan kematian,” kata Jose, Sabtu (14/9/2024).

Dia menjelaskan rasa sakit dari Herpes Zoster sering digambarkan oleh pasien seperti rasa sakit yang mendalam, membakar, menusuk,atau nyeri.

Maka dari itu, sebagai langkah antisipasi pencegahan, pentingnya melakukan vaksinasi. Vaksini untuk mencegah kasus cacar api ini telah tersedia di Indonesia sejak Juli 2024.

“Vaksin ini membantu mengurangi risiko terkena Herpes Zoster, meringankan keparahan gejalanya jika infeksi tetap terjadi, dan menurunkan kemungkinan terjadinya neuralgia pasca-herpes (NPH) yang merupakan komplikasi lebih menyakitkan dan bertahan lama dibandingkan ruam dari Herpes Zoster itu sendiri,” jelasnya.

Sementara itu Government Affairs and Market Access Director, GSK Indonesia Reswita Dery Gisriani, Communications, menekankan komitmen GSK dalam pencegahan penyakit melalui penyediaan vaksin inovatif.

“Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan vaksin baru dan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan individu dan masyarakat yang terus berkembang,” terangnya

Selain itu, kami akan terus berkolaborasi erat dengan pemerintah, asosiasi medis dan juga tenaga kesehatan profesional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit menular melalui imunisasi.

“Kami menyadari pentingnya
mengikuti tren penyakit dan menginvestasikan sumber daya untuk penelitian dan pengembangan dalammengatasi masalah yang muncul di industri kesehatan,” tandas Reswita.

Baca Juga: National Hospital Hadirkan Teknologi ABUS untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.