Minggu, 19 Jul 2026 20:12 WIB

Para Calon Kepala Daerah Mulai 'Memanasi Mesin', Orderan APK Naik

Bisnis konveksi
Bisnis konveksi

selalu.id - Usaha konveksi dan printing di Surabaya kebanjiran pemesanan jelang pilkada 2024. Meski belum masa kampanye namun para calon Kepala Daerah sudah berlomba-lomba untuk memesan Alat Peraga Kampanye (APK) guna dibagikan kepada para pendukungnya.

Salah satu usaha konveksi dan printing di Surabaya sejak dua pekan terakhir ini sudah mulai kebanjiran order dengan mendapatkan pesanan kaos, tumbler atau botol air minum hingga lanyard atau tali yang biasa digantung untuk id.

Bahkan pemesanan tersebut sudah dilakukan oleh salah satu kontestan calon Kepala Daerah di Sumatera yang memesan APK tersebut di Surabaya. Tak hanya itu saja, penyelenggara pemilu dari Papua juga telah memesan di tempat usaha konveksi dan printing yang ada di kawasan Mulyorejo Surabaya Timur ini.

"Sudah mulai ramai dua minggu lalu. Ada yang pesan seribu sampai dua ribu kaos. Untuk pesanan sejauh ini dari luar Jawa," kata salah satu pengusaha konvensi dan printing, Sugiharto yang juga mantan jurnalis foto tersebut saat ditemui selalu.id, Jumat (13/9/2024).

Sugiharto, menyebut pemesanan biasanya meningkat dua sampai tiga kali lipat dibandingkan di luar penyelenggaraan kampanye pilkada. Dia juga menyebut tahun ini pemesanan lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.

"Lebih ramai sekarang (tahun ini, Red), kalau pilkada tahun sebelumnya kan masih tahap pemulihan dari pandemi Covid-19. Naiknya bisa dua sampai tiga kali lipat di luar pilkada," ungkap owner konveksi99SUB ini.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemasanan, Sugiharto mengaku dibantu oleh sekitar 5 pekerja. Bahkan dia harus menghidupkan mesin cetaknya sejak subuh karena pesanan sudah mulai berdatangan. "Mesin cetak ini saja sudah digunakan subuh tadi sampai siang ini belum rehat," tuturnya.

Untuk urusan harga, dirinya mengaku mematok harga berkisar Rp 20-60 ribu per satuannya. Harga tersebut tergantung dari kualitas produk yang akan dipesan. Sugiharto menambahkan saat ini banyak orang yang yang membutuhkan kecepatan dan harga terjangkau.

"Kalau harga sebetulnya tergantung kualitas. Tapi biasanya mereka sekarang cari yang pembuatannya cepat dan harganya murah," jelasnya.

Selain menerima pesanan pembuatan alat peraga kampanye, dia juga menerima sub pengerjaan yang tidak bisa dikerjakan oleh tempat usaha konveksi lainnya. "Ya kadang juga ada tempat lain (usaha konveksi) yang hanya ngesub saja," imbuhnya.

Dengan adanya penyelenggaraan pilkada tahun ini dia berharap penjualan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. "Ya target dan harapan dalam pilkada tahun ini ya bisa 100 persen untungnya," harapnya.

Selain mendapatkan pesanan dari luar pulau dia juga mengaku di Jawa Timur biasanya mulai ramai pesanan ketika sudah ditetapkan nomor urut calon kepala daerah. "Biasanya setelah nomor urut ditetapkan, tambah ramai pesanan. Kalau yang banyak pesan yang kontestan di Jawa Timur," pungkasnya.

Baca Juga: Sukses Ternak Tikus Putih, Pria di Mojokerto Raup Cuan Jutaan Rupiah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.