Selasa, 20 Okt 2026 00:18 WIB

Para Calon Kepala Daerah Mulai 'Memanasi Mesin', Orderan APK Naik

Bisnis konveksi
Bisnis konveksi

selalu.id - Usaha konveksi dan printing di Surabaya kebanjiran pemesanan jelang pilkada 2024. Meski belum masa kampanye namun para calon Kepala Daerah sudah berlomba-lomba untuk memesan Alat Peraga Kampanye (APK) guna dibagikan kepada para pendukungnya.

Salah satu usaha konveksi dan printing di Surabaya sejak dua pekan terakhir ini sudah mulai kebanjiran order dengan mendapatkan pesanan kaos, tumbler atau botol air minum hingga lanyard atau tali yang biasa digantung untuk id.

Bahkan pemesanan tersebut sudah dilakukan oleh salah satu kontestan calon Kepala Daerah di Sumatera yang memesan APK tersebut di Surabaya. Tak hanya itu saja, penyelenggara pemilu dari Papua juga telah memesan di tempat usaha konveksi dan printing yang ada di kawasan Mulyorejo Surabaya Timur ini.

"Sudah mulai ramai dua minggu lalu. Ada yang pesan seribu sampai dua ribu kaos. Untuk pesanan sejauh ini dari luar Jawa," kata salah satu pengusaha konvensi dan printing, Sugiharto yang juga mantan jurnalis foto tersebut saat ditemui selalu.id, Jumat (13/9/2024).

Sugiharto, menyebut pemesanan biasanya meningkat dua sampai tiga kali lipat dibandingkan di luar penyelenggaraan kampanye pilkada. Dia juga menyebut tahun ini pemesanan lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.

"Lebih ramai sekarang (tahun ini, Red), kalau pilkada tahun sebelumnya kan masih tahap pemulihan dari pandemi Covid-19. Naiknya bisa dua sampai tiga kali lipat di luar pilkada," ungkap owner konveksi99SUB ini.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemasanan, Sugiharto mengaku dibantu oleh sekitar 5 pekerja. Bahkan dia harus menghidupkan mesin cetaknya sejak subuh karena pesanan sudah mulai berdatangan. "Mesin cetak ini saja sudah digunakan subuh tadi sampai siang ini belum rehat," tuturnya.

Untuk urusan harga, dirinya mengaku mematok harga berkisar Rp 20-60 ribu per satuannya. Harga tersebut tergantung dari kualitas produk yang akan dipesan. Sugiharto menambahkan saat ini banyak orang yang yang membutuhkan kecepatan dan harga terjangkau.

"Kalau harga sebetulnya tergantung kualitas. Tapi biasanya mereka sekarang cari yang pembuatannya cepat dan harganya murah," jelasnya.

Selain menerima pesanan pembuatan alat peraga kampanye, dia juga menerima sub pengerjaan yang tidak bisa dikerjakan oleh tempat usaha konveksi lainnya. "Ya kadang juga ada tempat lain (usaha konveksi) yang hanya ngesub saja," imbuhnya.

Dengan adanya penyelenggaraan pilkada tahun ini dia berharap penjualan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. "Ya target dan harapan dalam pilkada tahun ini ya bisa 100 persen untungnya," harapnya.

Selain mendapatkan pesanan dari luar pulau dia juga mengaku di Jawa Timur biasanya mulai ramai pesanan ketika sudah ditetapkan nomor urut calon kepala daerah. "Biasanya setelah nomor urut ditetapkan, tambah ramai pesanan. Kalau yang banyak pesan yang kontestan di Jawa Timur," pungkasnya.

Baca Juga: ORIN Rambah Kepercayaan Dealer Global, jadi Vendor untuk Jawab Sensitivitas Kelistrikan EV

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).