Senin, 02 Feb 2026 01:20 WIB

Pemkot Surabaya Minta PDAM Ekspansi Surabaya Raya Mulai 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Sep 2024 10:22 WIB

Pemkot Surabaya Minta PDAM Ekspansi Surabaya Raya Mulai 2026

Selalu.id - Pemkot Surabaya minta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada melakukan ekspansi area Surabaya Raya, yaitu ke Gresik dan Sidoarjo mulai 2026. 

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa ekspansi ini harus dilakukan karena kapasitas air sudah berlebih dari kebutuhan warga.

"Dengan air yang lebih ini kita bisa ekspansi, kita meminta BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) ini ekspansi untuk daerah lain," kata Eri, Minggu (8/9/2024).

Tujuannya, keuntungan hasil penjualan air atau ekspansi itu bisa kembali untuk menggratiskan biaya air PDAM warga Surabaya. Tahap awal, kemungkinan akan berbentuk semacam subsidi bagi rumah warga dengan luasan kecil.

"Yang rumahnya 45 meter sampai 100 meter persegi bisa gratis, nanti bisa naik-naik gitu. Akhirnya di titik tertentu berapa ratus meter bisa gratis dengan kemampuan kita memutar itu tadi jadi benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat," katanya.

Baca Juga: Anak Pejabat Dapat UKT Rp15 Juta, Program Beasiswa Pemuda Tangguh Kota Surabaya Disorot

Eri optimistis jika skema ekspansi itu berjalan, maka dalam hitungan lima hingga 10 tahun lagi, biaya PDAM warga bisa gratis, karena pembiayaan sepenuhnya pakai keuntungan hasil ekspansi ke daerah sekitar.

"Di titik tertentu saya yakin kalau masih konsisten seperti ini, dalam lima atau 10 tahun ke depan, bisa gratis PDAM, karena kita bisa menjual semuanya," imbuhnya.

Sementara Arief Wisnu Cahyono Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya menyebut, Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang yang sekarang sedang dibangun mampu menyuplai air 1.000 liter per detik. 

Baca Juga: Prihatin Anak Driver Ojol Ikut Keliling, Eri Siapkan PAUD dan Penitipan Gratis

Sementara kebutuhan Kota Surabaya hanya kurang 400 liter per detik dari keseluruhan 600 liter per detik. Sehingga sisanya bisa diekspansi.

"Untuk Masuk ke Gresik, Sidoarjo, kita pelu melibatkan PDAM setempat. Memang permbicaraan sudah ada, tapi antar kepala daerah pelu kita jembatani. Tentang inveatasi berapa, tergantung kebutuhan masing-masing daerah," tuturnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.