Sabtu, 07 Nov 2026 19:29 WIB

Usai Dilantik jadi DPRD Jatim, Ini Fokus Cahyo Ketua Gerindra Surabaya

Selalu.id - Terlihat 120 anggota legislatif hari ini sedang dilantik di ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur. 21 orang dari total 120 anggota yang dilantik merupakan anggota dari fraksi Gerindra. 

Gerindra sendiri merupakan partai ketiga setelah PDIP yang memiliki jumlah kursi anggota terbanyak. Terlihat putra dari anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS), Cahyo Harjo Prakoso, mengikuti pelantikan tersebut. 

Baca Juga: Kemandirian Fiskal Jatim Stagnan, Banggar DPRD Sentil Pemprov Jangan Kerja Apa Adanya

Cahyo menyebut, sebagai caleg terpilih dari Gerindra yang memperoleh suara terbanyak ini, dalam waktu dekat akan bergerak khusus untuk kembali terkonsolidasi dan bertemu dengan Masyarakat khususnya kader-kader partai Gerindra di Surabaya. 

"Kami sudah mendapatkan amanat kepercayaan dari masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya, apa lagi hari ini kita kan sudah dekat dengan Pilkada serentak, kami juga harus mempersiapkan diri tapi yang paling penting adalah bagaimana kami setiap aspirasi setiap harapan setiap cerita dari masyarakat Surabaya dalam perjalanan politik maupun kampanye kami kemarin harus betul-betul kami perjuangkan di legislatif kedepannya," terang Cahyo kepada selalu.id saat ditemui di ruang rapat paripurna DPRD Jatim, Surabaya, Sabtu (31/8/2024). 

Menyoal program kampanye Cahyo kala itu, harapan masyarakat Jawa Timur yang mayoritas masyarakat Surabaya itu adalah fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dari sektor pendidikan maupun dari sisi ekonomi. 

Baca Juga: Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

"Bagaimana mereka butuh setiap penambahan infrastruktur sekolah khususnya SMA dan lain-lainnya," cetusnya. 

Cahyo juga menambahkan, terkait dengan kualitas infrastruktur yang juga harus ditingkatkan serta kesejahteraan gurunya juga ditingkatkan. Ia mengungkapkan perlu adanya insentif dan konsistensi persamaan dari legislatif maupun eksekutif. 

"Yang kedua, juga ada harapan dari Masyarakat khususnya kalangan pedagang-pedagang ataupun pelaku UMKM di Surabaya yang perlu adanya perhatian yang lebih lagi saat ini sudah baik tapi perlu kita sempurnakan kembali agar UMKM yang merupakan pondasi utama dari ekonomi daerah itu betul-betul bisa berdaya naik kelas di Surabaya," jelasnya. 

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

Terkait rencana jangka waktu kedepan, ia menginginkan secepatnya semua program-programnya tersebut bisa terealisasi. 

"Kami akan mendorong dan kami juga mendengar bahwa pemerintah provinsi sebetulnya punya konsen terhadap hal itu, kami akan mendorong semoga dalam 5 tahun ke depan peningkatan jumlah infrastruktur peningkatan kualitas infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan pendidikan yang ada di Surabaya betul-betul bisa kita optimalkan seperti itu," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.

Gelar Suling di Surabaya, Irjen Dekananto Ajak Warga Bentengi Keluarga dari Narkoba

Masyarakat dapat menggunakan layanan bebas pulsa Call Center Kepolisian 110 untuk mengadukan gangguan kamtibmas maupun menyalurkan informasi keamanan.

Momen Bos Pelindo Terminal Petikemas Ajak Siswa soal Peluang Kerja di Sektor Pelabuhan

Pelindo Mengajar yang diinisiasi sejak 2022 ini telah menjangkau 13 sekolah dengan total 1.925 siswa di berbagai pelosok Nusantara.

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Bagikan 1.000 Alarm Motor Gratis

Pembagian alarm ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Capaian PJPK Sidoarjo Tembus 76,5, Dua Indikator Masih Terkendala Anggaran

Selain dua indikator tersebut, evaluasi juga mencatat delapan rencana aksi dari delapan OPD belum dapat dilaksanakan sepanjang 2025.