Jumat, 05 Jun 2026 09:46 WIB

Usai Dilantik jadi DPRD Jatim, Ini Fokus Cahyo Ketua Gerindra Surabaya

Selalu.id - Terlihat 120 anggota legislatif hari ini sedang dilantik di ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur. 21 orang dari total 120 anggota yang dilantik merupakan anggota dari fraksi Gerindra. 

Gerindra sendiri merupakan partai ketiga setelah PDIP yang memiliki jumlah kursi anggota terbanyak. Terlihat putra dari anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS), Cahyo Harjo Prakoso, mengikuti pelantikan tersebut. 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Cahyo menyebut, sebagai caleg terpilih dari Gerindra yang memperoleh suara terbanyak ini, dalam waktu dekat akan bergerak khusus untuk kembali terkonsolidasi dan bertemu dengan Masyarakat khususnya kader-kader partai Gerindra di Surabaya. 

"Kami sudah mendapatkan amanat kepercayaan dari masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya, apa lagi hari ini kita kan sudah dekat dengan Pilkada serentak, kami juga harus mempersiapkan diri tapi yang paling penting adalah bagaimana kami setiap aspirasi setiap harapan setiap cerita dari masyarakat Surabaya dalam perjalanan politik maupun kampanye kami kemarin harus betul-betul kami perjuangkan di legislatif kedepannya," terang Cahyo kepada selalu.id saat ditemui di ruang rapat paripurna DPRD Jatim, Surabaya, Sabtu (31/8/2024). 

Menyoal program kampanye Cahyo kala itu, harapan masyarakat Jawa Timur yang mayoritas masyarakat Surabaya itu adalah fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dari sektor pendidikan maupun dari sisi ekonomi. 

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

"Bagaimana mereka butuh setiap penambahan infrastruktur sekolah khususnya SMA dan lain-lainnya," cetusnya. 

Cahyo juga menambahkan, terkait dengan kualitas infrastruktur yang juga harus ditingkatkan serta kesejahteraan gurunya juga ditingkatkan. Ia mengungkapkan perlu adanya insentif dan konsistensi persamaan dari legislatif maupun eksekutif. 

"Yang kedua, juga ada harapan dari Masyarakat khususnya kalangan pedagang-pedagang ataupun pelaku UMKM di Surabaya yang perlu adanya perhatian yang lebih lagi saat ini sudah baik tapi perlu kita sempurnakan kembali agar UMKM yang merupakan pondasi utama dari ekonomi daerah itu betul-betul bisa berdaya naik kelas di Surabaya," jelasnya. 

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

Terkait rencana jangka waktu kedepan, ia menginginkan secepatnya semua program-programnya tersebut bisa terealisasi. 

"Kami akan mendorong dan kami juga mendengar bahwa pemerintah provinsi sebetulnya punya konsen terhadap hal itu, kami akan mendorong semoga dalam 5 tahun ke depan peningkatan jumlah infrastruktur peningkatan kualitas infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan pendidikan yang ada di Surabaya betul-betul bisa kita optimalkan seperti itu," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.