Rabu, 04 Feb 2026 01:12 WIB

Usai Dilantik jadi DPRD Jatim, Ini Fokus Cahyo Ketua Gerindra Surabaya

Selalu.id - Terlihat 120 anggota legislatif hari ini sedang dilantik di ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur. 21 orang dari total 120 anggota yang dilantik merupakan anggota dari fraksi Gerindra. 

Gerindra sendiri merupakan partai ketiga setelah PDIP yang memiliki jumlah kursi anggota terbanyak. Terlihat putra dari anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS), Cahyo Harjo Prakoso, mengikuti pelantikan tersebut. 

Baca Juga: Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Cahyo menyebut, sebagai caleg terpilih dari Gerindra yang memperoleh suara terbanyak ini, dalam waktu dekat akan bergerak khusus untuk kembali terkonsolidasi dan bertemu dengan Masyarakat khususnya kader-kader partai Gerindra di Surabaya. 

"Kami sudah mendapatkan amanat kepercayaan dari masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya, apa lagi hari ini kita kan sudah dekat dengan Pilkada serentak, kami juga harus mempersiapkan diri tapi yang paling penting adalah bagaimana kami setiap aspirasi setiap harapan setiap cerita dari masyarakat Surabaya dalam perjalanan politik maupun kampanye kami kemarin harus betul-betul kami perjuangkan di legislatif kedepannya," terang Cahyo kepada selalu.id saat ditemui di ruang rapat paripurna DPRD Jatim, Surabaya, Sabtu (31/8/2024). 

Menyoal program kampanye Cahyo kala itu, harapan masyarakat Jawa Timur yang mayoritas masyarakat Surabaya itu adalah fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dari sektor pendidikan maupun dari sisi ekonomi. 

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Bagaimana mereka butuh setiap penambahan infrastruktur sekolah khususnya SMA dan lain-lainnya," cetusnya. 

Cahyo juga menambahkan, terkait dengan kualitas infrastruktur yang juga harus ditingkatkan serta kesejahteraan gurunya juga ditingkatkan. Ia mengungkapkan perlu adanya insentif dan konsistensi persamaan dari legislatif maupun eksekutif. 

"Yang kedua, juga ada harapan dari Masyarakat khususnya kalangan pedagang-pedagang ataupun pelaku UMKM di Surabaya yang perlu adanya perhatian yang lebih lagi saat ini sudah baik tapi perlu kita sempurnakan kembali agar UMKM yang merupakan pondasi utama dari ekonomi daerah itu betul-betul bisa berdaya naik kelas di Surabaya," jelasnya. 

Baca Juga: Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Terkait rencana jangka waktu kedepan, ia menginginkan secepatnya semua program-programnya tersebut bisa terealisasi. 

"Kami akan mendorong dan kami juga mendengar bahwa pemerintah provinsi sebetulnya punya konsen terhadap hal itu, kami akan mendorong semoga dalam 5 tahun ke depan peningkatan jumlah infrastruktur peningkatan kualitas infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan pendidikan yang ada di Surabaya betul-betul bisa kita optimalkan seperti itu," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.