Senin, 02 Feb 2026 22:14 WIB

Harga Cabai Tembus Rp90.000 per Kg, Pedagang: Apa Ada Permainan?

Cabai rawit
Cabai rawit

selalu.id - Naiknya harga komoditas pangan yang meliputi sembako dan sayur mayur beberapa pekan ini, dirasa tidak wajar oleh beberapa pedagang khususnya para pedagang di pasar. Diantaranya yakni harga cabai rawit yang semakin menjulang tinggi hingga tembus Rp90.000 per kg.

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga


Berdasarkan pantauan selalu.id, harga cabai rawit dibeberapa pasar tradisional yang memiliki skala besar seperti pasar Keputran dan Mangga Dua mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Meski dua pekan lalu harga cabai rawit hanya berkiasar Rp25.000 - Rp30.000 per kg, sekarang mencapai kisaran Rp85.000 - Rp90.000 per kg.

Siti Fatimah (38) salah seorang pedagang cabai di pasar Manggadua mengatakan, kalau pekan lalu harga cabai rawit ini masih di angka Rp27.500 per kg nya. Namun, sekarang tembus di angka Rp85.000 perkilogramnya.

"Ini (harga cabai) tidak wajar mas, biasanya kalau naik itu paling cuma seribu sampai lima ribu rupiah perkilonya. Lah ini langsung sampai segitu harganya. Kan gak wajar mas," keluhnya kepada selalu.id saat di temui di stan dagangnya, Selasa (23/7/2024) dini hari.

Meski beberapa pekan lalu, harga cabai memang tidak semahal saat ini, beberapa pedagang cabai ini merasa bahwa kenaikkan harga cabai tersebut sangat tidak wajar. Bahkan, beberapa diantaranya menyebut naiknya harga cabai ini karena ada indikasi 'permainan' di tingkat atas. Sehingga jumlah ketersediaan stok cabai dibatasi dan itu yang membuat harga cabai tersebut naik ugal-ugalan.

"Ada yang bilang ini (harga cabai) hanyalah permainan pengepul besar, ada juga yang bilang karena pasokan dari petani kurang maksimal. Ada juga yang bilang barang dari luar kota/pulau gak bisa masuk sini," tandas Ruslan (43) pedagang pasar Keputran Surabaya.

Baca Juga: Komisi B Surabaya Nilai Urban Farming Pemkot Kurang Berdampak Tekan Harga Pangan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.