Jumat, 05 Jun 2026 01:05 WIB

Harga Cabai Rawit Melambung, Tomat Anjlok Drastis

Foto: Ilustrasi Cabe
Foto: Ilustrasi Cabe

selalu.id - Harga komoditas pangan yang meliputi sembako dan sayur mayur beberapa pekan ini, kian melambung tinggi. Khususnya harga cabai rawit yang melonjak hingga dua kali lipatnya, baik dalam kota Surabaya maupun luar kota Surabaya.

Berdasarkan pantauan selalu.id, harga cabai rawit dibeberapa pasar tradisional seperti pasar Keputran dan Mangga Dua mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Meski beberapa pekan lalu harga cabai rawit hanya berkiasar Rp25.000 - Rp30.000 per kg, sekarang mencapai kisaran Rp65.000 per kg

Nur Rochman (45) salah seorang pedagang cabai mengatakan, kalau minggu kemarin harga cabai rawit ini masih di angka Rp25.000 per kg nya. Namun, sekarang tembus di angka Rp65.000 perkilogramnya. "Saya sendiri juga kaget waktu barang dagangan (cabai rawit) saya tiba, kok harga kulaknya sudah segini," ungkapnya kepada selalu.id, Jumat (12/7/2024).

Seperti diketahui beberapa pekan lalu, harga cabai memang tidak semahal saat ini. Lantaran demikian, beberapa pedagang cabai rawit menyebut karena tidak ada atau kurangnya pasokan barang (cabai), sehingga momment ini dijadikan oknum untuk menaikkan harga cabai tersebut.

Hingga kini masih belum diketahui penyebab pastinya naik/turunnya harga cabai tersebut. "Sejauh ini saya sendiri gak paham apa penyebabnya lombok (cabai) ini bisa naik  sampai dua kali lipatnya. Cuma kalau kata teman-teman sih karena gak ada stok, jadi pasti dari sananya langsung dinaikkan harganya," tandasnya.

Jika cabai saat ini mengalami kenaikkan yang cukup signifikan, berbeda halnya dengan komoditas sayur lainnya yaitu tomat. Tomat sendiri justru mengalami penurunan harga yang drastis. Jika beberapa pekan lalu harga tomat masih dikisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kg, sekarang harga tomat hanya Rp3.000 per kg.

"Tomat sudah tiga hari ini anjlok banget mas harganya. Kalau sebelumnya lumayan tinggi (harganya), sekarang anjlok parah sampai Rp3000 per kilogramnya. Itupun yang bagus loh barangnya, kalau yang kurang bagus ya bisa seribu perak perkilo," tandasnya.

Baca Juga: Beda dengan Surabaya, Harga Cabai dan Ayam di Mojokerto Justru Melejit Naik

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.