Selasa, 03 Feb 2026 00:57 WIB

Harga Cabai Rawit Melambung, Tomat Anjlok Drastis

Foto: Ilustrasi Cabe
Foto: Ilustrasi Cabe

selalu.id - Harga komoditas pangan yang meliputi sembako dan sayur mayur beberapa pekan ini, kian melambung tinggi. Khususnya harga cabai rawit yang melonjak hingga dua kali lipatnya, baik dalam kota Surabaya maupun luar kota Surabaya.

Berdasarkan pantauan selalu.id, harga cabai rawit dibeberapa pasar tradisional seperti pasar Keputran dan Mangga Dua mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Meski beberapa pekan lalu harga cabai rawit hanya berkiasar Rp25.000 - Rp30.000 per kg, sekarang mencapai kisaran Rp65.000 per kg

Nur Rochman (45) salah seorang pedagang cabai mengatakan, kalau minggu kemarin harga cabai rawit ini masih di angka Rp25.000 per kg nya. Namun, sekarang tembus di angka Rp65.000 perkilogramnya. "Saya sendiri juga kaget waktu barang dagangan (cabai rawit) saya tiba, kok harga kulaknya sudah segini," ungkapnya kepada selalu.id, Jumat (12/7/2024).

Seperti diketahui beberapa pekan lalu, harga cabai memang tidak semahal saat ini. Lantaran demikian, beberapa pedagang cabai rawit menyebut karena tidak ada atau kurangnya pasokan barang (cabai), sehingga momment ini dijadikan oknum untuk menaikkan harga cabai tersebut.

Hingga kini masih belum diketahui penyebab pastinya naik/turunnya harga cabai tersebut. "Sejauh ini saya sendiri gak paham apa penyebabnya lombok (cabai) ini bisa naik  sampai dua kali lipatnya. Cuma kalau kata teman-teman sih karena gak ada stok, jadi pasti dari sananya langsung dinaikkan harganya," tandasnya.

Jika cabai saat ini mengalami kenaikkan yang cukup signifikan, berbeda halnya dengan komoditas sayur lainnya yaitu tomat. Tomat sendiri justru mengalami penurunan harga yang drastis. Jika beberapa pekan lalu harga tomat masih dikisaran Rp15.000 hingga Rp20.000 per kg, sekarang harga tomat hanya Rp3.000 per kg.

"Tomat sudah tiga hari ini anjlok banget mas harganya. Kalau sebelumnya lumayan tinggi (harganya), sekarang anjlok parah sampai Rp3000 per kilogramnya. Itupun yang bagus loh barangnya, kalau yang kurang bagus ya bisa seribu perak perkilo," tandasnya.

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.